Wapres: Vaksinasi Merupakan Wujud Pengamalan Pancasila

Program vaksinasi secara nasional merupakan langkah Pemerintah dalam menekan kasus positif Covid-19, terutama bagi para tenaga medis dan pelayan publik. 
Program ini juga merupakan wujud dari pengamalan Pancasila, khususnya sila kedua dan ketiga

“Saya mengajak seluruh masyarakat agar memahami, mendukung dan mematuhi semua peraturan mengenai protokol kesehatan dan vaksinasi Covid-19, sebagai perwujudan dari pelaksanaan sila kedua dan sila ketiga dari Pancasila,” kata Wakil Presiden Maruf Amin dalam sambutannya pada acara Penyampaian Hasil Evaluasi dan Penghargaan Pelayanan Publik di Lingkup Polri tahun 2020 dari Jakarta, Selasa (16/2).

Ia mengatakan, program vaksinasi nasional dan menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 merupakan langkah kemanusiaan yang adil dan beradab. 
Dengan menjalankan dua hal penting tersebut, masyarakat bisa melindungi diri sendiri dan sesama dari penularan Covid-19.

“Melaksanakan vaksinasi dan prokes adalah langkah kemanusiaan yang adil dan beradab, karena kita melindungi orang lain, termasuk diri dan keluarga dari penularan dan serangan pandemi yang mematikan,” kata Wapres dikutip Antara.

Selanjutnya, untuk dapat menciptakan kekebalan kelompok sebagai upaya perlindungan tidak langsung terhadap penyakit menular, maka sedikitnya 182 juta penduduk harus sudah disuntik vaksin Covid-19. Sehingga, Wapres berharap program vaksinasi Covid-19 nasional di Indonesia harus berhasil.

“Langkah itu tidak akan mencukupi bila vaksinasi belum mencapai 182 juta penduduk sehingga tercipta herd immunity. Maka di sinilah kita semua dituntut untuk mengamalkan sila ketiga Pancasila, yaitu Persatuan Indonesia,” katanya.

Pemerintah juga mengatur pemberian sanksi bagi masyarakat yang menolak divaksin atau menghalangi program vaksinasi Covid-19 nasional tersebut. 

Oleh karena itu, Wapres berharap Polri dapat mendukung Pemerintah dalam menyukseskan program vaksinasi nasional itu.

“Inilah saatnya kita bersama mengamalkan prinsip kemanusiaan dan persatuan demi keberhasilan upaya penanggulangan pandemi Covid-19, dan bangkit kembali untuk membangun dan meraih cita-cita Indonesia Maju,” ujarnya.[FIK]
 

]]> Program vaksinasi secara nasional merupakan langkah Pemerintah dalam menekan kasus positif Covid-19, terutama bagi para tenaga medis dan pelayan publik. 
Program ini juga merupakan wujud dari pengamalan Pancasila, khususnya sila kedua dan ketiga

“Saya mengajak seluruh masyarakat agar memahami, mendukung dan mematuhi semua peraturan mengenai protokol kesehatan dan vaksinasi Covid-19, sebagai perwujudan dari pelaksanaan sila kedua dan sila ketiga dari Pancasila,” kata Wakil Presiden Maruf Amin dalam sambutannya pada acara Penyampaian Hasil Evaluasi dan Penghargaan Pelayanan Publik di Lingkup Polri tahun 2020 dari Jakarta, Selasa (16/2).

Ia mengatakan, program vaksinasi nasional dan menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 merupakan langkah kemanusiaan yang adil dan beradab. 
Dengan menjalankan dua hal penting tersebut, masyarakat bisa melindungi diri sendiri dan sesama dari penularan Covid-19.

“Melaksanakan vaksinasi dan prokes adalah langkah kemanusiaan yang adil dan beradab, karena kita melindungi orang lain, termasuk diri dan keluarga dari penularan dan serangan pandemi yang mematikan,” kata Wapres dikutip Antara.

Selanjutnya, untuk dapat menciptakan kekebalan kelompok sebagai upaya perlindungan tidak langsung terhadap penyakit menular, maka sedikitnya 182 juta penduduk harus sudah disuntik vaksin Covid-19. Sehingga, Wapres berharap program vaksinasi Covid-19 nasional di Indonesia harus berhasil.

“Langkah itu tidak akan mencukupi bila vaksinasi belum mencapai 182 juta penduduk sehingga tercipta herd immunity. Maka di sinilah kita semua dituntut untuk mengamalkan sila ketiga Pancasila, yaitu Persatuan Indonesia,” katanya.

Pemerintah juga mengatur pemberian sanksi bagi masyarakat yang menolak divaksin atau menghalangi program vaksinasi Covid-19 nasional tersebut. 

Oleh karena itu, Wapres berharap Polri dapat mendukung Pemerintah dalam menyukseskan program vaksinasi nasional itu.

“Inilah saatnya kita bersama mengamalkan prinsip kemanusiaan dan persatuan demi keberhasilan upaya penanggulangan pandemi Covid-19, dan bangkit kembali untuk membangun dan meraih cita-cita Indonesia Maju,” ujarnya.[FIK]
 
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories