Terbukti Ampuh Tekan Covid-19 Airlangga Cs Perpanjang PPKM Mikro Dari 23 Februari Sampai 8 Maret 2021 .

Pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro di Jawa dan Bali dari 23 Februari 2021 hingga 8 Maret 2021. PPKM mikro dinilai berhasil menekan penyebaran virus asal Wuhan, China itu.

Pengumuman itu sampaikan Menko Perekonomian yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto dalam konferensi secara virtual, Sabtu (20/2).

Airlangga didampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Ketua Satgas Covid-19/Kepala BNPB Letnan Jendral TNI Doni Monardo, serta Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito.

“Perpanjangan waktu diputuskan untuk dua minggu ke depan, yaitu 23 Februari sampai dengan 8 Maret 2021,” katanya.

Menurut dia, , PPKM dan PPKM mikro selama lima minggu belakangan ini terbukti menurunkan jumlah kasus aktif Covid-19 secara signifikan. Bahkan, tren kasus aktif di lima provinsi, yaitu DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur mengalami penurunan.

Selain penurunan kasus aktif dalam dua pekan terakhir di berbagai provinsi, Airlangga mengatakan tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit yang menangani Covid-19 menurun di tujuh provinsi. 

Karena itu, pemerintah memutuskan, PPKM mikro pun diperpanjang. Airlangga meminta para gubernur di tujuh provinsi di Jawa dan Bali segera menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri tentang perpanjangan PPKM mikro.

Ketua Umum Partai Golkar ini juga meminta para kepala daerah memperkuat operasionalisasi pelaksanaan PPKM mikro di desa/kelurahan dengan memantau persiapan dan pelaksanaan 3T (testing, tracing, treatment). Selain itu, menyiapkan bantuan beras dan masker dan mekanisme distribusi melalui polsek/koramil.

Kemudian, kata dia, para kepala daerah juga memetakan zonasi risiko di tingkat RT dan pendataan 3T melalui integrasi sistem. Lalu mereka melaporkan berkala ke satgas pusat via satgas daerah,” beber Airlangga. [JAR]

]]> .
Pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro di Jawa dan Bali dari 23 Februari 2021 hingga 8 Maret 2021. PPKM mikro dinilai berhasil menekan penyebaran virus asal Wuhan, China itu.

Pengumuman itu sampaikan Menko Perekonomian yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto dalam konferensi secara virtual, Sabtu (20/2).

Airlangga didampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Ketua Satgas Covid-19/Kepala BNPB Letnan Jendral TNI Doni Monardo, serta Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito.

“Perpanjangan waktu diputuskan untuk dua minggu ke depan, yaitu 23 Februari sampai dengan 8 Maret 2021,” katanya.

Menurut dia, , PPKM dan PPKM mikro selama lima minggu belakangan ini terbukti menurunkan jumlah kasus aktif Covid-19 secara signifikan. Bahkan, tren kasus aktif di lima provinsi, yaitu DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur mengalami penurunan.

Selain penurunan kasus aktif dalam dua pekan terakhir di berbagai provinsi, Airlangga mengatakan tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit yang menangani Covid-19 menurun di tujuh provinsi. 

Karena itu, pemerintah memutuskan, PPKM mikro pun diperpanjang. Airlangga meminta para gubernur di tujuh provinsi di Jawa dan Bali segera menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri tentang perpanjangan PPKM mikro.

Ketua Umum Partai Golkar ini juga meminta para kepala daerah memperkuat operasionalisasi pelaksanaan PPKM mikro di desa/kelurahan dengan memantau persiapan dan pelaksanaan 3T (testing, tracing, treatment). Selain itu, menyiapkan bantuan beras dan masker dan mekanisme distribusi melalui polsek/koramil.

Kemudian, kata dia, para kepala daerah juga memetakan zonasi risiko di tingkat RT dan pendataan 3T melalui integrasi sistem. Lalu mereka melaporkan berkala ke satgas pusat via satgas daerah,” beber Airlangga. [JAR]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories