Wagub DKI: Pembukaan Bioskop Masih Dibahas

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan, meski Pemerintah Pusat telah memutuskan bioskop boleh kembali beroperasi di wilayah dengan status PPKM Level 3 dan 2, namun di Ibu Kota, hal itu masih dalam pembahasan.

“Sekarang ini sektor pariwisata baru dibuka, Ancol, TMII sudah mulai dibuka (uji coba), tapi untuk bioskop masih dalam pembahasan,” tutur Riza di Balai Kota Jakarta, Selasa (14/9).

Meski demikian, Riza memberi angin segar. Menurutnya, sarana nonton film bagi masyarakat itu bisa segera dibuka. “Kami meminta untuk bersabar ya, karena tidak lama lagi (pembahasan rampung),” imbuh politisi Partai Gerindra itu.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyebut, bioskop dapat kembali beroperasi pada wilayah dengan PPKM Level 2 dan 3, seiring dengan menurunnya kasus Covid-19. Serta, implementasi protokol kesehatan dan aplikasi Peduli Lindungi yang semakin gencar.

“Pembukaan bioskop dengan kapasitas maksimal 50 persen pada kota-kota level 3 dan level 2, namun dengan kewajiban penggunaan aplikasi Peduli Lindungi serta penerapan protokol kesehatan yang ketat. Hanya penduduk dari yang wilayah terkategori zona hijau yang dapat memasuki area bioskop,” tutur Luhut.

Sementara Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) berencana memulai operasional bioskop di Jakarta mulai Kamis (16/9).

 

Sebelumnya, direncanakan bioskop mulai dibuka hari ini. Namun ditunda lantaran ada beberapa syarat administrasi yang harus dipenuhi.

“Kita Insya Allah buka mulai Kamis 16 September karena ada surat-surat yang mesti diselesaikan,” ujar Ketua GPBSI, Djonny Syafruddin, Selasa (14/9).

Dia memastikan, penerapan protokol kesehatan seperti penyediaan barcode aplikasi PeduliLindungi di seluruh bioskop, sudah disiapkan dengan baik. Hanya tinggal menunggu pelaksanaan teknisnya di lapangan.

“Itu sih sudah lulus. Barcode sudah kirim. Itu sudah tidak ada masalah. Tinggal pelaksanaan teknisnya di lapangan,” imbuhnya.

Pada Kamis nanti, ada sekitar 400 bioskop di Ibu Kota yang akan mulai beroperasi. Tapi kapasitasnya masih dibatasi. Maksimal 50 persen.

Selain itu, ada sejumlah syarat yang mesti dipenuhi pengunjung untuk nonton film. Salah satunya, wajib vaksin dua dosis. Kalau belum, maka petugas akan melarang masuk bioskop. [OKT]

]]> Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan, meski Pemerintah Pusat telah memutuskan bioskop boleh kembali beroperasi di wilayah dengan status PPKM Level 3 dan 2, namun di Ibu Kota, hal itu masih dalam pembahasan.

“Sekarang ini sektor pariwisata baru dibuka, Ancol, TMII sudah mulai dibuka (uji coba), tapi untuk bioskop masih dalam pembahasan,” tutur Riza di Balai Kota Jakarta, Selasa (14/9).

Meski demikian, Riza memberi angin segar. Menurutnya, sarana nonton film bagi masyarakat itu bisa segera dibuka. “Kami meminta untuk bersabar ya, karena tidak lama lagi (pembahasan rampung),” imbuh politisi Partai Gerindra itu.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyebut, bioskop dapat kembali beroperasi pada wilayah dengan PPKM Level 2 dan 3, seiring dengan menurunnya kasus Covid-19. Serta, implementasi protokol kesehatan dan aplikasi Peduli Lindungi yang semakin gencar.

“Pembukaan bioskop dengan kapasitas maksimal 50 persen pada kota-kota level 3 dan level 2, namun dengan kewajiban penggunaan aplikasi Peduli Lindungi serta penerapan protokol kesehatan yang ketat. Hanya penduduk dari yang wilayah terkategori zona hijau yang dapat memasuki area bioskop,” tutur Luhut.

Sementara Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) berencana memulai operasional bioskop di Jakarta mulai Kamis (16/9).

 

Sebelumnya, direncanakan bioskop mulai dibuka hari ini. Namun ditunda lantaran ada beberapa syarat administrasi yang harus dipenuhi.

“Kita Insya Allah buka mulai Kamis 16 September karena ada surat-surat yang mesti diselesaikan,” ujar Ketua GPBSI, Djonny Syafruddin, Selasa (14/9).

Dia memastikan, penerapan protokol kesehatan seperti penyediaan barcode aplikasi PeduliLindungi di seluruh bioskop, sudah disiapkan dengan baik. Hanya tinggal menunggu pelaksanaan teknisnya di lapangan.

“Itu sih sudah lulus. Barcode sudah kirim. Itu sudah tidak ada masalah. Tinggal pelaksanaan teknisnya di lapangan,” imbuhnya.

Pada Kamis nanti, ada sekitar 400 bioskop di Ibu Kota yang akan mulai beroperasi. Tapi kapasitasnya masih dibatasi. Maksimal 50 persen.

Selain itu, ada sejumlah syarat yang mesti dipenuhi pengunjung untuk nonton film. Salah satunya, wajib vaksin dua dosis. Kalau belum, maka petugas akan melarang masuk bioskop. [OKT]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories