Terdampak Banjir, 27 Warga Kampung Melayu Dievakuasi

Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur mengevakuasi warga yang terdampak banjir di Kelurahan Cipinang Melayu, Makasar.

Hingga siang, petugas mengevakuasi 27 warga yang terdiri dari 15 orang dewasa, anak-anak sembilan dan tiga balita.

Kasudin Gulkarmat Jakarta Timur, Muchtar Zakaria yang memimpin langsung proses evakuasi menuturkan pihaknya mengerahkan lima perahu karet dan melibatkan 25 personel Gulkarmat. Petugas menyisir pemukiman warga di RW 02, 03, 04 maupun RW 13 yang terdampak banjir.

Warga yang membutuhkan bantuan, jelas Muchtar, langsung dievakuasi petugas dan dinaikkan ke perahu karet untuk selanjutnya dibawa ke lokasi pengungsian atau tempat yang dianggap aman dari banjir.

“Kita kerahkan lima perahu karet berikut dengan 25 personelnya untuk membantu warga yang terdampak banjir di Cipinang Melayu. Petugas menyisir setiap gang untuk menjangkau warga yang membutuhkan bantuan,” kata Muchtar.

Mereka langsung dibawa ke sejumlah tempat pengungsian seperti di Kampus Borobudur, kolong Tol Becakayu, depan Kampus Urindo, pos RW 04 dan sejumlah titik pengungsian lainnya.

“Evakuasi masih akan terus dilakukan guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tak diinginkan,” tandasnya. [DIR]

]]> Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur mengevakuasi warga yang terdampak banjir di Kelurahan Cipinang Melayu, Makasar.

Hingga siang, petugas mengevakuasi 27 warga yang terdiri dari 15 orang dewasa, anak-anak sembilan dan tiga balita.

Kasudin Gulkarmat Jakarta Timur, Muchtar Zakaria yang memimpin langsung proses evakuasi menuturkan pihaknya mengerahkan lima perahu karet dan melibatkan 25 personel Gulkarmat. Petugas menyisir pemukiman warga di RW 02, 03, 04 maupun RW 13 yang terdampak banjir.

Warga yang membutuhkan bantuan, jelas Muchtar, langsung dievakuasi petugas dan dinaikkan ke perahu karet untuk selanjutnya dibawa ke lokasi pengungsian atau tempat yang dianggap aman dari banjir.

“Kita kerahkan lima perahu karet berikut dengan 25 personelnya untuk membantu warga yang terdampak banjir di Cipinang Melayu. Petugas menyisir setiap gang untuk menjangkau warga yang membutuhkan bantuan,” kata Muchtar.

Mereka langsung dibawa ke sejumlah tempat pengungsian seperti di Kampus Borobudur, kolong Tol Becakayu, depan Kampus Urindo, pos RW 04 dan sejumlah titik pengungsian lainnya.

“Evakuasi masih akan terus dilakukan guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tak diinginkan,” tandasnya. [DIR]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories