Waketum NasDem, Ahmad Ali: Negeri Sebesar Ini, Akan Lebih Baik Kalau Diurus Banyak Orang .

Wacana Partai Amanat Nasional (PAN) masuk Kabinet Indonesia Maju, disambut baik salah satu partai pendukung pemerintah, yaitu Partai Nasional Demokrat (NasDem). Lebih banyak partai politik yang ikut merawat Indonesia, akan semakin baik.

“Tidak bisa mengurus negeri yang besar seperti Indonesia ini tiga atau empat partai saja. Semakin banyak partai akan semakin bagus,” ujar Wakil Ketua Partai NasDem, Ahmad Ali di Jakarta, kemarin.

Pernyataan ini merupakan tanggapan atas wacana masuknya PAN di reshuffle jilid dua Kabinet Indonesia Maju. Konon, dua politisi PAN, yaitu Sekretaris Jenderal (Sekjen) Eddy Soeparno dan Asman Abnur disebutsebut potensial menggantikan posisi Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.

Ihwal masuknya PAN ke dalam kabinet, tidak membuat masalah bagi Partai NasDem. Meski begitu, Ali menegaskan, sikap partainya adalah mematuhi apapun keputusan Presiden Joko Widodo sebagai pemegang otoritas.

“NasDem memahami betul itu, dan tidak meletakkannya sebagai permasalahan. Kami mengikuti semua, menerima semua apa yang menjadi keputusan presiden terkait kabinet,” tegasnya.

Menurut Ali, sekalipun menyambut baik bergabungnya PAN dalam koalisi pemerintah, tapi dia tidak menampik akan pentingnya keberadaan partai di luar pemerintahan alias oposisi. Sejauh ini, hanya ada satu oposisi tunggal di Senayan, yaitu Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

“Kita juga berharap kemudian dalam pembentukan kabinet tetap menjaga demokrasi itu bisa berjalan. Artinya, check and balances tetap ada. Jadi, tidak semua harus berada di dalam,” pungkasnya.

Sementara Eddy Soeparno menegaskan, partainya tidak ambil pusing dengan analisa partainya berpeluang mendapatkan kursi di pemerintahan seandainya ada reshuffle jilid dua. “He..he..he.. Au ah, gelap,” kelakar Eddy kepada Rakyat Merdeka. [BSH]

]]> .
Wacana Partai Amanat Nasional (PAN) masuk Kabinet Indonesia Maju, disambut baik salah satu partai pendukung pemerintah, yaitu Partai Nasional Demokrat (NasDem). Lebih banyak partai politik yang ikut merawat Indonesia, akan semakin baik.

“Tidak bisa mengurus negeri yang besar seperti Indonesia ini tiga atau empat partai saja. Semakin banyak partai akan semakin bagus,” ujar Wakil Ketua Partai NasDem, Ahmad Ali di Jakarta, kemarin.

Pernyataan ini merupakan tanggapan atas wacana masuknya PAN di reshuffle jilid dua Kabinet Indonesia Maju. Konon, dua politisi PAN, yaitu Sekretaris Jenderal (Sekjen) Eddy Soeparno dan Asman Abnur disebutsebut potensial menggantikan posisi Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.

Ihwal masuknya PAN ke dalam kabinet, tidak membuat masalah bagi Partai NasDem. Meski begitu, Ali menegaskan, sikap partainya adalah mematuhi apapun keputusan Presiden Joko Widodo sebagai pemegang otoritas.

“NasDem memahami betul itu, dan tidak meletakkannya sebagai permasalahan. Kami mengikuti semua, menerima semua apa yang menjadi keputusan presiden terkait kabinet,” tegasnya.

Menurut Ali, sekalipun menyambut baik bergabungnya PAN dalam koalisi pemerintah, tapi dia tidak menampik akan pentingnya keberadaan partai di luar pemerintahan alias oposisi. Sejauh ini, hanya ada satu oposisi tunggal di Senayan, yaitu Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

“Kita juga berharap kemudian dalam pembentukan kabinet tetap menjaga demokrasi itu bisa berjalan. Artinya, check and balances tetap ada. Jadi, tidak semua harus berada di dalam,” pungkasnya.

Sementara Eddy Soeparno menegaskan, partainya tidak ambil pusing dengan analisa partainya berpeluang mendapatkan kursi di pemerintahan seandainya ada reshuffle jilid dua. “He..he..he.. Au ah, gelap,” kelakar Eddy kepada Rakyat Merdeka. [BSH]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories