Teknologi Ponsel Makin Canggih, Dwimas Anggara: Bikin Film Jadi Mudah

Lewat Samsung Galaxy Movie Studio 2021, Sutradara Angga Dwimas Sasongko akan membuat film pendek spesial. Pembuatan film ini bakal dilakukan dengan menggunakan teknologi yang dibenamkan pada Galaxy S21 Ultra 5G.

“Bagi saya bukan cuma orang yang di tinggal di pusat industri, Jakarta misalnya atau daerah lain yang bisa bisa bikin film. Tapi semua orang bisa bikin film,” ungkap Angga dalam acara Samsung Galaxy Movie 2021 virtual, Rabu (24/3).

Pembuat film Fisolofi Kopi ini menilai ada hal penting dalam membuat film atau video dengan ponsel yakni ide cerita. Angga yang sudah eksis sejak 16 tahun itu menilai tantangan utama dalam membuat film adalah mencari cerita terbaik yang bisa dibagi ke orang banyak.

Bicara soal teknologi, saat ini semakin berkembang semakin memudahkan proses produksi. Apalagi, ponsel pintar saat ini memiliki kamera dan fitur-fitur yang mendukung untuk merekam video, bahkan menyunting video. “Yang penting juga, berani mencoba jangan takut gagal,” tambahnya.

Film yang akan digarap akan menyuguhkan sentuhan yang berbeda dari sebelumnya namun tetap menghadirkan karya khas Angga. “Saya tertantang untuk mengetahui lebih jauh bagaimana fitur kamera dengan teknologi 108 megapixel serta fitur Director’s View yang bisa menjadi jendela baru dalam melihat angle yang ada,” jelasnya.

Kecanggihan itu membantunya dalam mengeksplorasi lebih jauh film epic seperti apa yang dapat dinikmati. Dengan inovasi tersebut, Samsung berharap seluruh masyarakat baik social expressor, movie creator, penikmat film, hingga sineas Indonesia dapat mendapatkan pengalaman yang epic dari film pendek Galaxy Movie Studio 2021.

“Dan semakin optimis bahwa semua orang mampu membuat film pendek yang epic dengan dukungan smartphone yang ada di genggaman,” sambung IT & Mobile Marketing Director, Samsung Electronics Indonesia Miranda Warokka.

Sementara Direktur Perfilman, Musik dan Media Baru, Direktorat Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Ahmad Mahendra mendukung, langkah Samsung untuk memberi ruang siapa saja menghasilkan film. “Siapa saja memiliki kesempatan untuk memajukan industri perfilman Indonesia. Dengan memanfaatkan teknologi kita dapat beradaptasi dengan perubahan yang ada di era Better Normal dan melanjutkan karya kreatif pada perfilman Indonesia,” tandasnya. [MER]

]]> Lewat Samsung Galaxy Movie Studio 2021, Sutradara Angga Dwimas Sasongko akan membuat film pendek spesial. Pembuatan film ini bakal dilakukan dengan menggunakan teknologi yang dibenamkan pada Galaxy S21 Ultra 5G.

“Bagi saya bukan cuma orang yang di tinggal di pusat industri, Jakarta misalnya atau daerah lain yang bisa bisa bikin film. Tapi semua orang bisa bikin film,” ungkap Angga dalam acara Samsung Galaxy Movie 2021 virtual, Rabu (24/3).

Pembuat film Fisolofi Kopi ini menilai ada hal penting dalam membuat film atau video dengan ponsel yakni ide cerita. Angga yang sudah eksis sejak 16 tahun itu menilai tantangan utama dalam membuat film adalah mencari cerita terbaik yang bisa dibagi ke orang banyak.

Bicara soal teknologi, saat ini semakin berkembang semakin memudahkan proses produksi. Apalagi, ponsel pintar saat ini memiliki kamera dan fitur-fitur yang mendukung untuk merekam video, bahkan menyunting video. “Yang penting juga, berani mencoba jangan takut gagal,” tambahnya.

Film yang akan digarap akan menyuguhkan sentuhan yang berbeda dari sebelumnya namun tetap menghadirkan karya khas Angga. “Saya tertantang untuk mengetahui lebih jauh bagaimana fitur kamera dengan teknologi 108 megapixel serta fitur Director’s View yang bisa menjadi jendela baru dalam melihat angle yang ada,” jelasnya.

Kecanggihan itu membantunya dalam mengeksplorasi lebih jauh film epic seperti apa yang dapat dinikmati. Dengan inovasi tersebut, Samsung berharap seluruh masyarakat baik social expressor, movie creator, penikmat film, hingga sineas Indonesia dapat mendapatkan pengalaman yang epic dari film pendek Galaxy Movie Studio 2021.

“Dan semakin optimis bahwa semua orang mampu membuat film pendek yang epic dengan dukungan smartphone yang ada di genggaman,” sambung IT & Mobile Marketing Director, Samsung Electronics Indonesia Miranda Warokka.

Sementara Direktur Perfilman, Musik dan Media Baru, Direktorat Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Ahmad Mahendra mendukung, langkah Samsung untuk memberi ruang siapa saja menghasilkan film. “Siapa saja memiliki kesempatan untuk memajukan industri perfilman Indonesia. Dengan memanfaatkan teknologi kita dapat beradaptasi dengan perubahan yang ada di era Better Normal dan melanjutkan karya kreatif pada perfilman Indonesia,” tandasnya. [MER]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories