Timnas Portugal Selecao Tetap Ditakuti Lawan

Grup ini bisa dibilang tidak sulit, tapi juga susah. Selain Uruguay, Korea Selatan juga merupakan tim langganan Piala Dunia. Sementara Ghana juga punya catatan baik di kompetisi ini, meski tidak selalu berpartisipasi.

Pada Piala Dunia 2018 lalu, Korea Selatan, yang dilatih Shin Tae-yong mengalahkan Jerman 2-0 dan sekaligus membuat juara 2014 tersebut tersingkir. Namun demikian, dengan materi dan pengalaman yang dimiliki, di atas kertas Portugal diunggulkan untuk lolos karena kualitasnya.

Skuad di Timnas Portugalsaat ini juga cukup mewah. SelainCristiano Ronaldo, mereka masih memiliki Ruben Dias, Joao Cancelo, Bruno Fernandes, Bernardo Silva, dan Rafael Leao. Portugal kerap tidak diperhitungkan di turnamen besar, pencapaian terbaik mereka di Piala Dunia adalah finis ditempat ketiga, dan itupun diraih pada 1966.

Akan tetapi, Portugal bisa mengejutkan ketika diremehkan. Pada Euro 2016, tak ada yang menyangka mereka bisa keluar sebagai juara. Padahal kala itu mereka lolos sebagai peringkat ketiga terbaik. Andai aturan tersebut tidak ada, maka mereka akan tersingkir.

Portugal lolos ke Piala Dunia 2022 melalui jalur play-off. Mereka tergabung di Grup A pada masa kualifikasi dan finis di urutan kedua di bawah Serbia. Dari delapan pertandingan di masa kualifikasi, Portugal mencatatkan lima kemenangan, dua imbang, dan satu kekalahan. A Selecao menyelesaikan fase grup dengan raihan 17 poin, selisih tiga angka dengan Serbia.

Pada babak semi-final  playoff Portugal bertemu dengan Turki dan menang 3-1. Kegagalan Burak Yilmaz dalam mengeksekusi penalti di menit-menit akhir turut membantu Portugal lolos ke Qatar. Kemudian pada babak final  playoff Portugal mengalahkan Makedonia Utara 2-0 berkat dua gol dari Bruno Fernandes.

Makedonia Utara datang ke laga ini dengan bermodalkan kemenangan melawan Italia, tetapi mereka tidak bisa memberikan ancaman selama pertandingan kepada Portugal. Kemenangan tersebut cukup untuk meloloskan Ronaldo dan kawan-kawan ke Qatar 2022.

Sebagai arsitek, Fernando Santos ditunjuk sebagai pelatih Portugal pada 23 September 2014, menggantikan Paulo Bento yang dipecat karena hasil buruk. Tak butuh waktu lama untuk Santos meracik skuad Portugal menjadi sebuah tim yang mengandalkan Cristiano Ronaldo di depan dan strategi sepak bola oportunis.

 

Meski kerap dikritik karena permainan tersebut, publik dibuat bungkam ketika mereka menjuarai Euro 2016 mengalahkan tuan rumah Prancis. Seiring berjalannya waktu, beberapa pemain hebat mulai hadir dan itu memungkinkan Santos untuk merubah gaya permainan Portugalmenjadi lebih menyerang.

Di lini serang, siapa yang tidak kenal denganCristiano Ronaldo. Pemain ini sempat disebut-sebut sebagai pesepak bola terbaik di dunia bersama Lionel Messi.

Tidak banyak harus dijelaskan soal pemain yang satu ini karena publik seantero dunia sudah mengetahui betapa hebatnya kualitas seorang CR7. Ronaldo adalah salah satu pesepak bola terbaik dalam sejarah sepak bola. Berbagai gelar individu maupun tim telah ia menangkan.

Ia telah memenangkan lima gelar Ballon d’Or (2008, 2013, 2014, 2016, 2017) dan lima gelar Liga Champions (2007- 2008, 2013–2014, 2015–2016, 2016–2017, 2017–2018). Bersama Portugal, dua gelar bergengsi juga telah ia menangkan, yakni Euro 2016 dan UEFA Nations League 2018-2019.

Di usianya yang sudah menginjak 37 tahun, Ronaldo membuktikan bahwa dirinya masih bisa bersaing di level teratas. Meskipun gagal membawa Manchester United lolos ke Liga Champions, Ronaldo masih bisa berkontribusi dengan menyumbang 24 gol dari 38 pertandingan di semua ajang. Torehan tersebut menjadikannya sebagai pemain Manchester United dengan jumlah gol terbanyak musim lalu.

Portugal meraih hasil terbaiknya di Piala Dunia dengan finis diurutan ketiga pada 1966. Itu menjadi pencapaian tertinggi yang pernah mereka raih di turnamen ini. ■

]]> Grup ini bisa dibilang tidak sulit, tapi juga susah. Selain Uruguay, Korea Selatan juga merupakan tim langganan Piala Dunia. Sementara Ghana juga punya catatan baik di kompetisi ini, meski tidak selalu berpartisipasi.

Pada Piala Dunia 2018 lalu, Korea Selatan, yang dilatih Shin Tae-yong mengalahkan Jerman 2-0 dan sekaligus membuat juara 2014 tersebut tersingkir. Namun demikian, dengan materi dan pengalaman yang dimiliki, di atas kertas Portugal diunggulkan untuk lolos karena kualitasnya.

Skuad di Timnas Portugalsaat ini juga cukup mewah. SelainCristiano Ronaldo, mereka masih memiliki Ruben Dias, Joao Cancelo, Bruno Fernandes, Bernardo Silva, dan Rafael Leao. Portugal kerap tidak diperhitungkan di turnamen besar, pencapaian terbaik mereka di Piala Dunia adalah finis ditempat ketiga, dan itupun diraih pada 1966.

Akan tetapi, Portugal bisa mengejutkan ketika diremehkan. Pada Euro 2016, tak ada yang menyangka mereka bisa keluar sebagai juara. Padahal kala itu mereka lolos sebagai peringkat ketiga terbaik. Andai aturan tersebut tidak ada, maka mereka akan tersingkir.

Portugal lolos ke Piala Dunia 2022 melalui jalur play-off. Mereka tergabung di Grup A pada masa kualifikasi dan finis di urutan kedua di bawah Serbia. Dari delapan pertandingan di masa kualifikasi, Portugal mencatatkan lima kemenangan, dua imbang, dan satu kekalahan. A Selecao menyelesaikan fase grup dengan raihan 17 poin, selisih tiga angka dengan Serbia.

Pada babak semi-final  playoff Portugal bertemu dengan Turki dan menang 3-1. Kegagalan Burak Yilmaz dalam mengeksekusi penalti di menit-menit akhir turut membantu Portugal lolos ke Qatar. Kemudian pada babak final  playoff Portugal mengalahkan Makedonia Utara 2-0 berkat dua gol dari Bruno Fernandes.

Makedonia Utara datang ke laga ini dengan bermodalkan kemenangan melawan Italia, tetapi mereka tidak bisa memberikan ancaman selama pertandingan kepada Portugal. Kemenangan tersebut cukup untuk meloloskan Ronaldo dan kawan-kawan ke Qatar 2022.

Sebagai arsitek, Fernando Santos ditunjuk sebagai pelatih Portugal pada 23 September 2014, menggantikan Paulo Bento yang dipecat karena hasil buruk. Tak butuh waktu lama untuk Santos meracik skuad Portugal menjadi sebuah tim yang mengandalkan Cristiano Ronaldo di depan dan strategi sepak bola oportunis.

 

Meski kerap dikritik karena permainan tersebut, publik dibuat bungkam ketika mereka menjuarai Euro 2016 mengalahkan tuan rumah Prancis. Seiring berjalannya waktu, beberapa pemain hebat mulai hadir dan itu memungkinkan Santos untuk merubah gaya permainan Portugalmenjadi lebih menyerang.

Di lini serang, siapa yang tidak kenal denganCristiano Ronaldo. Pemain ini sempat disebut-sebut sebagai pesepak bola terbaik di dunia bersama Lionel Messi.

Tidak banyak harus dijelaskan soal pemain yang satu ini karena publik seantero dunia sudah mengetahui betapa hebatnya kualitas seorang CR7. Ronaldo adalah salah satu pesepak bola terbaik dalam sejarah sepak bola. Berbagai gelar individu maupun tim telah ia menangkan.

Ia telah memenangkan lima gelar Ballon d’Or (2008, 2013, 2014, 2016, 2017) dan lima gelar Liga Champions (2007- 2008, 2013–2014, 2015–2016, 2016–2017, 2017–2018). Bersama Portugal, dua gelar bergengsi juga telah ia menangkan, yakni Euro 2016 dan UEFA Nations League 2018-2019.

Di usianya yang sudah menginjak 37 tahun, Ronaldo membuktikan bahwa dirinya masih bisa bersaing di level teratas. Meskipun gagal membawa Manchester United lolos ke Liga Champions, Ronaldo masih bisa berkontribusi dengan menyumbang 24 gol dari 38 pertandingan di semua ajang. Torehan tersebut menjadikannya sebagai pemain Manchester United dengan jumlah gol terbanyak musim lalu.

Portugal meraih hasil terbaiknya di Piala Dunia dengan finis diurutan ketiga pada 1966. Itu menjadi pencapaian tertinggi yang pernah mereka raih di turnamen ini. ■
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories