Transaksi PaDi Expo 2022 Capai Rp 15,8 M Kementerian BUMN Dorong Pertumbuhan UMKM Sebagai Kekuatan Ekonomi Nasional

Pasar Digital (PaDi) UMKM Expo 2022 yang dilaksanakan secara hybrid resmi ditutup Rabu (12/10) oleh Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury. Acara penutupan PaDi UMKM Expo 2022 tersebut dihadiri Sekretaris Kementerian BUMN, Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN, Direksi BUMN beserta para buyer group, Mitra Pengampu UMKM, serta para pelaku UMKM.

Sejak hari pembukaannya pada 28 September 2022 hingga 12 Oktober 2022, pameran PaDi UMKM Expo 2022 telah mencatatkan 4.774 transaksi dengan volume sebesar Rp 15,8 miliar. Pencapaian ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, yang tercatat 2.442 transaksi senilai Rp 12,5 miliar.

Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Loto Srinaita Ginting menyampaikan, penyelenggaraan PaDi UMKM Expo 2022 ini merupakan salah satu bentuk ikhtiar bersama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan usaha UMKM. Hal ini juga selaras dengan arahan Menteri BUMN Erick Thohir bahwa semua perlu bersama membangun UMKM yang berbasis ekonomi kerakyatan sebagai pondasi negara.

“Melalui kegiatan PaDi UMKM Expo termasuk secara offline, kita juga berupaya untuk terus meningkatkan awareness masyarakat mengenai kehadiran BUMN dalam mendukung UMKM melalui PaDi UMKM. Harapannya adalah makin banyak tercipta kolaborasi di antara berbagai stakeholders untuk terus membangun bersama ekosistem berbasis digital ini, agar manfaatnya dapat dirasakan kepada lebih banyak masyarakat khususnya UMKM,” ujar Loto, dalam keterangan yang diterima redaksi, Jumat (14/10).

Dalam sambutannya, Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury mengutarakan, BUMN sebagai agen perubahan dan agen pertumbuhan ekonomi, wajib mendukung pemberdayaan UMKM secara end to end. Mulai dari pembinaan UMKM, akses pembiayaan, sampai penyediaan market atau akses pasar bagi UMKM termasuk untuk terlibat langsung dalam rantai pasok BUMN.

“Kementerian BUMN melalui BUMN berkontribusi secara aktif dalam pengembangan UMKM melalui berbagai macam program. Salah satunya melalui program Procurement Excellence yang memiliki visi untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, dan competitiveness pengadaan BUMN melalui digitalisasi dan PaDi UMKM,” terang Pahala.

Acara yang didukung penuh PT PLN (Persero) serta kolaborasi seluruh BUMN telah terselenggara selama 15 hari, yang 5 hari di antaranya dilakukan secara offline di Sarinah. Kegiatan tersebut dirangkai dengan berbagai ragam kegiatan seperti talkshow dan webinar yang memberikan edukasi dan inspirasi bagi UMKM serta adanya hiburan yang menghadirkan Farel Prayoga dan Mahalini serta Stand Up Comedy Ridwan Remin yang memberikan kesegaran pada acara closing ceremony PaDi UMKM.■

]]> Pasar Digital (PaDi) UMKM Expo 2022 yang dilaksanakan secara hybrid resmi ditutup Rabu (12/10) oleh Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury. Acara penutupan PaDi UMKM Expo 2022 tersebut dihadiri Sekretaris Kementerian BUMN, Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN, Direksi BUMN beserta para buyer group, Mitra Pengampu UMKM, serta para pelaku UMKM.

Sejak hari pembukaannya pada 28 September 2022 hingga 12 Oktober 2022, pameran PaDi UMKM Expo 2022 telah mencatatkan 4.774 transaksi dengan volume sebesar Rp 15,8 miliar. Pencapaian ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, yang tercatat 2.442 transaksi senilai Rp 12,5 miliar.

Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Loto Srinaita Ginting menyampaikan, penyelenggaraan PaDi UMKM Expo 2022 ini merupakan salah satu bentuk ikhtiar bersama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan usaha UMKM. Hal ini juga selaras dengan arahan Menteri BUMN Erick Thohir bahwa semua perlu bersama membangun UMKM yang berbasis ekonomi kerakyatan sebagai pondasi negara.

“Melalui kegiatan PaDi UMKM Expo termasuk secara offline, kita juga berupaya untuk terus meningkatkan awareness masyarakat mengenai kehadiran BUMN dalam mendukung UMKM melalui PaDi UMKM. Harapannya adalah makin banyak tercipta kolaborasi di antara berbagai stakeholders untuk terus membangun bersama ekosistem berbasis digital ini, agar manfaatnya dapat dirasakan kepada lebih banyak masyarakat khususnya UMKM,” ujar Loto, dalam keterangan yang diterima redaksi, Jumat (14/10).

Dalam sambutannya, Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury mengutarakan, BUMN sebagai agen perubahan dan agen pertumbuhan ekonomi, wajib mendukung pemberdayaan UMKM secara end to end. Mulai dari pembinaan UMKM, akses pembiayaan, sampai penyediaan market atau akses pasar bagi UMKM termasuk untuk terlibat langsung dalam rantai pasok BUMN.

“Kementerian BUMN melalui BUMN berkontribusi secara aktif dalam pengembangan UMKM melalui berbagai macam program. Salah satunya melalui program Procurement Excellence yang memiliki visi untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, dan competitiveness pengadaan BUMN melalui digitalisasi dan PaDi UMKM,” terang Pahala.

Acara yang didukung penuh PT PLN (Persero) serta kolaborasi seluruh BUMN telah terselenggara selama 15 hari, yang 5 hari di antaranya dilakukan secara offline di Sarinah. Kegiatan tersebut dirangkai dengan berbagai ragam kegiatan seperti talkshow dan webinar yang memberikan edukasi dan inspirasi bagi UMKM serta adanya hiburan yang menghadirkan Farel Prayoga dan Mahalini serta Stand Up Comedy Ridwan Remin yang memberikan kesegaran pada acara closing ceremony PaDi UMKM.■
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories