Tembus 12.974 Kasus, Corona Di Jakarta Meledak Lagi

Setelah dua hari kasus harian Covid-19 di bawah 10 ribu, hari ini Kamis (8/7), Corona kembali meledak. Penambahan kasus positif tembus 12.974.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 41.214 spesimen.

“Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 26.789 orang dites PCR hari ini. Hasilnya kasus baru dengan hasil 12.974 positif dan 13.815 negatif,” kata Dwi dalam keterangan persnya, Kamis (8/7).

Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 5.085 orang dites, dengan hasil 1.119 positif dan 3.966 negatif. Lebih lanjut, Dwi memaparkan, target tes World Health Organization (WHO) adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu yang bukan spesimen.

Artinya target WHO untuk Jakarta minimum 10.645 orang dites per minggu. Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 171.810 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 433.134 per sejuta penduduk.

Sementara jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 2.020 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 102.082 orang yang masih dirawat atau isolasi. Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 623.277 kasus.

“Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR,” tambahnya.

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 512.085 dengan tingkat kesembuhan 82,2 persen, dan total 9.110 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,5 persen. Sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,6 persen.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 42,1 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 13,5 persen. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen.

Dwi juga menyebut, trend kasus positif aktif pada anak di bawah usia 18 tahun masih bertambah. Sebanyak 14 persen dari 12.974 kasus positif hari ini adalah anak-anak di bawah usia 18 tahun, dengan rincian, yaitu 1.413 kasus adalah anak usia 6 sampai 18 tahun dan 476 kasus adalah anak usia 0 sampai 5 tahun. Sedangkan, 9.844 kasus adalah usia 19 hingga 59 tahun dan 1.241 kasus adalah usia 60 tahun ke atas.

“Untuk itu, penting sekali bagi para orang tua agar menjaga anak-anaknya lebih ketat dan menghindari keluar rumah membawa anak-anak. Sebisa mungkin lakukan aktivitas di rumah saja bersama anak, karena kasus positif pada anak saat ini masih tinggi,” imbau Dwi.

Vaksinasi Terus Digenjot

Sementara itu, proses vaksinasi juga masih terus berlangsung. Untuk Vaksinasi Program, total dosis 1 saat ini sebanyak 5.161.695 orang (58,6 persen), dengan jumlah yang divaksin dosis 1 hari ini sebanyak 88.862 orang.

Sedangkan total dosis 2 kini mencapai 1.945.121 orang (22,1 persen), dengan jumlah yang divaksin dosis 2 hari ini sebanyak 2.209 orang.

Lebih lanjut, capaian vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun, untuk dosis 1 telah dilakukan sebanyak 4,6 persen. Sedangkan warga usia 18-59 tahun, untuk dosis 1 telah dilakukan sebanyak 57,1 persen dan vaksinasi dosis 2 sebanyak 17,8 persen.

Sementara, pada kelompok lansia, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan sebanyak 65,8 persen dan vaksinasi dosis 2 sebanyak 58,7 persen. “Sementara vaksinasi Gotong Royong, untuk dosis 1 telah diberikan kepada 100.834 orang dan dosis 2 sebanyak 39.078 orang,” pungkasnya. [FAQ]

]]> Setelah dua hari kasus harian Covid-19 di bawah 10 ribu, hari ini Kamis (8/7), Corona kembali meledak. Penambahan kasus positif tembus 12.974.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 41.214 spesimen.

“Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 26.789 orang dites PCR hari ini. Hasilnya kasus baru dengan hasil 12.974 positif dan 13.815 negatif,” kata Dwi dalam keterangan persnya, Kamis (8/7).

Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 5.085 orang dites, dengan hasil 1.119 positif dan 3.966 negatif. Lebih lanjut, Dwi memaparkan, target tes World Health Organization (WHO) adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu yang bukan spesimen.

Artinya target WHO untuk Jakarta minimum 10.645 orang dites per minggu. Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 171.810 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 433.134 per sejuta penduduk.

Sementara jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 2.020 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 102.082 orang yang masih dirawat atau isolasi. Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 623.277 kasus.

“Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR,” tambahnya.

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 512.085 dengan tingkat kesembuhan 82,2 persen, dan total 9.110 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,5 persen. Sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,6 persen.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 42,1 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 13,5 persen. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen.

Dwi juga menyebut, trend kasus positif aktif pada anak di bawah usia 18 tahun masih bertambah. Sebanyak 14 persen dari 12.974 kasus positif hari ini adalah anak-anak di bawah usia 18 tahun, dengan rincian, yaitu 1.413 kasus adalah anak usia 6 sampai 18 tahun dan 476 kasus adalah anak usia 0 sampai 5 tahun. Sedangkan, 9.844 kasus adalah usia 19 hingga 59 tahun dan 1.241 kasus adalah usia 60 tahun ke atas.

“Untuk itu, penting sekali bagi para orang tua agar menjaga anak-anaknya lebih ketat dan menghindari keluar rumah membawa anak-anak. Sebisa mungkin lakukan aktivitas di rumah saja bersama anak, karena kasus positif pada anak saat ini masih tinggi,” imbau Dwi.

Vaksinasi Terus Digenjot

Sementara itu, proses vaksinasi juga masih terus berlangsung. Untuk Vaksinasi Program, total dosis 1 saat ini sebanyak 5.161.695 orang (58,6 persen), dengan jumlah yang divaksin dosis 1 hari ini sebanyak 88.862 orang.

Sedangkan total dosis 2 kini mencapai 1.945.121 orang (22,1 persen), dengan jumlah yang divaksin dosis 2 hari ini sebanyak 2.209 orang.

Lebih lanjut, capaian vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun, untuk dosis 1 telah dilakukan sebanyak 4,6 persen. Sedangkan warga usia 18-59 tahun, untuk dosis 1 telah dilakukan sebanyak 57,1 persen dan vaksinasi dosis 2 sebanyak 17,8 persen.

Sementara, pada kelompok lansia, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan sebanyak 65,8 persen dan vaksinasi dosis 2 sebanyak 58,7 persen. “Sementara vaksinasi Gotong Royong, untuk dosis 1 telah diberikan kepada 100.834 orang dan dosis 2 sebanyak 39.078 orang,” pungkasnya. [FAQ]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories