WIKA Hadirkan Pohon Energi Di Landmark Kota Lampung

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan hidup dengan penggunaan produk berbasis energi terbarukan. Melalui Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL), WIKA melaksanakan Instalasi Pohon Energi di salah satu ruang ruang publik, yaitu Pusat Kegiatan Olahraga (PKO) Kedaton Way Halim dan Elephant Park, Lampung.

Serah terima Pohon Energi tersebut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Lampung Edarwan, Sekretaris Perusahaan WIKA Mahendra Vijaya, dan Direktur Pemasaran WIKA Industri Energi Puspita Anggraeni, Sabtu (29/1). Program TJSL Pohon Energi di Lampung diharapkan dapat menjadi perintis dan memicu implementasi program serupa di berbagai daerah sehingga memberikan manfaat yang lebih luas.

Mahendra Vijaya menyampaikan, program ini merupakan suatu terobosan dalam bidang TJSL. Pohon Energi merupakan hasil inovasi yang lahir dari WIKA Group dan menjadi sumber energi yang dapat dimanfaatkan secara gratis oleh pengunjung kedua lokasi tersebut. Ini menjadi kali pertama, produk Pohon Energi diperkenalkan di Indonesia.

“Inisiasi ini merupakan wujud nyata dukungan WIKA terhadap upaya menjadikan PKO Kedaton Way Halim dan Elephant Park sebagai landmark Kota Lampung. Keberadaan Pohon Energi akan memperlihatkan keunggulan pemanfaatan produk energi terbarukan dari sisi efisiensi, kepraktisan, serta ramah lingkungan,” ungkap Mahendra, dalam keterangan yang diterima RM.id, Minggu (30/1).

Edarwan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada WIKA atas kehadiran pohon energi yang mampu meningkatkan value ruang publik dan wisata di Lampung dengan suatu fasilitas yang dibuat estetik dan ramah lingkungan. Dirinya juga mengapresiasi Unit TJSL Kementerian BUMN atas dukungan terhadap WIKA melaksanakan program ini. Hal ini memberikan inspirasi untuk mengembangkan destinasi wisata di kota Lampung dengan energi bersih dan terbarukan.

Terobosan WIKA Industri Energi
Penamaan Pohon Energi sejalan dengan bentuknya yang menyerupai pohon sehingga secara visual dapat menyatu dengan lingkungan. Produk ini merupakan terobosan WIKA Industri Energi (WINNER) sebagai bagian dari WIKA Group yang fokus mengembangkan produk berbasis energi terbarukan dan konservasi energi.

Pohon Energi terdiri atas 8 modul surya yang berfungsi untuk mengonversi panas matahari menjadi energi listrik dengan kapasitas 1.280 Wp. Selain itu, dengan didukung 4 unit energy box berkapasitas total 4.000 Wh, membuat pohon tersebut dapat digunakan selama 24 jam sehari. Pohon energi menawarkan efisiensi karena memanfaatkan panas matahari sebagai energi, turut menurunkan ketergantungan terhadap bahan bakar fosil dan tidak memerlukan biaya untuk operasional.

“Pohon Energi adalah salah satu terobosan unik yang dibuat untuk mengenalkan energi terbarukan di ruang publik dan destinasi wisata guna mendukung program dekarbonisasi, sekaligus ruang studi dan kegiatan publik yang ramah lingkungan dan estetik,” ungkap Direktur Pemasaran WINNER Puspita Anggraeni. [USU]

]]> PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan hidup dengan penggunaan produk berbasis energi terbarukan. Melalui Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL), WIKA melaksanakan Instalasi Pohon Energi di salah satu ruang ruang publik, yaitu Pusat Kegiatan Olahraga (PKO) Kedaton Way Halim dan Elephant Park, Lampung.

Serah terima Pohon Energi tersebut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Lampung Edarwan, Sekretaris Perusahaan WIKA Mahendra Vijaya, dan Direktur Pemasaran WIKA Industri Energi Puspita Anggraeni, Sabtu (29/1). Program TJSL Pohon Energi di Lampung diharapkan dapat menjadi perintis dan memicu implementasi program serupa di berbagai daerah sehingga memberikan manfaat yang lebih luas.

Mahendra Vijaya menyampaikan, program ini merupakan suatu terobosan dalam bidang TJSL. Pohon Energi merupakan hasil inovasi yang lahir dari WIKA Group dan menjadi sumber energi yang dapat dimanfaatkan secara gratis oleh pengunjung kedua lokasi tersebut. Ini menjadi kali pertama, produk Pohon Energi diperkenalkan di Indonesia.

“Inisiasi ini merupakan wujud nyata dukungan WIKA terhadap upaya menjadikan PKO Kedaton Way Halim dan Elephant Park sebagai landmark Kota Lampung. Keberadaan Pohon Energi akan memperlihatkan keunggulan pemanfaatan produk energi terbarukan dari sisi efisiensi, kepraktisan, serta ramah lingkungan,” ungkap Mahendra, dalam keterangan yang diterima RM.id, Minggu (30/1).

Edarwan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada WIKA atas kehadiran pohon energi yang mampu meningkatkan value ruang publik dan wisata di Lampung dengan suatu fasilitas yang dibuat estetik dan ramah lingkungan. Dirinya juga mengapresiasi Unit TJSL Kementerian BUMN atas dukungan terhadap WIKA melaksanakan program ini. Hal ini memberikan inspirasi untuk mengembangkan destinasi wisata di kota Lampung dengan energi bersih dan terbarukan.

Terobosan WIKA Industri Energi
Penamaan Pohon Energi sejalan dengan bentuknya yang menyerupai pohon sehingga secara visual dapat menyatu dengan lingkungan. Produk ini merupakan terobosan WIKA Industri Energi (WINNER) sebagai bagian dari WIKA Group yang fokus mengembangkan produk berbasis energi terbarukan dan konservasi energi.

Pohon Energi terdiri atas 8 modul surya yang berfungsi untuk mengonversi panas matahari menjadi energi listrik dengan kapasitas 1.280 Wp. Selain itu, dengan didukung 4 unit energy box berkapasitas total 4.000 Wh, membuat pohon tersebut dapat digunakan selama 24 jam sehari. Pohon energi menawarkan efisiensi karena memanfaatkan panas matahari sebagai energi, turut menurunkan ketergantungan terhadap bahan bakar fosil dan tidak memerlukan biaya untuk operasional.

“Pohon Energi adalah salah satu terobosan unik yang dibuat untuk mengenalkan energi terbarukan di ruang publik dan destinasi wisata guna mendukung program dekarbonisasi, sekaligus ruang studi dan kegiatan publik yang ramah lingkungan dan estetik,” ungkap Direktur Pemasaran WINNER Puspita Anggraeni. [USU]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories