Tragedi Kanjuruhan, DPR Minta Semua Pihak Berempati Kepada Korban

Anggota DPR Rahmad Handoyo mengatakan, saat ini keluarga para korban tragedi Kanjuruhan, baik dari pihak supporter maupun dari kepolisian, membutuhkan perhatian dari semua anak bangsa.

Karena itu, politisi PDI Perjuangan ini menghimbau untuk saat ini biarlah semua pihak fokus menolong para korban dan keluarganya yang sedang berduka.

Menurutnya mereka sedang berduka, baik korban luka serta keluarga besar korban yang meninggal dunia. Mereka saat ini membutuhkan simpati dan empati.

“Mari kita fokus untuk berbuat sesuatu guna meringankan beban duka mereka. Jangan biarkan mereka sendiri karena duka mereka adalah duka kita semua,” ujar Handoyo kepada RM.id di Jakarta, Senin (3/10).

Handoyo menambahkan, pihak korban dan keluarga yang pastinya sangat terpukul akibat kehilangan sanak saudara dalam tragedi tersebut, bagaimanapun saat ini sangat membutuhkan bantuan, baik medis maupun psikologis dari semua pihak.

“Sebagai masyarakat, kita miris, menyesalkan dan ikut berduka atas tragedi tersebut. Tapi kita harus fokus untuk bisa sedikit mengurangi beban derita para keluarga korban dengan tidak menshare gambar atau video para korban yang dapat menimbulkan tekanan dan trauma,” ujarnya.

Selanjutnya ia berharap, semua pihak harus men-support sepenuhnya tim medis, baik dari dinas kota maupun provinsi dan kementerian kesehatan bahu membahu menolong korban luka yang sedang dalam perawatan di rumah sakit, baik secara medis maupun psikologis.

 

“Saya kira para korban yang sedang dalam perawatan, khususnya yang masih anak-anak harus dibantu dari sisi konseling dengan melibatkan KPAI,” ujarnya.

Sekali lagi, kata Handoyo, tragedi Kanjuruhan yang menimbulkan luka yang mendalam bukan hanya untuk keluarga korban, bukan pula hanya untuk masyarakat Indonesia, tapi seluruh dunia ikut berduka cita.

“Mari semua pihak menyikapi tragedi ini dengan bijak. Jangan men-share cerita yang macam-macam. Jangan menyebarkan gambar atau video yang bisa menimbulkan kesedihan dan trauma kepada para korban dan keluarga,” ujarnya. 

Lebih lanjut Handoyo mengatakan masyarakat juga harus bersabar menunggu investigasi yang akan dilakukan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) dari tragedi Kanjuruhan.

Dikatakan, kurang baik juga bila saat ini bereaksi terlalu keras atas tragedi ini. Apalagi saling menyalahkan.

“Kita mengapresiasi atensi Presiden Jokowi terhadap tragedi ini. Kita juga mendukung dan mempercayakan sepenuhnya pengungkapan tragedi ini kepada TGIPF yang akan dipimpin Menkopolhukam Mahfud MD, ” ujarnya.

Menurutnya, tragedi Kanjuruhan memang harus diinvestigasi, mulai dari persiapan, kemudian bagaimana teknis di hari H-nya, hingga penyebab terjadinya tragedi tersebut.a

“Lalu sanksi apa yang akan diberikan FIFA menyusul tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang ini,  merupakan pelajaran mahal buat persepakbolaan di Tanah Air,” ujarnya 

Ia berharap apa yang terjadi di Konjuran bisa disampaikan kepada FIFA secara utuh. Sebab menurutnya kenyataan pahit ini bisa menjadi pembelajaran. ■

]]> Anggota DPR Rahmad Handoyo mengatakan, saat ini keluarga para korban tragedi Kanjuruhan, baik dari pihak supporter maupun dari kepolisian, membutuhkan perhatian dari semua anak bangsa.

Karena itu, politisi PDI Perjuangan ini menghimbau untuk saat ini biarlah semua pihak fokus menolong para korban dan keluarganya yang sedang berduka.

Menurutnya mereka sedang berduka, baik korban luka serta keluarga besar korban yang meninggal dunia. Mereka saat ini membutuhkan simpati dan empati.

“Mari kita fokus untuk berbuat sesuatu guna meringankan beban duka mereka. Jangan biarkan mereka sendiri karena duka mereka adalah duka kita semua,” ujar Handoyo kepada RM.id di Jakarta, Senin (3/10).

Handoyo menambahkan, pihak korban dan keluarga yang pastinya sangat terpukul akibat kehilangan sanak saudara dalam tragedi tersebut, bagaimanapun saat ini sangat membutuhkan bantuan, baik medis maupun psikologis dari semua pihak.

“Sebagai masyarakat, kita miris, menyesalkan dan ikut berduka atas tragedi tersebut. Tapi kita harus fokus untuk bisa sedikit mengurangi beban derita para keluarga korban dengan tidak menshare gambar atau video para korban yang dapat menimbulkan tekanan dan trauma,” ujarnya.

Selanjutnya ia berharap, semua pihak harus men-support sepenuhnya tim medis, baik dari dinas kota maupun provinsi dan kementerian kesehatan bahu membahu menolong korban luka yang sedang dalam perawatan di rumah sakit, baik secara medis maupun psikologis.

 

“Saya kira para korban yang sedang dalam perawatan, khususnya yang masih anak-anak harus dibantu dari sisi konseling dengan melibatkan KPAI,” ujarnya.

Sekali lagi, kata Handoyo, tragedi Kanjuruhan yang menimbulkan luka yang mendalam bukan hanya untuk keluarga korban, bukan pula hanya untuk masyarakat Indonesia, tapi seluruh dunia ikut berduka cita.

“Mari semua pihak menyikapi tragedi ini dengan bijak. Jangan men-share cerita yang macam-macam. Jangan menyebarkan gambar atau video yang bisa menimbulkan kesedihan dan trauma kepada para korban dan keluarga,” ujarnya. 

Lebih lanjut Handoyo mengatakan masyarakat juga harus bersabar menunggu investigasi yang akan dilakukan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) dari tragedi Kanjuruhan.

Dikatakan, kurang baik juga bila saat ini bereaksi terlalu keras atas tragedi ini. Apalagi saling menyalahkan.

“Kita mengapresiasi atensi Presiden Jokowi terhadap tragedi ini. Kita juga mendukung dan mempercayakan sepenuhnya pengungkapan tragedi ini kepada TGIPF yang akan dipimpin Menkopolhukam Mahfud MD, ” ujarnya.

Menurutnya, tragedi Kanjuruhan memang harus diinvestigasi, mulai dari persiapan, kemudian bagaimana teknis di hari H-nya, hingga penyebab terjadinya tragedi tersebut.a

“Lalu sanksi apa yang akan diberikan FIFA menyusul tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang ini,  merupakan pelajaran mahal buat persepakbolaan di Tanah Air,” ujarnya 

Ia berharap apa yang terjadi di Konjuran bisa disampaikan kepada FIFA secara utuh. Sebab menurutnya kenyataan pahit ini bisa menjadi pembelajaran. ■
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories