Waspada Serangan Rudal Jelang 9 Mei, Wali Kota Kiev Minta Warganya Tak Tinggalkan Rumah

Wali Kota Kiev Vitali Klitschko meminta warganya untuk tetap berada di rumah, jelang Hari Kemenangan Rusia 9 Mei.

Sebelumnya, negara-negara Barat telah mengingatkan dunia, tentang kemungkinan Putin mengumumkan perang melawan Ukraina pada 9 Mei.

Terkait hal ini, meski tak ada jam malam resmi, Klitshcko mengatakan, pihaknya akan meningkatkan patroli di Kiev.

“Jika ada yang ingin meletakkan bunga, mereka bisa melakukannya secara pribadi… Perhatikan dan ikuti aturan keamanan masa perang,” kata Klitschko seperti dikutip CNN International, Sabtu (7/5). 

“Saya juga meminta Anda untuk tidak mengabaikan sinyal alarm udara dan segera berlindung. Dalam beberapa hari mendatang, ada kemungkinan besar penembakan rudal di semua wilayah Ukraina. Waspada dan jaga keselamatan Anda sendiri!” imbuhnya mewanti-wanti.

Severodonetsk Jadi Rebutan

Pihak berwenang Ukraina Timur menyatakan, Rusia sangat berambisi merebut Kota Severodonetsk, supaya bisa diklaim sebagai kemenangan besar.

“Tentu saja, mereka menginginkan Severodonetsk. Karena ini adalah kota yang merupakan pusat regional. Ini dapat dijual kepada rakyat sebagai kemenangan besar,” kata Kepala Administrasi Militer Regional Luhansk, Serhiy Hayday melalui Telegram, seperti dikutip CNN International,  Sabtu (7/5).

Severodonetsk, yang merupakan pusat industri penting di Ukraina timur, telah ditembaki oleh pasukan Rusia selama berminggu-minggu. Sebagian besar wilayah tersebut hancur.

Namun, pasukan Ukraina tetap berada di dalam dan sekitar kota.

“Mereka mencoba mengepung militer Ukraina, dan mencoba memotong jalan menuju Bakhmut, tempat Popasna berada. Ini adalah dua arah utama,” ujarnya.

Hayday membantah klaim Rusia, yang menyebut mereka telah merebut Kota Rubizhne di area yang sama.

“Faktanya, mereka tidak bisa bergerak lebih jauh. Garda Nasional kita masih ada, dan memukul mundur semua serangan musuh,” beber Hayday. [HES]

]]> Wali Kota Kiev Vitali Klitschko meminta warganya untuk tetap berada di rumah, jelang Hari Kemenangan Rusia 9 Mei.

Sebelumnya, negara-negara Barat telah mengingatkan dunia, tentang kemungkinan Putin mengumumkan perang melawan Ukraina pada 9 Mei.

Terkait hal ini, meski tak ada jam malam resmi, Klitshcko mengatakan, pihaknya akan meningkatkan patroli di Kiev.

“Jika ada yang ingin meletakkan bunga, mereka bisa melakukannya secara pribadi… Perhatikan dan ikuti aturan keamanan masa perang,” kata Klitschko seperti dikutip CNN International, Sabtu (7/5). 

“Saya juga meminta Anda untuk tidak mengabaikan sinyal alarm udara dan segera berlindung. Dalam beberapa hari mendatang, ada kemungkinan besar penembakan rudal di semua wilayah Ukraina. Waspada dan jaga keselamatan Anda sendiri!” imbuhnya mewanti-wanti.

Severodonetsk Jadi Rebutan

Pihak berwenang Ukraina Timur menyatakan, Rusia sangat berambisi merebut Kota Severodonetsk, supaya bisa diklaim sebagai kemenangan besar.

“Tentu saja, mereka menginginkan Severodonetsk. Karena ini adalah kota yang merupakan pusat regional. Ini dapat dijual kepada rakyat sebagai kemenangan besar,” kata Kepala Administrasi Militer Regional Luhansk, Serhiy Hayday melalui Telegram, seperti dikutip CNN International,  Sabtu (7/5).

Severodonetsk, yang merupakan pusat industri penting di Ukraina timur, telah ditembaki oleh pasukan Rusia selama berminggu-minggu. Sebagian besar wilayah tersebut hancur.

Namun, pasukan Ukraina tetap berada di dalam dan sekitar kota.

“Mereka mencoba mengepung militer Ukraina, dan mencoba memotong jalan menuju Bakhmut, tempat Popasna berada. Ini adalah dua arah utama,” ujarnya.

Hayday membantah klaim Rusia, yang menyebut mereka telah merebut Kota Rubizhne di area yang sama.

“Faktanya, mereka tidak bisa bergerak lebih jauh. Garda Nasional kita masih ada, dan memukul mundur semua serangan musuh,” beber Hayday. [HES]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories