Tolak Interpelasi NasDem Ajak PSI Dan PDIP Dukung Formula E Untuk Pemulihan Ekonomi .

Aksi penolakan interpelasi terhadap Gubernur DKI Jakarta, Anie Baswedan terus menguat. 

Salah satunya dari Partai NasDem. Politisi Partai Nasional Demokrat, Bestari Barus menyebut interpelasi yang digalang oleh Partai Demokrasi Perjuangan (PDIP) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) hanya membuat kegaduhan saja. 

Kedua partai ini sebaiknya mendukung dan membantu pelaksanaan ajang balap Formula E agar ekonomi Jakarta kembali pulih di tengah pandemi Covid-19.

“Interpelasi adalah hak anggota DPRD yang tercantum dalam tata tertib dewan, namun ada hal yang aneh menurut saya, Interpelasi ini masuk kategori memalukan, interpelasi ini hanya membuat kegaduhan tak penting karena materi yang mau diinterpelasi ini justru menguntungkan Jakarta di kancah internasional dan dapat menggerakkan ekonomi yang seharusnya didukung seluruh anggota DPRD,” ujar Bestari dalam keteranganya, Jumat (27/8)

Pernyataan Bestari ini didasarkan oleh beberapa pertimbangan, pertama adalah keberhasilan Pemprov DKI Jakarta beserta Forkompinda dan seluruh masyarakatnya untuk mengendalikan pandemi. Di mana, meskipun Jakarta sempat mengalami lonjakan kasus pada Juli, namun tak sampai sebulan angka tersebut turun drastis.

“Apa yang dilakukan Gubernur Anies dan jajarannya bersama masyarakat Jakarta untuk mengendalikan pandemi berjalan baik sekali, sehingga kondisi pandemi sekarang semakin terkendali, karena tingkat penularannya turun dan kesembuhannya naik luar biasa, vaksinasinya digenjot sampai angkanya 9 juta lebih, artinya pengendalian wabah ini juga telah berhasil melindungi masyarakat Jakarta, dan itu rata-rata wong cilik,” jelasnya

Bestari melanjutkan, bahwa apa yang dikerjakan Gubernur DKI Jakarta untuk menggelar Formula E adalah bentuk dari mempromosikan Jakarta sebagai kota aman yang pandeminya terkendali serta sejajar dengan kota-kota besar di dunia, seperti halnya New York, Tokyo, London dan lain sebagainya.

“Pemprov DKI melakukan upaya percepatan bukan hanya pelayanan kesehatan, tapi membuka mata dunia bahwa Jakarta aman, silahkan datanglah ke Jakarta karena pandeminya terkendali secara luar biasa, indikatornya adalah dalam waktu yang amat cepat seluruh jajaran dan masyarakat berhasil menurunkan kasus aktif dan lain sebagainya,” tambahnya.

Namun, dua pertimbangan tersebut menurut Bestari nampaknya tak dilihat oleh para anggota dewan yang mengajukan interpelasi sehingga amat aneh, ketika Jakarta sedang ingin menunjukkan kebangkitannya tetapi malah dihalangi oleh wakil rakyatnya.

Oleh karena itu, Bestari memberikan saran, agar interpelasi ini tak menjadi masalah yang larut dan malah menghalangi kebangkitan Jakarta, maka Gubernur DKI Jakarta dan DPRD justru harus lebih mempersiapkan bagaimana para atlet dan seluruh peserta Formula E yang datang ke ibu kota dalam kondisi aman sekaligus memastikan roda perekonomian di Jakarta bergerak melalui event internasional ini.

“Sebaiknya DPRD dari fraksi mana saja memberikan dukungan lebih besar lagi terhadap gubernur untuk mengentaskan masalah Covid-19, meningkatkan ekonomi rakyat dengan menjalankan project besar salah satunya melalui Formula E, di mana akan membuka pasar, bagi para UMKM kita untuk show off di mata dunia melalui event ini,” paparnya. [MFA]

]]> .
Aksi penolakan interpelasi terhadap Gubernur DKI Jakarta, Anie Baswedan terus menguat. 

Salah satunya dari Partai NasDem. Politisi Partai Nasional Demokrat, Bestari Barus menyebut interpelasi yang digalang oleh Partai Demokrasi Perjuangan (PDIP) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) hanya membuat kegaduhan saja. 

Kedua partai ini sebaiknya mendukung dan membantu pelaksanaan ajang balap Formula E agar ekonomi Jakarta kembali pulih di tengah pandemi Covid-19.

“Interpelasi adalah hak anggota DPRD yang tercantum dalam tata tertib dewan, namun ada hal yang aneh menurut saya, Interpelasi ini masuk kategori memalukan, interpelasi ini hanya membuat kegaduhan tak penting karena materi yang mau diinterpelasi ini justru menguntungkan Jakarta di kancah internasional dan dapat menggerakkan ekonomi yang seharusnya didukung seluruh anggota DPRD,” ujar Bestari dalam keteranganya, Jumat (27/8)

Pernyataan Bestari ini didasarkan oleh beberapa pertimbangan, pertama adalah keberhasilan Pemprov DKI Jakarta beserta Forkompinda dan seluruh masyarakatnya untuk mengendalikan pandemi. Di mana, meskipun Jakarta sempat mengalami lonjakan kasus pada Juli, namun tak sampai sebulan angka tersebut turun drastis.

“Apa yang dilakukan Gubernur Anies dan jajarannya bersama masyarakat Jakarta untuk mengendalikan pandemi berjalan baik sekali, sehingga kondisi pandemi sekarang semakin terkendali, karena tingkat penularannya turun dan kesembuhannya naik luar biasa, vaksinasinya digenjot sampai angkanya 9 juta lebih, artinya pengendalian wabah ini juga telah berhasil melindungi masyarakat Jakarta, dan itu rata-rata wong cilik,” jelasnya

Bestari melanjutkan, bahwa apa yang dikerjakan Gubernur DKI Jakarta untuk menggelar Formula E adalah bentuk dari mempromosikan Jakarta sebagai kota aman yang pandeminya terkendali serta sejajar dengan kota-kota besar di dunia, seperti halnya New York, Tokyo, London dan lain sebagainya.

“Pemprov DKI melakukan upaya percepatan bukan hanya pelayanan kesehatan, tapi membuka mata dunia bahwa Jakarta aman, silahkan datanglah ke Jakarta karena pandeminya terkendali secara luar biasa, indikatornya adalah dalam waktu yang amat cepat seluruh jajaran dan masyarakat berhasil menurunkan kasus aktif dan lain sebagainya,” tambahnya.

Namun, dua pertimbangan tersebut menurut Bestari nampaknya tak dilihat oleh para anggota dewan yang mengajukan interpelasi sehingga amat aneh, ketika Jakarta sedang ingin menunjukkan kebangkitannya tetapi malah dihalangi oleh wakil rakyatnya.

Oleh karena itu, Bestari memberikan saran, agar interpelasi ini tak menjadi masalah yang larut dan malah menghalangi kebangkitan Jakarta, maka Gubernur DKI Jakarta dan DPRD justru harus lebih mempersiapkan bagaimana para atlet dan seluruh peserta Formula E yang datang ke ibu kota dalam kondisi aman sekaligus memastikan roda perekonomian di Jakarta bergerak melalui event internasional ini.

“Sebaiknya DPRD dari fraksi mana saja memberikan dukungan lebih besar lagi terhadap gubernur untuk mengentaskan masalah Covid-19, meningkatkan ekonomi rakyat dengan menjalankan project besar salah satunya melalui Formula E, di mana akan membuka pasar, bagi para UMKM kita untuk show off di mata dunia melalui event ini,” paparnya. [MFA]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories