Tanggapi Penetapan Kasatpres Heru Jadi Penjabat Gubernur Anies: Presiden Telah Mengambil Keputusan Terbaik

Heru Budi Hartono akhirnya ditetapkan sebagai Penjabat Gubernur DKI Jakarta. Kepala Sekretariat Presiden, Kementerian Sekretariat Negara itu dipilih dalam Rapat Tim Penilai Akhir (TPA) yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (7/10). 

Nama Heru diputuskan Presiden Jokowi setelah mendengar pertimbangan Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan anggota TPA serta menteri terkait. Heru akan menggantikan Anies Baswedan yang masa jabatannya berakhir pada 16 Oktober 2022. Dia akan menjabat hingga pemilihan kepala daerah digelar pada 2024.

Sebelumya, DPRD DKI Jakarta mengusulkan tiga nama calon Penjabat Gubernur DKI. Ketiganya: Heru Budi Hartono, Sekretaris Daerah DKI Jakarta Marullah Matali, dan Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Bahtiar Baharuddin.

Heru sudah berkecimpung di Pemprov DKI Jakarta. Dia mengawali kiprahnya sebagai Staf Khusus Wali Kota Jakarta Utara pada 1993. Tahun 2013, Heru sempat menjabat sebagai Kepala Biro, Kepala Daerah dan Kerja Sama Luar Negeri Pemprov DKI Jakarta.

Tahun 2014, ia ditunjuk oleh Jokowi untuk menjadi Wali Kota Jakarta Utara. Namun, setahun kemudian ditarik ke Pemprov DKI dan menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah. Pada 2017, nama Heru Budi Hartono semakin mentereng. Namanya sempat masuk bursa calon wakil gubernur pendamping Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengucapkan selamat kepada Heru yang ditunjuk menjadi penggantinya. Anies bersyukur Pj Gubernur Jakarta merupakan orang yang memiliki pengalaman dan pemahaman tentang Jakarta.

Anies percaya Presiden Jokowi telah mengambil keputusan dengan baik. Sejumlah aspek telah dipertimbangkan.

“Kami percaya bahwa Bapak Presiden mengambil keputusan dengan mempertimbangkan seluruh faktor yang lengkap demi kebaikan bagi masyarakat Jakarta,” kata Anies, Jumat (7/10).

Sekretaris Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) August Hamonangan mengatakan, Heru merupakan sosok yang pantas dan pas menjadi Penjabat Gubernur Jakarta. August menilai, Heru berpengalaman dan sangat mengenal kondisi Jakarta. 

Tanpa mengecilkan calon Pj lainnya yang disodorkan DPRD DKI Jakarta, kata August, untuk melanjutkan pembangunan Jakarta selama dua tahun lebih, Heru adalah pilihan terbaik. “Dia pernah menjabat sejumlah jabatan penting di Jakarta, jadi dia sangat tahu dan paham kondisi Jakarta,” kata August.

]]> Heru Budi Hartono akhirnya ditetapkan sebagai Penjabat Gubernur DKI Jakarta. Kepala Sekretariat Presiden, Kementerian Sekretariat Negara itu dipilih dalam Rapat Tim Penilai Akhir (TPA) yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (7/10). 

Nama Heru diputuskan Presiden Jokowi setelah mendengar pertimbangan Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan anggota TPA serta menteri terkait. Heru akan menggantikan Anies Baswedan yang masa jabatannya berakhir pada 16 Oktober 2022. Dia akan menjabat hingga pemilihan kepala daerah digelar pada 2024.

Sebelumya, DPRD DKI Jakarta mengusulkan tiga nama calon Penjabat Gubernur DKI. Ketiganya: Heru Budi Hartono, Sekretaris Daerah DKI Jakarta Marullah Matali, dan Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Bahtiar Baharuddin.

Heru sudah berkecimpung di Pemprov DKI Jakarta. Dia mengawali kiprahnya sebagai Staf Khusus Wali Kota Jakarta Utara pada 1993. Tahun 2013, Heru sempat menjabat sebagai Kepala Biro, Kepala Daerah dan Kerja Sama Luar Negeri Pemprov DKI Jakarta.

Tahun 2014, ia ditunjuk oleh Jokowi untuk menjadi Wali Kota Jakarta Utara. Namun, setahun kemudian ditarik ke Pemprov DKI dan menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah. Pada 2017, nama Heru Budi Hartono semakin mentereng. Namanya sempat masuk bursa calon wakil gubernur pendamping Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengucapkan selamat kepada Heru yang ditunjuk menjadi penggantinya. Anies bersyukur Pj Gubernur Jakarta merupakan orang yang memiliki pengalaman dan pemahaman tentang Jakarta.

Anies percaya Presiden Jokowi telah mengambil keputusan dengan baik. Sejumlah aspek telah dipertimbangkan.

“Kami percaya bahwa Bapak Presiden mengambil keputusan dengan mempertimbangkan seluruh faktor yang lengkap demi kebaikan bagi masyarakat Jakarta,” kata Anies, Jumat (7/10).

Sekretaris Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) August Hamonangan mengatakan, Heru merupakan sosok yang pantas dan pas menjadi Penjabat Gubernur Jakarta. August menilai, Heru berpengalaman dan sangat mengenal kondisi Jakarta. 

Tanpa mengecilkan calon Pj lainnya yang disodorkan DPRD DKI Jakarta, kata August, untuk melanjutkan pembangunan Jakarta selama dua tahun lebih, Heru adalah pilihan terbaik. “Dia pernah menjabat sejumlah jabatan penting di Jakarta, jadi dia sangat tahu dan paham kondisi Jakarta,” kata August.
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories