Total Kasus Harian 5.363, Jawa Barat Nyalip DKI Lagi .

Jawa Barat kembali menyalip DKI Jakarta di peringkat teratas provinsi penyumbang kasus Covid terbanyak pada Jumat (16/4), dengan angka 998, dari total kasus harian yang berjumlah 5.363. 

Kemarin, provinsi yang dipimpin Ridwan Kamil itu bercokol di peringkat dua dengan total kasus 1.216.

Empat provinsi lain yang masuk dalam daftar kontributor terbanyak kasus Covid pada hari ini adalah DKI Jakarta (979), Jawa Tengah (669) Jawa Timur (290), dan Riau (235).

Sedangkan lima provinsi yang melaporkan kasus Covid paling sedikit adalah Sulawesi Utara dan Sulawesi Tenggara yang sama-sama melaporkan 6 kasus, Maluku (5),Sulawesi Barat (4), dan Maluku Utara (2). 

Penambahan jumlah kasus harian sebanyak 5.363 pada hari ini, mengatrol total kasus terkonfirmasi hingga nyaris 1,6 juta. Persisnya, 1.594.722. 

Kasus baru sebanyak 5.363 itu, diperoleh dari hasil pengujian terhadap 73.406 spesimen (46.247 via PCR, 389 via tes cepat molekuler (TCM), dan 26.770 via antigen).

Sedangkan total orang dites berjumlah 50.098 (26.658 via PCR, 364 via TCM, dan 23.076 via antigen).

Dari data tersebut, dapat diperoleh nilai positivity rate sebesar 10,70 persen. Angka ini melebihi 2 kali lipat standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang menetapkan angka maksimal 5 persen untuk batas tertinggi positivity rate yang ideal.

Artinya, situasi Covid di Tanah Air masih belum aman. Masih terjadi penularan Covid yang masif di tengah masyarakat.

Dari total kasus terkonfirmasi, tercatat 107.297 kasus aktif atau pasien dalam perawatan. Turun 735 orang dibanding kemarin.

Untuk kasus sembuh, dilaporkan bertambah 5.975. Sehingga, totalnya menjadi 1.444.229 dengan tingkat kesembuhan 90,4 persen.

Sementara untuk kasus suspek, angkanya bergeser dari semula 58.328 menjadi 58.999. Sedangkan kasus kematian akibat Covid, bertambah 167 orang menjadi 43.073 dengan tingkat kematian 2,7 persen.

Agar situasi tak semakin bertambah buruk, seluruh lapisan masyarakat harus meningkatkan kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan 5M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas yang tak perlu).

Jangan mentang-mentang sudah divaksin, lantas bebas berkegiatan tanpa mempedulikan protokol kesehatan. Vaksinasi dan protokol kesehatan merupakan paket senjata dalam melawan Covid.

Tunda dulu mudik. Sayangi diri dan keluarga Anda. Cobalah berempati dengan tenaga medis, yang berada di garda terdepan penanganan Covid. Ringankan sedikit beban mereka. [HES]

 

]]> .
Jawa Barat kembali menyalip DKI Jakarta di peringkat teratas provinsi penyumbang kasus Covid terbanyak pada Jumat (16/4), dengan angka 998, dari total kasus harian yang berjumlah 5.363. 

Kemarin, provinsi yang dipimpin Ridwan Kamil itu bercokol di peringkat dua dengan total kasus 1.216.

Empat provinsi lain yang masuk dalam daftar kontributor terbanyak kasus Covid pada hari ini adalah DKI Jakarta (979), Jawa Tengah (669) Jawa Timur (290), dan Riau (235).

Sedangkan lima provinsi yang melaporkan kasus Covid paling sedikit adalah Sulawesi Utara dan Sulawesi Tenggara yang sama-sama melaporkan 6 kasus, Maluku (5),Sulawesi Barat (4), dan Maluku Utara (2). 

Penambahan jumlah kasus harian sebanyak 5.363 pada hari ini, mengatrol total kasus terkonfirmasi hingga nyaris 1,6 juta. Persisnya, 1.594.722. 

Kasus baru sebanyak 5.363 itu, diperoleh dari hasil pengujian terhadap 73.406 spesimen (46.247 via PCR, 389 via tes cepat molekuler (TCM), dan 26.770 via antigen).

Sedangkan total orang dites berjumlah 50.098 (26.658 via PCR, 364 via TCM, dan 23.076 via antigen).

Dari data tersebut, dapat diperoleh nilai positivity rate sebesar 10,70 persen. Angka ini melebihi 2 kali lipat standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang menetapkan angka maksimal 5 persen untuk batas tertinggi positivity rate yang ideal.

Artinya, situasi Covid di Tanah Air masih belum aman. Masih terjadi penularan Covid yang masif di tengah masyarakat.

Dari total kasus terkonfirmasi, tercatat 107.297 kasus aktif atau pasien dalam perawatan. Turun 735 orang dibanding kemarin.

Untuk kasus sembuh, dilaporkan bertambah 5.975. Sehingga, totalnya menjadi 1.444.229 dengan tingkat kesembuhan 90,4 persen.

Sementara untuk kasus suspek, angkanya bergeser dari semula 58.328 menjadi 58.999. Sedangkan kasus kematian akibat Covid, bertambah 167 orang menjadi 43.073 dengan tingkat kematian 2,7 persen.

Agar situasi tak semakin bertambah buruk, seluruh lapisan masyarakat harus meningkatkan kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan 5M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas yang tak perlu).

Jangan mentang-mentang sudah divaksin, lantas bebas berkegiatan tanpa mempedulikan protokol kesehatan. Vaksinasi dan protokol kesehatan merupakan paket senjata dalam melawan Covid.

Tunda dulu mudik. Sayangi diri dan keluarga Anda. Cobalah berempati dengan tenaga medis, yang berada di garda terdepan penanganan Covid. Ringankan sedikit beban mereka. [HES]

 
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories