Vaksinasi Pelajar Dan Door To Door Di Daerah Terpencil Corona Melandai BIN Tetap Gaspol

Meski Covid-19 terus melandai, Badan Intelijen Negara (BIN) yang dipimpin Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan terus menggeber pelaksanaan vaksinasi Covid-19 massal bagi para pelajar dan door to door untuk masyarakat di pelosok-pelosok daerah, dengan menyeberangi sungai ke wilayah terpencil, serta menggandeng lembaga negara lainnya.

Kemarin misalnya, BIN menggelar vaksinasi di beberapa provinsi seperti Sumatera Utara, Sulawesi Tenggara, Jawa Tengah, Kepulauan Riau, Jawa Barat, dan provinsi lainnya. Vaksinasi ini dilakukan guna mengejar target nasional sebesar 70 persen di akhir Desember 2021.

Seperti diketahui, kondisi Corona di Tanah Air saat ini semakin membaik. Penyebarannya terus menurun. Rumah sakit pada kosong, yang sembuh semakin banyak, melebihi yang tertular. Begitu pun dengan angka kematian yang terus berkurang.

Data kemarin menunjukkan, kasus baru bertambah 444 orang dan yang meninggal 11 orang. Sedangkan jumlah yang sembuh bertambah 587 orang.

Kepala BIN Daerah (Kabinda) Sumatera Utara (Sumut), Brigjen TNI Asep Jauhari Puja Laksana mengungkapkan, pihaknya mengadakan vaksinasi di 6 desa dengan total 5.500 dosis. Vaksinasi digelar hingga ke daerah-daerah pelosok.

Enam desa itu terletak di Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat. Keenam desa itu adalah: Desa Kebun Balok, Desa Mekar Jaya, Desa Besilang BL, Desa Stungkit, Desa Payah Tusam dan Desa Gergas.

“Desa-desa ini sulit diakses, bahkan untuk distribusi vaksin dan tenaga kesehatan harus berjuang menyeberangi sungai dan menyusuri jalan yang rusak,” ujar Asep Jauhari, kemarin.

 

Di Sulawesi Tenggara, vaksinasi digelar di 10 kabupaten dengan total dosis 1.400 bagi para pelajar dan 4.100 dosis bagi warga masyarakat dari rumah ke rumah. Lalu, di Jawa Tengah, BIN menggelar vaksinasi di empat titik yakni SMKN 3 Jepara, Pondok Pesantren Hasyim Asyari Jepara, Desa Renggang, dan Desa Pecangaan Wetan dengan total 5.000 dosis.

BIN juga menggandeng lembaga negara lainnya dalam kegiatan vaksinasi tersebut. Seperti halnya di Kepulauan Riau yang bekerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI.

“BKKBN RI berterima kasih atas kerja sama Binda Kepri dan instansi terkait bersama Pemerintah Daerah untuk terus menurunkan angka stunting di Indonesia, khususnya Batam yang saat ini sudah sangat baik penanganannya,” ucap Kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo. Hasto turun langsung dalam kegiatan tersebut

Provinsi lainnya yang menggelar vaksinasi massal para pelajar dan door to door BIN yaitu Jawa Barat. Vaksinasi para pelajar dilakukan di SMP Islam Masagi, SMK Ma’Arif Nu Alfatonah, Ponpes Al-Mubarokah, sedangkan door to door di wilayah Kota Sukabumi.

Di sisi lain, BIN juga menggelar vaksinasi massal kepada pelajar, santri dan secara door to door di seluruh provinsi Indonesia secara maraton.

Pelaksanaan vaksinasi massal yang digeber BIN ini diyakini akan membuat target 70 persen vaksinasi nasional di akhir tahun ini, bisa tercapai, sehingga kekebalan komunal terwujud dan Covid-19 segera musnah. [RCH]

]]> Meski Covid-19 terus melandai, Badan Intelijen Negara (BIN) yang dipimpin Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan terus menggeber pelaksanaan vaksinasi Covid-19 massal bagi para pelajar dan door to door untuk masyarakat di pelosok-pelosok daerah, dengan menyeberangi sungai ke wilayah terpencil, serta menggandeng lembaga negara lainnya.

Kemarin misalnya, BIN menggelar vaksinasi di beberapa provinsi seperti Sumatera Utara, Sulawesi Tenggara, Jawa Tengah, Kepulauan Riau, Jawa Barat, dan provinsi lainnya. Vaksinasi ini dilakukan guna mengejar target nasional sebesar 70 persen di akhir Desember 2021.

Seperti diketahui, kondisi Corona di Tanah Air saat ini semakin membaik. Penyebarannya terus menurun. Rumah sakit pada kosong, yang sembuh semakin banyak, melebihi yang tertular. Begitu pun dengan angka kematian yang terus berkurang.

Data kemarin menunjukkan, kasus baru bertambah 444 orang dan yang meninggal 11 orang. Sedangkan jumlah yang sembuh bertambah 587 orang.

Kepala BIN Daerah (Kabinda) Sumatera Utara (Sumut), Brigjen TNI Asep Jauhari Puja Laksana mengungkapkan, pihaknya mengadakan vaksinasi di 6 desa dengan total 5.500 dosis. Vaksinasi digelar hingga ke daerah-daerah pelosok.

Enam desa itu terletak di Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat. Keenam desa itu adalah: Desa Kebun Balok, Desa Mekar Jaya, Desa Besilang BL, Desa Stungkit, Desa Payah Tusam dan Desa Gergas.

“Desa-desa ini sulit diakses, bahkan untuk distribusi vaksin dan tenaga kesehatan harus berjuang menyeberangi sungai dan menyusuri jalan yang rusak,” ujar Asep Jauhari, kemarin.

 

Di Sulawesi Tenggara, vaksinasi digelar di 10 kabupaten dengan total dosis 1.400 bagi para pelajar dan 4.100 dosis bagi warga masyarakat dari rumah ke rumah. Lalu, di Jawa Tengah, BIN menggelar vaksinasi di empat titik yakni SMKN 3 Jepara, Pondok Pesantren Hasyim Asyari Jepara, Desa Renggang, dan Desa Pecangaan Wetan dengan total 5.000 dosis.

BIN juga menggandeng lembaga negara lainnya dalam kegiatan vaksinasi tersebut. Seperti halnya di Kepulauan Riau yang bekerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI.

“BKKBN RI berterima kasih atas kerja sama Binda Kepri dan instansi terkait bersama Pemerintah Daerah untuk terus menurunkan angka stunting di Indonesia, khususnya Batam yang saat ini sudah sangat baik penanganannya,” ucap Kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo. Hasto turun langsung dalam kegiatan tersebut

Provinsi lainnya yang menggelar vaksinasi massal para pelajar dan door to door BIN yaitu Jawa Barat. Vaksinasi para pelajar dilakukan di SMP Islam Masagi, SMK Ma’Arif Nu Alfatonah, Ponpes Al-Mubarokah, sedangkan door to door di wilayah Kota Sukabumi.

Di sisi lain, BIN juga menggelar vaksinasi massal kepada pelajar, santri dan secara door to door di seluruh provinsi Indonesia secara maraton.

Pelaksanaan vaksinasi massal yang digeber BIN ini diyakini akan membuat target 70 persen vaksinasi nasional di akhir tahun ini, bisa tercapai, sehingga kekebalan komunal terwujud dan Covid-19 segera musnah. [RCH]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories