The Fed Naik, Rupiah Melesat Pagi Ini

Pagi ini nilai tukar rupiah dibuka melonjak cukup tinggi 0,48 persen ke level Rp 14.937 per dolar AS dibanding perdagangan kemarin di level Rp 15.010 per dolar AS.

Mata uang Asia lainnya mayoritas bergerak menguat terhadap dolar AS. Yen Jepang melonjak 0,83 persen, won Korea Selatan naik 0,68 persen, yuan China menguat 0,21 persen, dan ringgit Malaysia naik 0,13 persen terhadap dolar AS. 

Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya melemah 0,20 persen ke posisi 106,24. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro menguat 0,51 persen ke level Rp 15.295, terhadap poundsterling Inggris naik 0,69 persen ke level Rp 18.196, dan terhadap dolar Australia naik 0,67 persen ke level Rp 10.449.

Analis DCFX, Lukman Leong melihat, mata uang Garuda akan menguat di perdagangan pagi ini, didorong oleh statement Gubernur the Fed Jerome Powel yang tetap optimistis terhadap perekonomian Amerika Serikat (AS).

“Artinya, meski The Fed kembali menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin pada Juli 2022 ini, tak membuat dolar langsung perkasa, sehingga rupiah bisa menguat,” sebut Lukman di Jakarta, Kamis (28/7).

Bahkan ia meyakinkan bahwa rupiah berpeluang menguat oleh pelemahan dolar AS. Dari hasil pertemuan Powel mengesampingkan kemungkinan resesi namun tetap pada lajur kenaikan suku bunga.

Ia memproyeksi, nilai tukar rupiah akan bergerak di kisaran Rp 14.925 hingga Rp 15.050 per dolar AS sepanjang hari ini.

]]> Pagi ini nilai tukar rupiah dibuka melonjak cukup tinggi 0,48 persen ke level Rp 14.937 per dolar AS dibanding perdagangan kemarin di level Rp 15.010 per dolar AS.

Mata uang Asia lainnya mayoritas bergerak menguat terhadap dolar AS. Yen Jepang melonjak 0,83 persen, won Korea Selatan naik 0,68 persen, yuan China menguat 0,21 persen, dan ringgit Malaysia naik 0,13 persen terhadap dolar AS. 

Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya melemah 0,20 persen ke posisi 106,24. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro menguat 0,51 persen ke level Rp 15.295, terhadap poundsterling Inggris naik 0,69 persen ke level Rp 18.196, dan terhadap dolar Australia naik 0,67 persen ke level Rp 10.449.

Analis DCFX, Lukman Leong melihat, mata uang Garuda akan menguat di perdagangan pagi ini, didorong oleh statement Gubernur the Fed Jerome Powel yang tetap optimistis terhadap perekonomian Amerika Serikat (AS).

“Artinya, meski The Fed kembali menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin pada Juli 2022 ini, tak membuat dolar langsung perkasa, sehingga rupiah bisa menguat,” sebut Lukman di Jakarta, Kamis (28/7).

Bahkan ia meyakinkan bahwa rupiah berpeluang menguat oleh pelemahan dolar AS. Dari hasil pertemuan Powel mengesampingkan kemungkinan resesi namun tetap pada lajur kenaikan suku bunga.

Ia memproyeksi, nilai tukar rupiah akan bergerak di kisaran Rp 14.925 hingga Rp 15.050 per dolar AS sepanjang hari ini.
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories