Yuk, Santap Makanan Bergizi Plus Vaksinasi

Hari ini, umat Islam di Indonesia menjalani ibadah puasa Ramadan. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, dr Reisa Broto Asmoro mengingatkan pentingnya menyantap makanan bergizi dan mengonsumsi vitamin.

Dia mengingatkan, vitamin sangat diperlukan demi melindungi diri dari serbuan penyakit. Tidak hanya Covid-19, tapi seluruh penyakit. “Penting banget ya kita untuk merawat diri dari sisi menjaga makanan, minuman, vitamin yang dikonsumsi,” kata Reisa dalam diskusi virtual, kemarin.

Dokter lulusan Universitas Pelita Harapan (UPH) ini juga mengingatkan masyarakat untuk mencuci dan mengolah bahan makanan, terutama sayur dan buah, dengan benar. Soalnya kalau keliru, bisa menghilangkan zat gizi dan vitamin yang ada dalam bahan makanan tersebut. Misalnya, jika digoreng, maka sebagian zat gizi dalam bahan makanan bisa terbuang. 

Selain dari sayur dan buah, vitamin juga sudah mudah didapatkan dari suplemen oral mau pun infus vitamin. “Infus vitamin itu yang disuntikkan langsung ke dalam sirkulasi tubuh,” imbuhnya.

Ia menyebutkan, ada dua jenis vitamin, yakni yang larut lemak dan vitamin larut air. Vitamin larut lemak berupa vitamin A, D, E, dan K. Sedangkan, yang larut air ialah vitamin B dan C.

Vitamin larut air tidak disimpan di dalam tubuh, melainkan akan dibuang melalui ginjal. Karena itu, vitamin ini harus dikonsumsi sesuai kebutuhan tubuh setiap orang. Khusus bagi penderita penyakit ginjal, harus mengikuti petunjuk dokter, khususnya untuk mengonsumsi vitamin C dalam bentuk suplemen.

Selain mengkonsumsi vitamin, Reisa juga mengingatkan pentingnya vaksinasi untuk melindungi diri. Vaksinasi atau imunisasi adalah memasukkan komponen virus atau bakteri untuk membentuk kekebalan. Sehingga, risiko seseorang untuk terinfeksi Covid-19 jadi berkurang. Begitu pula risiko keparahan saat terinfeksi.

Vaksin juga tak hanya penting untuk individu yang mendapat imunisasi, tapi bermanfaat dalam membentuk kekebalan kelompok, serta melindungi orang-orang di sekitar. “Peran vaksin di tengah pandemi dirasakan betul untuk membantu memutus mata rantai penularan. Semoga penyakit bisa betul-betul hilang ya,” harap Reisa.

Selain itu, dia juga mengajak para orangtua untuk memastikan anak-anak mendapatkan imunisasi secara lengkap. Ini merupakan salah satu cara melindungi buah hati dari ancaman penyakit. Sebab, pertumbuhan anak dapat terganggu bila sering terinfeksi penyakit. [JAR]

]]> Hari ini, umat Islam di Indonesia menjalani ibadah puasa Ramadan. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, dr Reisa Broto Asmoro mengingatkan pentingnya menyantap makanan bergizi dan mengonsumsi vitamin.

Dia mengingatkan, vitamin sangat diperlukan demi melindungi diri dari serbuan penyakit. Tidak hanya Covid-19, tapi seluruh penyakit. “Penting banget ya kita untuk merawat diri dari sisi menjaga makanan, minuman, vitamin yang dikonsumsi,” kata Reisa dalam diskusi virtual, kemarin.

Dokter lulusan Universitas Pelita Harapan (UPH) ini juga mengingatkan masyarakat untuk mencuci dan mengolah bahan makanan, terutama sayur dan buah, dengan benar. Soalnya kalau keliru, bisa menghilangkan zat gizi dan vitamin yang ada dalam bahan makanan tersebut. Misalnya, jika digoreng, maka sebagian zat gizi dalam bahan makanan bisa terbuang. 

Selain dari sayur dan buah, vitamin juga sudah mudah didapatkan dari suplemen oral mau pun infus vitamin. “Infus vitamin itu yang disuntikkan langsung ke dalam sirkulasi tubuh,” imbuhnya.

Ia menyebutkan, ada dua jenis vitamin, yakni yang larut lemak dan vitamin larut air. Vitamin larut lemak berupa vitamin A, D, E, dan K. Sedangkan, yang larut air ialah vitamin B dan C.

Vitamin larut air tidak disimpan di dalam tubuh, melainkan akan dibuang melalui ginjal. Karena itu, vitamin ini harus dikonsumsi sesuai kebutuhan tubuh setiap orang. Khusus bagi penderita penyakit ginjal, harus mengikuti petunjuk dokter, khususnya untuk mengonsumsi vitamin C dalam bentuk suplemen.

Selain mengkonsumsi vitamin, Reisa juga mengingatkan pentingnya vaksinasi untuk melindungi diri. Vaksinasi atau imunisasi adalah memasukkan komponen virus atau bakteri untuk membentuk kekebalan. Sehingga, risiko seseorang untuk terinfeksi Covid-19 jadi berkurang. Begitu pula risiko keparahan saat terinfeksi.

Vaksin juga tak hanya penting untuk individu yang mendapat imunisasi, tapi bermanfaat dalam membentuk kekebalan kelompok, serta melindungi orang-orang di sekitar. “Peran vaksin di tengah pandemi dirasakan betul untuk membantu memutus mata rantai penularan. Semoga penyakit bisa betul-betul hilang ya,” harap Reisa.

Selain itu, dia juga mengajak para orangtua untuk memastikan anak-anak mendapatkan imunisasi secara lengkap. Ini merupakan salah satu cara melindungi buah hati dari ancaman penyakit. Sebab, pertumbuhan anak dapat terganggu bila sering terinfeksi penyakit. [JAR]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories