TNI AD Kukuhkan 221 Kowad Prasis Dikmaba

Komandan Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Darat (Kodiklatad), Letjen TNI Putranto bersyukur, usai 221 Prajurit Siswa Pendidikan Pertama Bintara (Prasis Dikmaba) TNI AD Wanita Tahun Anggaran 2020 dilantik sebagai abdi negara. 

Mereka disumpah untuk mengabdi, menjalankan tugas dan tanggung jawab prajurit TNI AD.⁣ Semua itu didapatkannya saat mereka menjalankan pelatihan sebelum dinyatakan bagian dari keluarga TNI AD. 

“Di minggu terakhir mereka melaksanakan latihan berganda, didahului dengan IC, latihan perorangan, kelompok, hingga ke tahap-tahap sesuai dengan program yang ada di Pusdik Kowad (Korps Wanita Angkatan Darat),” kata Putranto, Selasa (9/3). 

Ia berharap para bintara TNI AD wanita dapat berkembang di satuannya, dan tetap mengikuti pendidikan di kecabangan masing-masing sesuai hasil tes psikologi mereka.⁣ “Harapan saya ke depan mereka menjadi salah satu pilar-pilar untuk jajaran di AD,” ujarnya. 

Seperti sebelum-sebelumnya, pada proses pendidikan ini nantinya ada satu prajurit yang bakal mendapatkan predikat siswa didik terbaik. Untuk TA 2020 predikat tersebut jatuh kepada Serda (K) Nurjanah Ohorella. 

Dmengaku terkejut diumumkan sebagai penerima prestasi tersebut. Sebab tujuan Nurjanah hanya untuk belajar dan menempuh pendidikan menjadi seorang tentara wanita.⁣ “Terima kasih karena ini salah satu pencapaian terbaik, dengan hasil seperti ini bisa mengangkat derajat orang tua,” ujarnya.

Gadis yang berasal dari Ambon ini termotivasi menjadi prajurit TNI AD wanita karena melihat kedisiplinan dan loyalitas yang tinggi untuk negeri. ⁣“Bila nantinya sudah ada di kedinasan, sebagai seorang TNI harus bisa loyal itu yang paling utama dalam TNI. Benar-benar menjaga nama baik TNI agar tidak merusak citra TNI,” tutup Nurjanah. [UMM]

]]> Komandan Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Darat (Kodiklatad), Letjen TNI Putranto bersyukur, usai 221 Prajurit Siswa Pendidikan Pertama Bintara (Prasis Dikmaba) TNI AD Wanita Tahun Anggaran 2020 dilantik sebagai abdi negara. 

Mereka disumpah untuk mengabdi, menjalankan tugas dan tanggung jawab prajurit TNI AD.⁣ Semua itu didapatkannya saat mereka menjalankan pelatihan sebelum dinyatakan bagian dari keluarga TNI AD. 

“Di minggu terakhir mereka melaksanakan latihan berganda, didahului dengan IC, latihan perorangan, kelompok, hingga ke tahap-tahap sesuai dengan program yang ada di Pusdik Kowad (Korps Wanita Angkatan Darat),” kata Putranto, Selasa (9/3). 

Ia berharap para bintara TNI AD wanita dapat berkembang di satuannya, dan tetap mengikuti pendidikan di kecabangan masing-masing sesuai hasil tes psikologi mereka.⁣ “Harapan saya ke depan mereka menjadi salah satu pilar-pilar untuk jajaran di AD,” ujarnya. 

Seperti sebelum-sebelumnya, pada proses pendidikan ini nantinya ada satu prajurit yang bakal mendapatkan predikat siswa didik terbaik. Untuk TA 2020 predikat tersebut jatuh kepada Serda (K) Nurjanah Ohorella. 

Dmengaku terkejut diumumkan sebagai penerima prestasi tersebut. Sebab tujuan Nurjanah hanya untuk belajar dan menempuh pendidikan menjadi seorang tentara wanita.⁣ “Terima kasih karena ini salah satu pencapaian terbaik, dengan hasil seperti ini bisa mengangkat derajat orang tua,” ujarnya.

Gadis yang berasal dari Ambon ini termotivasi menjadi prajurit TNI AD wanita karena melihat kedisiplinan dan loyalitas yang tinggi untuk negeri. ⁣“Bila nantinya sudah ada di kedinasan, sebagai seorang TNI harus bisa loyal itu yang paling utama dalam TNI. Benar-benar menjaga nama baik TNI agar tidak merusak citra TNI,” tutup Nurjanah. [UMM]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories