Walkot Banjarmasin: Malam Tahun Baru, Tempat Hiburan Malam Tutup

Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina memutuskan, tempat hiburan malam wajib tutup pada malam Tahun Baru. 

“Ini kesepakatan dalam rapat koordinasi Forkopimda. Meskipun masih lama, tetap ini jadi perhatian kita bersama,” ujar Ibnu Sina seperti dilansir ANTARA, Senin (15/11).

“Tadi ada usulan juga  untuk tetap seperti masa pandemi sebelumnya. Tidak ada kegiatan perayaan pergantian tahun, baik di ruang publik, di hotel-hotel, ataupun di tempat tempat lain,” imbuhnya.

Meski begitu, kata Ibnu Sina, masyarakat Kota Banjarmasin tetap diperbolehkan menikmati malam pergantian tahun. Namun dalam skala terbatas dan menerapkan protokol kesehatan.

Dijelaskan dia, boleh merayakan malam pergantian tahun bersama keluarga atau tetangga yang ada di sekitar perumahan masing-masing, tidak berkeliaran ke sana-ke mari hingga menimbulkan keramaian.

“Kalau mau di rumah silakan  atau di komplek dengan tetangga itu silahkan,” katanya.

Dengan adanya kesepakatan Forkopimda ini, harapnya, para pengusaha hiburan bisa mengetahuinya, sehingga saat malam pergantian tahun nanti tidak ada lagi permasalahan.

“Kita mengimbau dari sekarang. Pengawasan dilakukan standar rutin saja, patroli ataupun juga cipta kondisi. Tadi, Polresta juga memberikan masukan untuk diumumkan saja. Jangan sampai nanti para pelaku usaha merasa sudah ada persiapan, membeli bahan untuk pergantian tahun. Jadi  dari sekarang diumumkan,” paparnya.

Kota Banjarmasin saat ini berstatus level 2. Situasi penyebaran Covid sudah mulai melandai. Namun, kewaspadaan harus terus ditingkatkan.

Sesuai arahan dari pemerintah pusat, pergerakan di akhir tahun hendaknya dikurangi.

“Alhamdulillah, situasi COVID-19 sudah mulai mereda, dan Banjarmasin, Insya Allah, mudah-mudahan bisa terkendali, Tapi, kita harus tetap waspada,” pungkasnya. 

]]> Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina memutuskan, tempat hiburan malam wajib tutup pada malam Tahun Baru. 

“Ini kesepakatan dalam rapat koordinasi Forkopimda. Meskipun masih lama, tetap ini jadi perhatian kita bersama,” ujar Ibnu Sina seperti dilansir ANTARA, Senin (15/11).

“Tadi ada usulan juga  untuk tetap seperti masa pandemi sebelumnya. Tidak ada kegiatan perayaan pergantian tahun, baik di ruang publik, di hotel-hotel, ataupun di tempat tempat lain,” imbuhnya.

Meski begitu, kata Ibnu Sina, masyarakat Kota Banjarmasin tetap diperbolehkan menikmati malam pergantian tahun. Namun dalam skala terbatas dan menerapkan protokol kesehatan.

Dijelaskan dia, boleh merayakan malam pergantian tahun bersama keluarga atau tetangga yang ada di sekitar perumahan masing-masing, tidak berkeliaran ke sana-ke mari hingga menimbulkan keramaian.

“Kalau mau di rumah silakan  atau di komplek dengan tetangga itu silahkan,” katanya.

Dengan adanya kesepakatan Forkopimda ini, harapnya, para pengusaha hiburan bisa mengetahuinya, sehingga saat malam pergantian tahun nanti tidak ada lagi permasalahan.

“Kita mengimbau dari sekarang. Pengawasan dilakukan standar rutin saja, patroli ataupun juga cipta kondisi. Tadi, Polresta juga memberikan masukan untuk diumumkan saja. Jangan sampai nanti para pelaku usaha merasa sudah ada persiapan, membeli bahan untuk pergantian tahun. Jadi  dari sekarang diumumkan,” paparnya.

Kota Banjarmasin saat ini berstatus level 2. Situasi penyebaran Covid sudah mulai melandai. Namun, kewaspadaan harus terus ditingkatkan.

Sesuai arahan dari pemerintah pusat, pergerakan di akhir tahun hendaknya dikurangi.

“Alhamdulillah, situasi COVID-19 sudah mulai mereda, dan Banjarmasin, Insya Allah, mudah-mudahan bisa terkendali, Tapi, kita harus tetap waspada,” pungkasnya. 
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories