Tindak Lanjuti Penetapan SNI Untuk Fon Dan Papan Tombol Aksara Nusantara Menko PMK Terbitkan Surat Rekomendasi

Menteri Koordinator Bidamg Bidang Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menerbitkan surat rekomendasi kepada Menkominfo untuk mendorong pemanfaatan hasil digitalisasi Aksara Jawa, Bali dan Sunda dengan memfasilitasi penerapannya dalam perangkat digital yang beredar di Indonesia.

Menko PMK menilai tindak lanjut tersebut selaras dengan program pengembangan, pembinaan dan pelindungan bahasa Indonesia, bahasa dan aksara daerah serta sastra.

Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Pemajuan Kebudayaan dan Prestasi Olahraga, Kemenko PMK Dudik Suhardi menyatakan bahwa digitalisasi aksara nusantara merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam pelindungan bahasa, aksara dan sastra daerah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 dan Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2014.

“Oleh karena itu, upaya ini perlu didukung oleh semua pihak. Sebagaimana arahan Bapak Menko PMK, diharapkan Kemenkominfo dapat memfasilitasi penerapan SNI Aksara Nusantara ini dalam perangkat digital yang akan digunakan di Indonesia,” ujarnya seperti dalam keterangan, Sabtu (25/12).

Mendengar hal tersebut, Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) dan para pegiat Aksara Nusantara mengaku sangat antusias dan senang karena mendapat dukungan dari Pemerintah.

 

Wakil Ketua Bidang Pengembangan Usaha, Kerjasama dan Pemasaran PANDI sekaligus Ketua Tim Konseptor Perancangan SNI Aksara Nusantara Heru Nugroho mengungkapkan kegembiraannya atas rekomendasi surat tersebut.

“Saya mewakili PANDI dan teman-teman Pegiat Aksara Nusantara sangat bahagia dan haru mendengar hal tersebut. Ini menjadi momentum yang baik bagi digitalisasi Aksara Nusantara. Semoga ke depannya Aksara Nusantara bisa diimplementasikan kedalam perangkat digital, sehingga akses penggunaannya akan lebih mudah digunakan,” tandas Heru.

Pegiat Aksara Nusantara yang juga merupakan bagian dari team pengusung Digitisasi Aksara Jawa ke UNICODE pada tahun 2007 Sudarto HS menyambut gembira kabar tersebut.

“Semoga rekomendasi Menko PMK tersebut bisa segera ditindaklanjuti untuk diimplementasikan oleh industri. Misalnya pemberitahuan ke Microsoft, Bahasa dan Aksara yang di sistem windows diperbarui atau di standarkan sesuai dengan Aksara Nusantara SNI.

Sepertinya Microsoft selain untuk Jawa yang sudah aktif, juga bersedia memasukkan tabel bahasa lain seperti : Bali, Sunda, Batak dan Aksara Nusantara lain yang belum aktif pada komputer saya,” ujar Sudarto.[SRI]

]]> Menteri Koordinator Bidamg Bidang Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menerbitkan surat rekomendasi kepada Menkominfo untuk mendorong pemanfaatan hasil digitalisasi Aksara Jawa, Bali dan Sunda dengan memfasilitasi penerapannya dalam perangkat digital yang beredar di Indonesia.

Menko PMK menilai tindak lanjut tersebut selaras dengan program pengembangan, pembinaan dan pelindungan bahasa Indonesia, bahasa dan aksara daerah serta sastra.

Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Pemajuan Kebudayaan dan Prestasi Olahraga, Kemenko PMK Dudik Suhardi menyatakan bahwa digitalisasi aksara nusantara merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam pelindungan bahasa, aksara dan sastra daerah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 dan Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2014.

“Oleh karena itu, upaya ini perlu didukung oleh semua pihak. Sebagaimana arahan Bapak Menko PMK, diharapkan Kemenkominfo dapat memfasilitasi penerapan SNI Aksara Nusantara ini dalam perangkat digital yang akan digunakan di Indonesia,” ujarnya seperti dalam keterangan, Sabtu (25/12).

Mendengar hal tersebut, Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) dan para pegiat Aksara Nusantara mengaku sangat antusias dan senang karena mendapat dukungan dari Pemerintah.

 

Wakil Ketua Bidang Pengembangan Usaha, Kerjasama dan Pemasaran PANDI sekaligus Ketua Tim Konseptor Perancangan SNI Aksara Nusantara Heru Nugroho mengungkapkan kegembiraannya atas rekomendasi surat tersebut.

“Saya mewakili PANDI dan teman-teman Pegiat Aksara Nusantara sangat bahagia dan haru mendengar hal tersebut. Ini menjadi momentum yang baik bagi digitalisasi Aksara Nusantara. Semoga ke depannya Aksara Nusantara bisa diimplementasikan kedalam perangkat digital, sehingga akses penggunaannya akan lebih mudah digunakan,” tandas Heru.

Pegiat Aksara Nusantara yang juga merupakan bagian dari team pengusung Digitisasi Aksara Jawa ke UNICODE pada tahun 2007 Sudarto HS menyambut gembira kabar tersebut.

“Semoga rekomendasi Menko PMK tersebut bisa segera ditindaklanjuti untuk diimplementasikan oleh industri. Misalnya pemberitahuan ke Microsoft, Bahasa dan Aksara yang di sistem windows diperbarui atau di standarkan sesuai dengan Aksara Nusantara SNI.

Sepertinya Microsoft selain untuk Jawa yang sudah aktif, juga bersedia memasukkan tabel bahasa lain seperti : Bali, Sunda, Batak dan Aksara Nusantara lain yang belum aktif pada komputer saya,” ujar Sudarto.[SRI]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories