Vaksinasi 2.500 Lansia DKI, Kolese Kanisius Dipuji Menkes .

Sebanyak 2.500 lanjut usia (lansia) disuntik vaksin Covid-19 secara gratis oleh Keluarga Besar Kolese Kanisius Jakarta, di area sekolah Kolese Kanisius, Jalan Menteng Raya Nomor 64, Jakarta Pusat. penyuntikan dilakukan Senin (8/3) hingga Sabtu (13/3).

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyambut baik penyuntikan vaksin ini. “Penyelenggaraan di sini berjalan baik. Saya meminta agar hal yang baik di sini perlu direplikasi di tempat lain. Misalnya, penggunaan sistem barcode untuk pendaftaran dan pendataan peserta,” ujar BGS, sapaan Budi, saat menyaksikan pelaksanaan penyuntikan vaksin di hari kedua, Selasa (9/3).

Vaksinasi gratis bagi para lansia ini sebagai salah satu langkah gotong royong yang amat penting guna mengakhiri pandemi Covid-19. Para lansia yang ber-KTP DKI Jakarta dari berbagai kalangan boleh divaksin di sini. Pendaftaran dilakukan secara online melalui www.kanisiusvaksin.care. 

“Untuk warga DKI yang memiliki KTP DKI Jakarta dan berusia di atas 60 tahun, silakan mendaftarkan diri. Setiap harinya kami targetkan 500 warga yang akan divaksin. Kami mohon maaf tidak akan melayani mereka yang datang ke lokasi tanpa melakukan pendaftaran online sebelumnya,” ujar Ketua Umum Alumni Kanisius Menteng 64 (AM64) Irlan Suud, di Jakarta, Selasa (8/2). 

Vaksinasi bagi warga lansia dilaksanakan oleh gabungan Gugus Tugas Vaksinasi Keluarga Besar Kolese Kanisius yang terdiri dari AM64, Alumni Kanisius Angkatan 96 sebagai panitia pelaksana, Canisius College Alumni Day (CCAD) 2021, dan Perhimpunan Alumni Kolese Kanisius Jakarta (PAKKJ). 

Irlan menuturkan, program ini berawal dari diskusi internal AM64 dalam membahas peran serta yang bisa dilakukan organisasinya dalam kaitannya dengan upaya pemerintah mengatasi penularan virus Corona yang terus meningkat. “Kami mencermati dari dekat langkah pemerintah menanggulangi pandemi Covid-19 dan kami mendukung vaksinasi sebagai cara penting mengatasi wabah ini,” tambahnya. 

Atas dasar itu, lanjut Irlan, AM64 memutuskan menjadikan program mendukung vaksinasi Covid-19 sebagai fokus utama kegiatan tahun ini. “Setelah mendapat persetujuan dari pihak Kementerian Kesehatan, kami pun merangkul Keluarga Besar Kolese Kanisius, termasuk pihak sekolah Kanisius,” lanjut Irlan. 

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Kolese Kanisius. Rektor Kolese Kanisius Pater Heru Hendarto SJ mempersilahkan Gugus Tugas menggunakan seluruh area sekolah Kanisius sebagai tempat penyuntikan. Bahkan, bila diperlukan, Pater siap menjadikan sekolah Kanisius sebagai salah satu sentra vaksinasi Covid-19 untuk jangka waktu tiga bulan ke depan.

“Bagi kegiatan kemanusiaan seperti vaksinasi ini, saya selaku Rektor Kolese Kanisius langsung membuka tangan dan pintu kolese. Silakan mengadakan vaksinasi di sekolah CC (Canisius College),” ucanya.

Dukungan juga datang dari di luar Keluarga Besar Kolese Kanisius. Di antaranya Dinas Kesehatan DKI Jakarta sebagai pemegang otoritas penyuntikan vaksin Covid-19 di wilayah Jakarta. Selain itu, Rumah Sakit Carolus, Jakarta, yang kini dipimpin lulusan Kolese Kanisius, JB Endrotomo, juga memberikan dukungan penuh.

Program vaksinasi ini juga didukung PT Combiphar, perusahaan Consumer Health Care lokal yang terkemuka di Indonesia. Presiden Direktur PT Combiphar, Michael Wanandi, yang merupakan alumni Kolese Kanisius 87, mengatakan, pihaknya siap menyukseskan program vaksinasi lansia itu. 

“Program ini selaras dengan komitmen Combiphar, yakni championing a healthy tomorrow, atau membangun masa depan yang sehat. Kami berharap, dengan dukungan Combiphar, program ini dapat dilaksanakan dengan lancar, aman dan nyaman untuk para lansia yang akan memperoleh vaksinasi.” kata Michael Wanandi.

Dukungan juga datang dari PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Persero) atau PT TASPEN (Persero). “TASPEN sebagai BUMN Asuransi Sosial terbesar di Indonesia yang setiap harinya mengurus Pensiunan Aparatur Sipil Negara, sangat tergerak untuk mendukung acara vaksinasi lansia ini. Dalam gerakan ‘BUMN untuk Indonesia’, kami sangat mendukung upaya pemerintah, khususnya Kementerian BUMN untuk memvaksinasikan sebanyak-banyaknya insan Indonesia. Terutama, kaum lansia yang rentan terhadap risiko terpapar virus Corona,” jelas Direktur Utama TASPEN Antonius NS Kosasih, Selasa (9/3). [WUR]

]]> .
Sebanyak 2.500 lanjut usia (lansia) disuntik vaksin Covid-19 secara gratis oleh Keluarga Besar Kolese Kanisius Jakarta, di area sekolah Kolese Kanisius, Jalan Menteng Raya Nomor 64, Jakarta Pusat. penyuntikan dilakukan Senin (8/3) hingga Sabtu (13/3).

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyambut baik penyuntikan vaksin ini. “Penyelenggaraan di sini berjalan baik. Saya meminta agar hal yang baik di sini perlu direplikasi di tempat lain. Misalnya, penggunaan sistem barcode untuk pendaftaran dan pendataan peserta,” ujar BGS, sapaan Budi, saat menyaksikan pelaksanaan penyuntikan vaksin di hari kedua, Selasa (9/3).

Vaksinasi gratis bagi para lansia ini sebagai salah satu langkah gotong royong yang amat penting guna mengakhiri pandemi Covid-19. Para lansia yang ber-KTP DKI Jakarta dari berbagai kalangan boleh divaksin di sini. Pendaftaran dilakukan secara online melalui www.kanisiusvaksin.care. 

“Untuk warga DKI yang memiliki KTP DKI Jakarta dan berusia di atas 60 tahun, silakan mendaftarkan diri. Setiap harinya kami targetkan 500 warga yang akan divaksin. Kami mohon maaf tidak akan melayani mereka yang datang ke lokasi tanpa melakukan pendaftaran online sebelumnya,” ujar Ketua Umum Alumni Kanisius Menteng 64 (AM64) Irlan Suud, di Jakarta, Selasa (8/2). 

Vaksinasi bagi warga lansia dilaksanakan oleh gabungan Gugus Tugas Vaksinasi Keluarga Besar Kolese Kanisius yang terdiri dari AM64, Alumni Kanisius Angkatan 96 sebagai panitia pelaksana, Canisius College Alumni Day (CCAD) 2021, dan Perhimpunan Alumni Kolese Kanisius Jakarta (PAKKJ). 

Irlan menuturkan, program ini berawal dari diskusi internal AM64 dalam membahas peran serta yang bisa dilakukan organisasinya dalam kaitannya dengan upaya pemerintah mengatasi penularan virus Corona yang terus meningkat. “Kami mencermati dari dekat langkah pemerintah menanggulangi pandemi Covid-19 dan kami mendukung vaksinasi sebagai cara penting mengatasi wabah ini,” tambahnya. 

Atas dasar itu, lanjut Irlan, AM64 memutuskan menjadikan program mendukung vaksinasi Covid-19 sebagai fokus utama kegiatan tahun ini. “Setelah mendapat persetujuan dari pihak Kementerian Kesehatan, kami pun merangkul Keluarga Besar Kolese Kanisius, termasuk pihak sekolah Kanisius,” lanjut Irlan. 

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Kolese Kanisius. Rektor Kolese Kanisius Pater Heru Hendarto SJ mempersilahkan Gugus Tugas menggunakan seluruh area sekolah Kanisius sebagai tempat penyuntikan. Bahkan, bila diperlukan, Pater siap menjadikan sekolah Kanisius sebagai salah satu sentra vaksinasi Covid-19 untuk jangka waktu tiga bulan ke depan.

“Bagi kegiatan kemanusiaan seperti vaksinasi ini, saya selaku Rektor Kolese Kanisius langsung membuka tangan dan pintu kolese. Silakan mengadakan vaksinasi di sekolah CC (Canisius College),” ucanya.

Dukungan juga datang dari di luar Keluarga Besar Kolese Kanisius. Di antaranya Dinas Kesehatan DKI Jakarta sebagai pemegang otoritas penyuntikan vaksin Covid-19 di wilayah Jakarta. Selain itu, Rumah Sakit Carolus, Jakarta, yang kini dipimpin lulusan Kolese Kanisius, JB Endrotomo, juga memberikan dukungan penuh.

Program vaksinasi ini juga didukung PT Combiphar, perusahaan Consumer Health Care lokal yang terkemuka di Indonesia. Presiden Direktur PT Combiphar, Michael Wanandi, yang merupakan alumni Kolese Kanisius 87, mengatakan, pihaknya siap menyukseskan program vaksinasi lansia itu. 

“Program ini selaras dengan komitmen Combiphar, yakni championing a healthy tomorrow, atau membangun masa depan yang sehat. Kami berharap, dengan dukungan Combiphar, program ini dapat dilaksanakan dengan lancar, aman dan nyaman untuk para lansia yang akan memperoleh vaksinasi.” kata Michael Wanandi.

Dukungan juga datang dari PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Persero) atau PT TASPEN (Persero). “TASPEN sebagai BUMN Asuransi Sosial terbesar di Indonesia yang setiap harinya mengurus Pensiunan Aparatur Sipil Negara, sangat tergerak untuk mendukung acara vaksinasi lansia ini. Dalam gerakan ‘BUMN untuk Indonesia’, kami sangat mendukung upaya pemerintah, khususnya Kementerian BUMN untuk memvaksinasikan sebanyak-banyaknya insan Indonesia. Terutama, kaum lansia yang rentan terhadap risiko terpapar virus Corona,” jelas Direktur Utama TASPEN Antonius NS Kosasih, Selasa (9/3). [WUR]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories