Usai Reses, MKD Mulai Garap Pengaduan Soal Aziz Syamsuddin

Ketua Majelis Kehormatan Dewan (MKD) DPR, Aboebakar Al Habsyi memastikan proses pemeriksaan terhadap Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin akan berlangsung terbuka dan transparan.

MKD kata Aboebakar, tidak akan intervensi dalam kasus Aziz. Ia akan memproses laporan yang masuk terkait Aziz setelah memasuki masa sidang pada 6 Mei mendatang. 

“Pemeriksaan Aziz akan dilakukan secara transparan dan terbuka,”ujar Aboebakar usai bersilaturahmi ke Markas Partai Nasdem, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (30/4).

Sekjen PKS ini mengaku, MKD telah menerima dua laporan terkait Azis Syamsuddin oleh Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakkan Hukum Indonesia dan Komite Pemantau Legislatif (Kopel), terkait adanya dugaan keterlibatan politisi Partai Golkar itu atas kasus suap Walikota Tanjung Balai M Syahrial dengan penyidik KPK, Stepanus Robin Pattuju “Sudah ada dua laporan yang masuk dan kita akan mulai selidiki pelapornya,” imbuhnya.

Kemudian, lanjut Aboebakar, MKD akan memanggil pelapor untuk dimintai keterangan dan merapikan pelaporannya secara administratif sebelum memanggil Azis.

“Tapi kan ini sudah berjalan cepat. Jadi yang menyangkut ke DPR, MKD yang akan bekerja,”jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Azis Syamsudin dilaporkan ke MKD lantaran terseret dalam pusaran suap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Stefanus Robin Pattuju. 

Pimpinan DPR ini ditengarai mempertemukan Robin dan Wali Kota Tanjungbalai M. Syahrial di rumah dinasnya. KPK telah menetapkan Robin dan Syahrial sebagai tersangka dalam dugaan suap untuk penghentian pengusutan kasus. Azis belum dapat dimintai tanggapan atas kasus yang menjerat maupun pelaporan dirinya ke MKD. [MFA]
 

]]> Ketua Majelis Kehormatan Dewan (MKD) DPR, Aboebakar Al Habsyi memastikan proses pemeriksaan terhadap Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin akan berlangsung terbuka dan transparan.

MKD kata Aboebakar, tidak akan intervensi dalam kasus Aziz. Ia akan memproses laporan yang masuk terkait Aziz setelah memasuki masa sidang pada 6 Mei mendatang. 

“Pemeriksaan Aziz akan dilakukan secara transparan dan terbuka,”ujar Aboebakar usai bersilaturahmi ke Markas Partai Nasdem, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (30/4).

Sekjen PKS ini mengaku, MKD telah menerima dua laporan terkait Azis Syamsuddin oleh Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakkan Hukum Indonesia dan Komite Pemantau Legislatif (Kopel), terkait adanya dugaan keterlibatan politisi Partai Golkar itu atas kasus suap Walikota Tanjung Balai M Syahrial dengan penyidik KPK, Stepanus Robin Pattuju “Sudah ada dua laporan yang masuk dan kita akan mulai selidiki pelapornya,” imbuhnya.

Kemudian, lanjut Aboebakar, MKD akan memanggil pelapor untuk dimintai keterangan dan merapikan pelaporannya secara administratif sebelum memanggil Azis.

“Tapi kan ini sudah berjalan cepat. Jadi yang menyangkut ke DPR, MKD yang akan bekerja,”jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Azis Syamsudin dilaporkan ke MKD lantaran terseret dalam pusaran suap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Stefanus Robin Pattuju. 

Pimpinan DPR ini ditengarai mempertemukan Robin dan Wali Kota Tanjungbalai M. Syahrial di rumah dinasnya. KPK telah menetapkan Robin dan Syahrial sebagai tersangka dalam dugaan suap untuk penghentian pengusutan kasus. Azis belum dapat dimintai tanggapan atas kasus yang menjerat maupun pelaporan dirinya ke MKD. [MFA]
 
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories