Vaksinasi Di 398 Kabupaten/Kota Sudah Capai 70 Persen

Laju vaksinasi Covid-19 semakin merata. Saat ini, sudah 398 kabupaten/kota yang telah mencapai 70 persen cakupan dosis-1 umum dan 60 persen cakupan dosis-1 lansia.

Secara keseluruhan, terdapat 28 provinsi yang sudah mencapai cakupan vaksinasi umum di atas 70 persen. Laju rata-rata vaksinasi dalam sepekan terakhir yaitu 1.191.758 dosis per hari. 

Sementara itu, program vaksinasi booster sudah terlaksana mulai 12 Januari 2022 pada penduduk usia 18 tahun ke atas. Per 15 Januari 2022, sebanyak 1.444.934 dosis booster telah diberikan dengan rincian 1.337.800 dosis pada SDM kesehatan, 78.096 dosis pada lansia, 30.034 dosis pada masyarakat umum, dan 736 dosis pada petugas publik.

Jenis vaksin yang sudah mendapat Emergency Use Authorization (EUA) alias izin penggunaan darurat dari BPOM sebagai booster adalah Sinovac (homologus), Pfizer, AstraZeneca, Moderna, dan Zifivax (masing-masing secara heterologous).

“Arahan Bapak Presiden, harus disiapkan juga Vaksin Merah Putih ataupun vaksin lain yang diproduksi di dalam negeri, dan ditargetkan untuk (pemakaian) di pertengahan tahun ini atau semester II,” tutur Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam keterangan pers usai Ratas Evaluasi PPKM, secara virtual, Minggu (16/1). [USU]

]]> Laju vaksinasi Covid-19 semakin merata. Saat ini, sudah 398 kabupaten/kota yang telah mencapai 70 persen cakupan dosis-1 umum dan 60 persen cakupan dosis-1 lansia.

Secara keseluruhan, terdapat 28 provinsi yang sudah mencapai cakupan vaksinasi umum di atas 70 persen. Laju rata-rata vaksinasi dalam sepekan terakhir yaitu 1.191.758 dosis per hari. 

Sementara itu, program vaksinasi booster sudah terlaksana mulai 12 Januari 2022 pada penduduk usia 18 tahun ke atas. Per 15 Januari 2022, sebanyak 1.444.934 dosis booster telah diberikan dengan rincian 1.337.800 dosis pada SDM kesehatan, 78.096 dosis pada lansia, 30.034 dosis pada masyarakat umum, dan 736 dosis pada petugas publik.

Jenis vaksin yang sudah mendapat Emergency Use Authorization (EUA) alias izin penggunaan darurat dari BPOM sebagai booster adalah Sinovac (homologus), Pfizer, AstraZeneca, Moderna, dan Zifivax (masing-masing secara heterologous).

“Arahan Bapak Presiden, harus disiapkan juga Vaksin Merah Putih ataupun vaksin lain yang diproduksi di dalam negeri, dan ditargetkan untuk (pemakaian) di pertengahan tahun ini atau semester II,” tutur Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam keterangan pers usai Ratas Evaluasi PPKM, secara virtual, Minggu (16/1). [USU]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories