Teknologi MICS Penanganan Jantung Dengan Luka Sayatan Minimal

<p>Tindakan bedah jantung diperlukan untuk berbagai kelainan jantung, mulai dari kelainan pembuluh darah, katup, hingga tumor di organ jantung.</p>

<p>Kemajuan teknologi medis, kini beberapa tindakan bedah jantung dapat dilakukan secara konvensional (bedah terbuka) maupun secara <em>minimally</em> <em>invasive</em>.</p>

<p>Bedah jantung invasif minimal adalah prosedur pembedahan jantung melalui sayatan kecil di dada untuk mengakses jantung.</p>

<p>Metode ini berbeda dengan bedah jantung konvensional dimana akses jantung harus melalui sayatan besar untuk membelah tulang dada (sternotomy),&quot; ungkap Dokter Spesialis Bedah Thorax Kardiovaskular dari Heartology CardiovascularHosital Dicky Aligheri Wartono dalam keterangannya, Sabtu (15/7).</p>

<p>Selain dokter bedah jantung dan pembuluh darah yang sangat berpengalaman dan diakui kredibilitasnya baik di tingkat nasional maupun internasional, Heartology Cardiovascular Hospital memiliki layanan bedah jantung invasif minimal atau yang sering disebut MICS (Minimally Invasive Cardiac Surgery).</p>

<p>Tindakan bedah untuk katup jantung tidak lagi dengan pembedahan terbuka, namun hanya dengan sayatan kurang dari 5 centimeter di bawah dada.</p>

<p>Keunggulan yang didapatkan pasien dari operasi MICS ini adalah nilai kosmetik yang lebih baik karena luka operasi yang kecil, komplikasi yang minimal, serta lama perawatan di rumah sakit menjadi lebih singkat untuk efisiensi biaya.</p>

<p>&quot;Teknologi MICS adalah pilihan yang sangat baik untuk pasien, terutama yang mengutamakan sisi kosmetik pasca operasi tanpa mengabaikan clinical outcome yang optimal bagi pasien,&quot; ujar Marketing Director Heartology Cardiovascular Hospital? Harmeni Wijaya.</p>

<p>Harmaeni menambahkan, pasien pasca operasi MICS dapat kembali beraktivitas normal dengan lebih cepat, sehingga menghasilkan kualitas hidup yang baik bagi pasien.&nbsp;</p> <p>Tindakan bedah jantung diperlukan untuk berbagai kelainan jantung, mulai dari kelainan pembuluh darah, katup, hingga tumor di organ jantung.</p>

<p>Kemajuan teknologi medis, kini beberapa tindakan bedah jantung dapat dilakukan secara konvensional (bedah terbuka) maupun secara <em>minimally</em> <em>invasive</em>.</p>

<p>Bedah jantung invasif minimal adalah prosedur pembedahan jantung melalui sayatan kecil di dada untuk mengakses jantung.</p>

<p>Metode ini berbeda dengan bedah jantung konvensional dimana akses jantung harus melalui sayatan besar untuk membelah tulang dada (sternotomy),&quot; ungkap Dokter Spesialis Bedah Thorax Kardiovaskular dari Heartology CardiovascularHosital Dicky Aligheri Wartono dalam keterangannya, Sabtu (15/7).</p>

<p>Selain dokter bedah jantung dan pembuluh darah yang sangat berpengalaman dan diakui kredibilitasnya baik di tingkat nasional maupun internasional, Heartology Cardiovascular Hospital memiliki layanan bedah jantung invasif minimal atau yang sering disebut MICS (Minimally Invasive Cardiac Surgery).</p>

<p>Tindakan bedah untuk katup jantung tidak lagi dengan pembedahan terbuka, namun hanya dengan sayatan kurang dari 5 centimeter di bawah dada.</p>

<p>Keunggulan yang didapatkan pasien dari operasi MICS ini adalah nilai kosmetik yang lebih baik karena luka operasi yang kecil, komplikasi yang minimal, serta lama perawatan di rumah sakit menjadi lebih singkat untuk efisiensi biaya.</p>

<p>&quot;Teknologi MICS adalah pilihan yang sangat baik untuk pasien, terutama yang mengutamakan sisi kosmetik pasca operasi tanpa mengabaikan clinical outcome yang optimal bagi pasien,&quot; ujar Marketing Director Heartology Cardiovascular Hospital? Harmeni Wijaya.</p>

<p>Harmaeni menambahkan, pasien pasca operasi MICS dapat kembali beraktivitas normal dengan lebih cepat, sehingga menghasilkan kualitas hidup yang baik bagi pasien.&nbsp;</p>.

Sumber : Berita Lifestyle, Kuliner, Travel, Kesehatan, Tips .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories