Tetap Tinggi, Diskon PPnBM Tak Goyahkan Harga Mitsubishi Xpander Bekas .

Kebijakan diskon Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) 100 persen untuk mobil baru mulai berlaku awal Maret lalu. Mobil yang memiliki mesin 1.500 cc dan tingkat kandungan lokal dalam negeri alias TKDN 80 persen mendapatkan fasilitas ini.

Salah satunya Mitsubishi Xpander. Mobil keluarga ini mendapatkan potong mulai Rp 13 juta sampai Rp 18 juta. Tergantung modelnya.

Harga Xpander sendiri sebelum dipotong PPnBM dibanderol mulai tipe terendah Rp 237 jutaan sampai Rp 308 jutaan untuk tipe Xpander Cross Rockford Fosgate Black Edition.

Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales (MMKSI), Naoya Nakamura mengapresiasi, upaya dan langkah pemerintah Indonesia untuk menstimulasi pertumbuhan industri otomotif dan penjualan mobil di Indonesia melalui kebijakan insentif nol persen PPnBM.

“Kami akan memonitor efektifitas dan dampak dari penerapan kebijakan ini lebih lanjut terutama pada penerimaan positif dan permintaan konsumen terhadap Xpander dan Xpander Cross sebagai model yang menerima relaksasi ini termasuk kelancaran proses distribusi sesuai dengan kebutuhan konsumen,” ujarnya, Rabu (17/3).

Director of Sales & Marketing Division MMKSI, Irwan Kuncoro mengatakan, penjualan Xpander di minggu pertama Maret 2021 langsung laris manis.

“Jumlah SPK (Surat Pemesanan Kendaraan) minggu pertama Maret 2021 terjadi peningkatan yang cukup signifikan untuk Xpander, jika dibandingkan periode yang sama di Februari 2021,” katanya.

Menurut Irwan, sejauh ini antusias konsumen terhadap insentif PPnBM cukup baik untuk menggairahkan penjualan mobil di Tanah Air.

“Berdasarkan informasi yang kami terima dari dealer, respons konsumen sangat baik, oleh karena itu kami akan mengoptimalkan hal ini menjadi pemesanan dan penjualan,” sebutnya.

Lalu bagaimana dengan nasib Xpander bekas dengan adanya PPnBM nol persen ini. Pedagang mobil bekas Sumber Auto di wilayah Cileungsi-Jonggol, Jawa Barat, Julyasman mengatakan, diskon PPnBM tidak terlalu berpengaruh pada penjualan Xpander bekas. 

Menurut Julyasman, Xpander tahun muda masih dijual dengan harga pasaran Rp 220 jutaan sampai Rp 240 jutaan untuk tipe teratas.

“Mobil tahun muda tidak terlalu terdampak PPnBM karena kondisinya masih gress (bagus), masih terlindung garansi juga, dan selisih harganya masih lebih oke,” kata Julyasman seperti dikutip dari Antara, Rabu (17/3).

Lain halnya dengan mobil bekas tahun 2019 ke bawah, yang menurut dia mengalami penurunan harga sekira 5 persen. Menurut dia, Xpander seri pertama tahun 2017 dijual kisaran Rp 180 jutaan, tahun 2018 sekitar Rp 190 jutaan dan tahun 2019 bisa di atas Rp 200 juta, sesuai kondisi mobil.

Hal senada dikatakan, pedagang mobil bekas di WTC Mangga Dua, Joni Gunawan mengatakan, diskon PPnBM tidak begitu mempengaruhi harga Xpander bekas. “Memang berdampak ke penjualan, tapi tidak signifikan. Pasar mobil baru yang pasti terdampak, kami tidak terlalu,” ujar Joni.

Sementara itu mengacu pada riset internal PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) sendiri menyebutkan harga Xpander bekas perakitan 2018 dan 2017 turun masing-masing 17,1-20,3 persen, sedangkan 2019 sebesar 14,8 persen, lebih rendah dibandingkan kompetitor di segmen yang sama dengan umur satu tahun.

Lantas apa resepnya yang membuat resale value Mitsubishi Xpander terjaga? Sebelumnya, Head of After Sales & CS Operation Group PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Boediarto mengatakan, untuk menjaga resale value (harga jual kembali) kendaraan kuncinya terletak pada kualitas produk dan ketersediaan layanan purna-jual.

“Untuk memastikan fungsi dari tiap komponen yang ada dikendaraan bekerja secara normal, dibutuhkan pengecekan baik melalui perawatan berkala di bengkel resmi maupun secara mandiri oleh pengguna terhadap kendaraannya,” ungkapnya.

Dengan selalu melakukan perawatan di bengkel resmi, mobil Anda akan memiliki histori perawatan yang terdokumentasi dengan baik. Calon pembeli mobil bekas, biasanya kerap menjadikan parameter ini untuk mengukur kualitas kendaraan. 

Bahkan tak sedikit dari calon pembeli akan meminta track record dari mobil yang akan dibeli. Nah, untuk menunjang hal itu, histori servis ini bisa diakses di semua bengkel resmi oleh pemilik, jadi Anda bisa mengoptimalkan harga jual kembali dari Mitsubishi Xpander dengan cara cerdas ini. [DIT]

]]> .
Kebijakan diskon Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) 100 persen untuk mobil baru mulai berlaku awal Maret lalu. Mobil yang memiliki mesin 1.500 cc dan tingkat kandungan lokal dalam negeri alias TKDN 80 persen mendapatkan fasilitas ini.

Salah satunya Mitsubishi Xpander. Mobil keluarga ini mendapatkan potong mulai Rp 13 juta sampai Rp 18 juta. Tergantung modelnya.

Harga Xpander sendiri sebelum dipotong PPnBM dibanderol mulai tipe terendah Rp 237 jutaan sampai Rp 308 jutaan untuk tipe Xpander Cross Rockford Fosgate Black Edition.

Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales (MMKSI), Naoya Nakamura mengapresiasi, upaya dan langkah pemerintah Indonesia untuk menstimulasi pertumbuhan industri otomotif dan penjualan mobil di Indonesia melalui kebijakan insentif nol persen PPnBM.

“Kami akan memonitor efektifitas dan dampak dari penerapan kebijakan ini lebih lanjut terutama pada penerimaan positif dan permintaan konsumen terhadap Xpander dan Xpander Cross sebagai model yang menerima relaksasi ini termasuk kelancaran proses distribusi sesuai dengan kebutuhan konsumen,” ujarnya, Rabu (17/3).

Director of Sales & Marketing Division MMKSI, Irwan Kuncoro mengatakan, penjualan Xpander di minggu pertama Maret 2021 langsung laris manis.

“Jumlah SPK (Surat Pemesanan Kendaraan) minggu pertama Maret 2021 terjadi peningkatan yang cukup signifikan untuk Xpander, jika dibandingkan periode yang sama di Februari 2021,” katanya.

Menurut Irwan, sejauh ini antusias konsumen terhadap insentif PPnBM cukup baik untuk menggairahkan penjualan mobil di Tanah Air.

“Berdasarkan informasi yang kami terima dari dealer, respons konsumen sangat baik, oleh karena itu kami akan mengoptimalkan hal ini menjadi pemesanan dan penjualan,” sebutnya.

Lalu bagaimana dengan nasib Xpander bekas dengan adanya PPnBM nol persen ini. Pedagang mobil bekas Sumber Auto di wilayah Cileungsi-Jonggol, Jawa Barat, Julyasman mengatakan, diskon PPnBM tidak terlalu berpengaruh pada penjualan Xpander bekas. 

Menurut Julyasman, Xpander tahun muda masih dijual dengan harga pasaran Rp 220 jutaan sampai Rp 240 jutaan untuk tipe teratas.

“Mobil tahun muda tidak terlalu terdampak PPnBM karena kondisinya masih gress (bagus), masih terlindung garansi juga, dan selisih harganya masih lebih oke,” kata Julyasman seperti dikutip dari Antara, Rabu (17/3).

Lain halnya dengan mobil bekas tahun 2019 ke bawah, yang menurut dia mengalami penurunan harga sekira 5 persen. Menurut dia, Xpander seri pertama tahun 2017 dijual kisaran Rp 180 jutaan, tahun 2018 sekitar Rp 190 jutaan dan tahun 2019 bisa di atas Rp 200 juta, sesuai kondisi mobil.

Hal senada dikatakan, pedagang mobil bekas di WTC Mangga Dua, Joni Gunawan mengatakan, diskon PPnBM tidak begitu mempengaruhi harga Xpander bekas. “Memang berdampak ke penjualan, tapi tidak signifikan. Pasar mobil baru yang pasti terdampak, kami tidak terlalu,” ujar Joni.

Sementara itu mengacu pada riset internal PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) sendiri menyebutkan harga Xpander bekas perakitan 2018 dan 2017 turun masing-masing 17,1-20,3 persen, sedangkan 2019 sebesar 14,8 persen, lebih rendah dibandingkan kompetitor di segmen yang sama dengan umur satu tahun.

Lantas apa resepnya yang membuat resale value Mitsubishi Xpander terjaga? Sebelumnya, Head of After Sales & CS Operation Group PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Boediarto mengatakan, untuk menjaga resale value (harga jual kembali) kendaraan kuncinya terletak pada kualitas produk dan ketersediaan layanan purna-jual.

“Untuk memastikan fungsi dari tiap komponen yang ada dikendaraan bekerja secara normal, dibutuhkan pengecekan baik melalui perawatan berkala di bengkel resmi maupun secara mandiri oleh pengguna terhadap kendaraannya,” ungkapnya.

Dengan selalu melakukan perawatan di bengkel resmi, mobil Anda akan memiliki histori perawatan yang terdokumentasi dengan baik. Calon pembeli mobil bekas, biasanya kerap menjadikan parameter ini untuk mengukur kualitas kendaraan. 

Bahkan tak sedikit dari calon pembeli akan meminta track record dari mobil yang akan dibeli. Nah, untuk menunjang hal itu, histori servis ini bisa diakses di semua bengkel resmi oleh pemilik, jadi Anda bisa mengoptimalkan harga jual kembali dari Mitsubishi Xpander dengan cara cerdas ini. [DIT]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories