Wawali Bogor Antusias Sambut Kedatangan Tim JKW

Tim Jelajah Kebangsaan Wartawan (JKW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), tiba di Kota Bogor, Selasa (28/3). Kedatangan empat rider yang menjalani misi touring JKW-PWI yaitu Yanni Krishnayanni, Sonny Wibisono, Indrawan Ibonk, Aji Tunang Pratama. Satu orang rider yaitu Agus Blues Asianto meninggal dunia saat perjalanan. Kedatangan tim JKW dijemput Tim PWI Kota Bogor dan dikawal anggota Satlantas Polresta Bogor Kota, Dishub Kota Bogor, dan Polmas Bogor Raya di Ciawi.

Selanjutnya, rombongan menuju Balaikota Bogor dan disambut Wakil Wali Kota (Wawali) Bogor Dedie A Rachim dan jajaran Pemkot Bogor untuk bincang-bincang di dalam ruangan Sri Bima Kantor Balaikota Bogor. Di sana, Dedie sangat antusias mendengar cerita dari tim JKW-PWI.

Dedie mempersilakan tim dari JKW-PWI untuk menceritakan pengalamannya menempuh jarak 17.000 kilometer selama lima bulan dengan melintasi 32 provinsi, 15 pulau, dan 7 gunung tertinggi di Indonesia. Berbagai pengalaman menarik, unik, dan berharga pun diceritakan para rider.

Wabendum PWI Pusat Dar Edy Yoga, yang ikut menyambut tim JKW-PWI di Balaikota Bogor, mengatakan bahwa dengan adanya tim jelajah wartawan kebangsaan ini keliling Indonesia, masyarakat diajak melihat kondisi dan situasi Indonesia lebih dekat. “Dari sana semua bisa tahu bahwa Indonesia itu begitu indahnya, Indonesia begitu sempurna diciptakan Tuhan. Berbagai macam ada di Indonesia ini,” katanya.

Selain mengajak masyarakat untuk melihat Indonesia lebih dekat, tim JKW-PWI juga menyampaikan pesan semangat, patriotisme, dan nasionalisme di tengah kondisi dan situasi keterbatasan saat ini. Mengajarkan ada semangat tanpa menyerah yang terus bergerak. Karena, kata Edy, selain tugas utama melakukan reportase atau peliputan dan mencari serta menulis berita, wartawan juga dituntut untuk melihat kondisi Indonesia dari dekat dan secara langsung.

“Indonesia yang penuh keberagaman ini benar-benar Bhinneka Tunggal Ika, benar-benar rasa persaudaraan antara kita itu begitu eratnya dirasakan tim jelajah kebangsaan. Mereka disambut dengan tangan terbuka oleh saudara-saudara kita di berbagai provinsi di berbagai pulau,” ujarnya.

Wawali Bogor Dedie A Rachim menyampaikan rasa bangga dan tersanjung oleh Tim JKW-PWI yang memilih Kota Bogor sebagai titik finish. “Mudah mudahan dengan adanya pengalaman yang cukup banyak, bisa terdokumentasikan dengan baik. Kemudian nanti kita bisa pelajari apa yang dilakukan teman-teman JKW-PWI yang sangat menginspirasi kita,” katanya.

Apresiasi dan kebanggaan juga dikatakan Ketua PWI Kota Bogor Arihta Utama Surbakti. “Alhamdulilah hari ini tim JKW sudah tiba di Kota Bogor. Kami bangga dan mengapresiasi, Kota Bogor dijadikan lokasi finis dari Tim JKW. Sebuah perjalanan yang sangat menginspirasi bagi kami. Terima kasih kepada Pemkot Bogor dan jajaran serta pihak lainnya yang sudah menyambut kedatangan tim JKW ini,” ucapnya. [WUR]

]]> Tim Jelajah Kebangsaan Wartawan (JKW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), tiba di Kota Bogor, Selasa (28/3). Kedatangan empat rider yang menjalani misi touring JKW-PWI yaitu Yanni Krishnayanni, Sonny Wibisono, Indrawan Ibonk, Aji Tunang Pratama. Satu orang rider yaitu Agus Blues Asianto meninggal dunia saat perjalanan. Kedatangan tim JKW dijemput Tim PWI Kota Bogor dan dikawal anggota Satlantas Polresta Bogor Kota, Dishub Kota Bogor, dan Polmas Bogor Raya di Ciawi.

Selanjutnya, rombongan menuju Balaikota Bogor dan disambut Wakil Wali Kota (Wawali) Bogor Dedie A Rachim dan jajaran Pemkot Bogor untuk bincang-bincang di dalam ruangan Sri Bima Kantor Balaikota Bogor. Di sana, Dedie sangat antusias mendengar cerita dari tim JKW-PWI.

Dedie mempersilakan tim dari JKW-PWI untuk menceritakan pengalamannya menempuh jarak 17.000 kilometer selama lima bulan dengan melintasi 32 provinsi, 15 pulau, dan 7 gunung tertinggi di Indonesia. Berbagai pengalaman menarik, unik, dan berharga pun diceritakan para rider.

Wabendum PWI Pusat Dar Edy Yoga, yang ikut menyambut tim JKW-PWI di Balaikota Bogor, mengatakan bahwa dengan adanya tim jelajah wartawan kebangsaan ini keliling Indonesia, masyarakat diajak melihat kondisi dan situasi Indonesia lebih dekat. “Dari sana semua bisa tahu bahwa Indonesia itu begitu indahnya, Indonesia begitu sempurna diciptakan Tuhan. Berbagai macam ada di Indonesia ini,” katanya.

Selain mengajak masyarakat untuk melihat Indonesia lebih dekat, tim JKW-PWI juga menyampaikan pesan semangat, patriotisme, dan nasionalisme di tengah kondisi dan situasi keterbatasan saat ini. Mengajarkan ada semangat tanpa menyerah yang terus bergerak. Karena, kata Edy, selain tugas utama melakukan reportase atau peliputan dan mencari serta menulis berita, wartawan juga dituntut untuk melihat kondisi Indonesia dari dekat dan secara langsung.

“Indonesia yang penuh keberagaman ini benar-benar Bhinneka Tunggal Ika, benar-benar rasa persaudaraan antara kita itu begitu eratnya dirasakan tim jelajah kebangsaan. Mereka disambut dengan tangan terbuka oleh saudara-saudara kita di berbagai provinsi di berbagai pulau,” ujarnya.

Wawali Bogor Dedie A Rachim menyampaikan rasa bangga dan tersanjung oleh Tim JKW-PWI yang memilih Kota Bogor sebagai titik finish. “Mudah mudahan dengan adanya pengalaman yang cukup banyak, bisa terdokumentasikan dengan baik. Kemudian nanti kita bisa pelajari apa yang dilakukan teman-teman JKW-PWI yang sangat menginspirasi kita,” katanya.

Apresiasi dan kebanggaan juga dikatakan Ketua PWI Kota Bogor Arihta Utama Surbakti. “Alhamdulilah hari ini tim JKW sudah tiba di Kota Bogor. Kami bangga dan mengapresiasi, Kota Bogor dijadikan lokasi finis dari Tim JKW. Sebuah perjalanan yang sangat menginspirasi bagi kami. Terima kasih kepada Pemkot Bogor dan jajaran serta pihak lainnya yang sudah menyambut kedatangan tim JKW ini,” ucapnya. [WUR]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories