Telkom Tingkatkan Keamanan Layanan Publik Di Ditjen Imigrasi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mendukung pengembangan digitalisasi ekosistem layanan publik Direktorat Jendral (Ditjen) Imigrasi. Hal itu disepakati saat Courtesy Visit oleh Direktur Enterprise & Business Service, Telkom Edi Witjara kepada Dirjen Imigrasi Jhoni Ginting.

Edi mengatakan, perkembangan informasi mengenai kebutuhan Information Communication Technology (ICT) guna mendukung setiap program kerja yang akan dilakukan. “Telkom siap mendukung program pemerintah khususnya revolusi digital layanan publik pada Ditjen Imigrasi,” katanya dalam keterangan resmi, Jumat (12/3).

Telkom akan menciptakan sistem pengawasan keimigrasian menggunakan Advance Passengers Information System (APIS), terutama melalui informasi mengenai identitas diri dari orang yang akan masuk kedalam wilayah NKRI.

“Mengingat pentingnya Securiport dalam optimalisasi pengawasan di tempat pemeriksaan imigrasi (TPI), kami dari Telkom akan mendukung penuh serta berperan aktif dalam optimalisasi pemanfaatan securiport, serta layanan berbasis digital di Ditjen Imigrasi,” tuturnya.

Hal ini sejalan dengan apa yang telah diresmikan Kemenkumham terkait pengukuhan revolusi digital pelayanan publik pada 11 unit pusat kerjanya.

“Penerapan teknologi informasi juga diharapkan mampu memberikan pelayanan yang efektif serta efisien terhadap masyarakat. Ini merupakan upaya transformasi pelayanan publik ke arah digital demi mempercepat dan memudahkan pelayanan,” katanya.

Menkumham Yasonna Laoly menyatakan, pelayanan publik yang prima bukan sekedar mengikuti trend global, melainkan diarahkan untuk mewujudkan good governance, yakni tata pemerintahan yang baik, transparansi serta akuntabilitas dalam proses pemerintahan.

“Hal ini akan menciptakan pengawasan keimigrasian secara dini dan lebih komprehensif yang pelaksanaannya,” pungkasnya. [DWI]
 

]]> PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mendukung pengembangan digitalisasi ekosistem layanan publik Direktorat Jendral (Ditjen) Imigrasi. Hal itu disepakati saat Courtesy Visit oleh Direktur Enterprise & Business Service, Telkom Edi Witjara kepada Dirjen Imigrasi Jhoni Ginting.

Edi mengatakan, perkembangan informasi mengenai kebutuhan Information Communication Technology (ICT) guna mendukung setiap program kerja yang akan dilakukan. “Telkom siap mendukung program pemerintah khususnya revolusi digital layanan publik pada Ditjen Imigrasi,” katanya dalam keterangan resmi, Jumat (12/3).

Telkom akan menciptakan sistem pengawasan keimigrasian menggunakan Advance Passengers Information System (APIS), terutama melalui informasi mengenai identitas diri dari orang yang akan masuk kedalam wilayah NKRI.

“Mengingat pentingnya Securiport dalam optimalisasi pengawasan di tempat pemeriksaan imigrasi (TPI), kami dari Telkom akan mendukung penuh serta berperan aktif dalam optimalisasi pemanfaatan securiport, serta layanan berbasis digital di Ditjen Imigrasi,” tuturnya.

Hal ini sejalan dengan apa yang telah diresmikan Kemenkumham terkait pengukuhan revolusi digital pelayanan publik pada 11 unit pusat kerjanya.

“Penerapan teknologi informasi juga diharapkan mampu memberikan pelayanan yang efektif serta efisien terhadap masyarakat. Ini merupakan upaya transformasi pelayanan publik ke arah digital demi mempercepat dan memudahkan pelayanan,” katanya.

Menkumham Yasonna Laoly menyatakan, pelayanan publik yang prima bukan sekedar mengikuti trend global, melainkan diarahkan untuk mewujudkan good governance, yakni tata pemerintahan yang baik, transparansi serta akuntabilitas dalam proses pemerintahan.

“Hal ini akan menciptakan pengawasan keimigrasian secara dini dan lebih komprehensif yang pelaksanaannya,” pungkasnya. [DWI]
 
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories