Warga Jakarta Gembira Diperhatikan Senator Sabam Sirait .

Setelah memberikan ribuan paket nasi untuk keluarga korban banjir di Jakarta, pekan ini, di masa reses, senator dari daerah pemilihan DKI Jakarta Sabam Sirait, kembali memberikan bantuan sosial. Bantuan ini berupa dana yang langsung ditransfer ke rekening penerima. Bantuan ini diberikan ke 20 komunitas yang ada di Jakarta, termasuk pada perawat dan tenaga kesehatan.

Ke-20 komunitas tersebut adalah Komunitas Forum Pemuda Pasar Rebo, Komunitas Escorting Ojol Nasional, Komunitas Pedagang Pasar Cengkareng, Komunitas Warga RT 04/01 Bintaro, Komunitas Panti Asuhan Desa Putera, Komunitas Japs & Bratstyle Indonesia, Komunitas Pangkalan Doa Nasional, dan Komunitas Naposo Tampubolon.

Lalu, Ikatan Perawat Rumah Sakit Brawijaya Saharjo, Ikatan Perawat Rumah Sakit Dharma Anugerah, Ikatan Perawat Rumah Sakit Mediros, Ikatan Tenaga Kesehatan Rumah Sakit Aulia, Komunitas Cinta Laut, Komunitas Rakyat Miskin Kota, Ikatan Perawat Rumah Sakit Bunda Menteng, Komunitas Warga RT 11/09 Cawang Kramat Djati, Ikatan Perawat Rumah Sakit UKI, dan Ikatan Perawat Rumah Sakit Suliasi Saroso.

Warga yang menerima bantuan dari anggota MPR paling senior ini sangat gembira. Mereka merasa sangat diperhatikan oleh Sabam, politisi senior yang menerima Bintang Mahaputra Utama dari Negara.

Rasa gembira itu juga disampaikan para perawat dan tenaga kesehatan. Mereka berterima kasih ke Sabam yang senantiasa hadir dan membantu di tengah tantangan menghadapi Covid-19. Apalagi, sudah setahun para perawat dan tenaga kesehatan berada di garda terdepan dalam menghadapi Covid-19.

“Bantuan Pak Sabam memotivasi kami untuk meneruskan perjuangan ke depan menghadapi Covid-19 dengan semakin baik. Semoga ke depan pasien semakin berkurang dan kita sehat semua. Salut dari kami untuk Pak Sabam, yang meski sudah berusia 84 tahun, namun tetap masih berjiwa muda dalam pengabdian kepada masyarakat,” ungkap Derpina, dari Ikatan Perawat Rumah Sakit Suliasi Saroso.

Kelvin, perwakilan Ikatan Perawat Rumah Sakit Brawijaya Saharjo, juga mengucapkan terima kasih. Ia sangat bangga dan kagum dengan kepedulian Sabam kepada tenaga kesehatan.  “Sebagai anggota DPD dari Jakarta, Pak Sabam sangat peduli pada kami. Terima kasih. Saya juga mengajak semua pihak untuk terus menjalankan protokol kesehatan,” ungkap Kelvin.

Hal senada juga disampaikan Fitri dari Ikatan Tenaga Kesehatan Rumah Sakit Aulia dan Saepul dari Ikatan Perawat Rumah Sakit Bunda Menteng. Keduanya sangat bangga ada anggota DPD seperti Sabam Sirait yang sangat mempedulikan sesama di tengah pandemii Covid-19, terutama tenaga kesehatan. “Bantuan Pak Sabam sangat berarti bagi kami,” ungkap keduanya.

Sementara itu, perwakilan Pemuda Pemuda Kei Cawang Jakarta Timur, Shine, mengatakan bahwa bantuan dan kepedulian politisi senior kelahiran tahun 1936 ini benar-benar sangat bermanfaat. Lebih-lebih di tengah pandemi Covid-19.

“Pak Sabam contoh politisi senior yang begitu dekat dengan rakyat, tanpa membedakan suku, agama dan ras. Pak Sabam dekat sama semua orang, dari berbagai kalangan, dan mau membantu serta peduli sama siapa saja,” ungkap Shine.

Perwakilan dari Komunitas Pedagang Bintaro, Ema, juga memberi kesaksian yang serupa dengan Shine. Ia berterima kasih atas kepedulian dan perhatian Sabam kepada pedagang Bintaro yang tak pernah putus-putus.  “Pak Sabam konsisten membantu kami. Kami mengenal Pak Sabam sebagai sosok yang sederhana dan senantiasa memperjuangkan kebenaran dan keadilan,” kata perempuan berhijab berusia 43 tahun ini.

Hal senada disampaikan perwakilan Komunitas Pedagang Pasar Cengkareng, Kiki. Kiki mengaku kenal Sabam Sirait sebagai sosok yang senantiasa berjuang untuk kepentingan rakyat. Ia juga mengenal Sabam sebagai sosok yang sangat sederhana dan peduli. “Bantuan Pak Sabam ini sangat bermanfaat sekali bagi kami yang sudah setahun ditimpa pandemi Covid-19. Semoga Pak Sabam sehat senantiasa,” ungkapnya.

Dalam pesannya, Sabam mengajak semua pihak untuk terus bergotong royong. Gotong royong ini merupakan kekuatan bangsa Indonesia dalam menghadapi semua keadaan, termasuk bencana dan bahkan penjajahan di masa lalu. “Mari terus gotong-royong. Menebar empati dan melakukan aksi-aksi kemanusiaan tanpa harus melihat latar belakang suku, agama dan ras. Mari kita terus bersatu demi kemanusiaan,” ajaknya. [USU]

]]> .
Setelah memberikan ribuan paket nasi untuk keluarga korban banjir di Jakarta, pekan ini, di masa reses, senator dari daerah pemilihan DKI Jakarta Sabam Sirait, kembali memberikan bantuan sosial. Bantuan ini berupa dana yang langsung ditransfer ke rekening penerima. Bantuan ini diberikan ke 20 komunitas yang ada di Jakarta, termasuk pada perawat dan tenaga kesehatan.

Ke-20 komunitas tersebut adalah Komunitas Forum Pemuda Pasar Rebo, Komunitas Escorting Ojol Nasional, Komunitas Pedagang Pasar Cengkareng, Komunitas Warga RT 04/01 Bintaro, Komunitas Panti Asuhan Desa Putera, Komunitas Japs & Bratstyle Indonesia, Komunitas Pangkalan Doa Nasional, dan Komunitas Naposo Tampubolon.

Lalu, Ikatan Perawat Rumah Sakit Brawijaya Saharjo, Ikatan Perawat Rumah Sakit Dharma Anugerah, Ikatan Perawat Rumah Sakit Mediros, Ikatan Tenaga Kesehatan Rumah Sakit Aulia, Komunitas Cinta Laut, Komunitas Rakyat Miskin Kota, Ikatan Perawat Rumah Sakit Bunda Menteng, Komunitas Warga RT 11/09 Cawang Kramat Djati, Ikatan Perawat Rumah Sakit UKI, dan Ikatan Perawat Rumah Sakit Suliasi Saroso.

Warga yang menerima bantuan dari anggota MPR paling senior ini sangat gembira. Mereka merasa sangat diperhatikan oleh Sabam, politisi senior yang menerima Bintang Mahaputra Utama dari Negara.

Rasa gembira itu juga disampaikan para perawat dan tenaga kesehatan. Mereka berterima kasih ke Sabam yang senantiasa hadir dan membantu di tengah tantangan menghadapi Covid-19. Apalagi, sudah setahun para perawat dan tenaga kesehatan berada di garda terdepan dalam menghadapi Covid-19.

“Bantuan Pak Sabam memotivasi kami untuk meneruskan perjuangan ke depan menghadapi Covid-19 dengan semakin baik. Semoga ke depan pasien semakin berkurang dan kita sehat semua. Salut dari kami untuk Pak Sabam, yang meski sudah berusia 84 tahun, namun tetap masih berjiwa muda dalam pengabdian kepada masyarakat,” ungkap Derpina, dari Ikatan Perawat Rumah Sakit Suliasi Saroso.

Kelvin, perwakilan Ikatan Perawat Rumah Sakit Brawijaya Saharjo, juga mengucapkan terima kasih. Ia sangat bangga dan kagum dengan kepedulian Sabam kepada tenaga kesehatan.  “Sebagai anggota DPD dari Jakarta, Pak Sabam sangat peduli pada kami. Terima kasih. Saya juga mengajak semua pihak untuk terus menjalankan protokol kesehatan,” ungkap Kelvin.

Hal senada juga disampaikan Fitri dari Ikatan Tenaga Kesehatan Rumah Sakit Aulia dan Saepul dari Ikatan Perawat Rumah Sakit Bunda Menteng. Keduanya sangat bangga ada anggota DPD seperti Sabam Sirait yang sangat mempedulikan sesama di tengah pandemii Covid-19, terutama tenaga kesehatan. “Bantuan Pak Sabam sangat berarti bagi kami,” ungkap keduanya.

Sementara itu, perwakilan Pemuda Pemuda Kei Cawang Jakarta Timur, Shine, mengatakan bahwa bantuan dan kepedulian politisi senior kelahiran tahun 1936 ini benar-benar sangat bermanfaat. Lebih-lebih di tengah pandemi Covid-19.

“Pak Sabam contoh politisi senior yang begitu dekat dengan rakyat, tanpa membedakan suku, agama dan ras. Pak Sabam dekat sama semua orang, dari berbagai kalangan, dan mau membantu serta peduli sama siapa saja,” ungkap Shine.

Perwakilan dari Komunitas Pedagang Bintaro, Ema, juga memberi kesaksian yang serupa dengan Shine. Ia berterima kasih atas kepedulian dan perhatian Sabam kepada pedagang Bintaro yang tak pernah putus-putus.  “Pak Sabam konsisten membantu kami. Kami mengenal Pak Sabam sebagai sosok yang sederhana dan senantiasa memperjuangkan kebenaran dan keadilan,” kata perempuan berhijab berusia 43 tahun ini.

Hal senada disampaikan perwakilan Komunitas Pedagang Pasar Cengkareng, Kiki. Kiki mengaku kenal Sabam Sirait sebagai sosok yang senantiasa berjuang untuk kepentingan rakyat. Ia juga mengenal Sabam sebagai sosok yang sangat sederhana dan peduli. “Bantuan Pak Sabam ini sangat bermanfaat sekali bagi kami yang sudah setahun ditimpa pandemi Covid-19. Semoga Pak Sabam sehat senantiasa,” ungkapnya.

Dalam pesannya, Sabam mengajak semua pihak untuk terus bergotong royong. Gotong royong ini merupakan kekuatan bangsa Indonesia dalam menghadapi semua keadaan, termasuk bencana dan bahkan penjajahan di masa lalu. “Mari terus gotong-royong. Menebar empati dan melakukan aksi-aksi kemanusiaan tanpa harus melihat latar belakang suku, agama dan ras. Mari kita terus bersatu demi kemanusiaan,” ajaknya. [USU]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories