Tangani Pandemi Covid-19 Rektor Unsoed Puji Menko Airlangga Mau Dialog Dengan Akademisi .

Safari diskusi kampus yang diinisiasi Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) yang juga Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto diapresiasi oleh kalangan akademisi. Airlangga dinilai terbuka dan mau dialog dengan kalangan kampus terkait kebijakan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi.

Apresiasi ini disampaikan oleh Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Suwarto saat membuka safari diskusi bertema Strategi Penanggulangan Covid-19 dalam Mendorong Akselerasi Pemulihan Ekonomi Nasional di Auditorium Fakultas FISIP Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Kamis (11/2) lalu.

“Atas nama pimpinan Universitas Jenderal Soedirman, saya mengucapkan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Semoga menjadi bagian dari kontribusi kita kepada bangsa dan negara,” ujar Suwarto saat membuka diskusi yang dihadiri secara virtual oleh Menko Airlangga.

Suwarto mengatakan, diskusi ini dapat menjadi ruang berbagi dan bertukar gagasan. Sehingga menimbulkan semangat bersama untuk kembali membangkitkan ekonomi yang mampu mensejahterakan masyarakat. Terlebih, kata Suwarto, pandemi Covid-19 saat ini memberikan dampak yang luar biasa, tidak hanya pada sektor kesehatan, namun juga ekonomi di pedesaan dan usaha kecil menengah.

Di tengah dampak tersebut, Suwarto yakin ada harapan ekonomi Indonesia akan bangkit. Harapan baru itu merujuk pada data BPS yang menyebutkan pertumbuhan ekonomi Indonesia menunjukkan arah positif pada triwulan keempat tahun 2020 sebesar -2,19 persen.

“Ini suatu kebanggaan dan kesempatan bagi kita memberikan harapan bagi seluruh masyarakat Indonesia, perekonomian akan semakin baik,” tambahnya.

Oleh karena itu, jelas Suwarto, untuk pemulihan ekonomi nasional, diperlukan upaya komprehensif dengan langkah terukur,  terencana, dan mempertimbangkan semua aspek yang ada agar menghasilkan stimulus perekonomian.

“Dibutuhkan sinergi bersama di dunia usaha, industri, masyarakat, dan akademisi untuk mencari solusi tepat dan cermat bagi masyarakat. Forum dialog ini sangat penting dimana negara hadir memberikan ruang partisipasi pada semua pihak dalam permulihan dan perbaikan kesejahteraan masyarakat akibat pandemi,” tandas Suwarto.

Hal senada disampaikan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unsoed Jarot Santoso. Dia turut memberikan apresiasi karena penyelenggaraan kegiatan ini penting untuk akselerasi pemulihan ekonomi akibat pandemi.

“Saya apresiasi acara ini untuk mendorong akselerasi pemulihan ekonomi nasional, sehingga diharapkan bisa mempercepat pemulihan ekonomi, termasuk di wilayah perdesaan,” ujar Jarot.

Diskusi kampus ini, kata Jarot, penting diikuti oleh seluruh stakeholders dari mulai masyarakat, mahasiswi, hingga akademisi untuk memberikan masukan strategi penanganan Covid-19 kepada pemerintah.

“Kita semua harus mengikuti perubahan tersebut. Diharapkan dengan tetap disiplin mengikuti protokol kesehatan yang dicanangkan oleh pemerintah, maka aktivitas perekonomian akan segera pulih,” ungkapnya.

Kegiatan Safari Diskusi Kampus sebelumnya telah dilaksanakan di Universitas Islam Bandung (Unisba), Universitas Brawijaya, Universitas Lampung, dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Sosialisasi kebijakan ekonomi pemerintah dan serap aspirasi ini rencananya akan terus dilaksanakan sepanjang tahun 2021 di berbagai kampus di Indonesia. [TIF]

]]> .
Safari diskusi kampus yang diinisiasi Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) yang juga Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto diapresiasi oleh kalangan akademisi. Airlangga dinilai terbuka dan mau dialog dengan kalangan kampus terkait kebijakan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi.

Apresiasi ini disampaikan oleh Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Suwarto saat membuka safari diskusi bertema Strategi Penanggulangan Covid-19 dalam Mendorong Akselerasi Pemulihan Ekonomi Nasional di Auditorium Fakultas FISIP Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Kamis (11/2) lalu.

“Atas nama pimpinan Universitas Jenderal Soedirman, saya mengucapkan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Semoga menjadi bagian dari kontribusi kita kepada bangsa dan negara,” ujar Suwarto saat membuka diskusi yang dihadiri secara virtual oleh Menko Airlangga.

Suwarto mengatakan, diskusi ini dapat menjadi ruang berbagi dan bertukar gagasan. Sehingga menimbulkan semangat bersama untuk kembali membangkitkan ekonomi yang mampu mensejahterakan masyarakat. Terlebih, kata Suwarto, pandemi Covid-19 saat ini memberikan dampak yang luar biasa, tidak hanya pada sektor kesehatan, namun juga ekonomi di pedesaan dan usaha kecil menengah.

Di tengah dampak tersebut, Suwarto yakin ada harapan ekonomi Indonesia akan bangkit. Harapan baru itu merujuk pada data BPS yang menyebutkan pertumbuhan ekonomi Indonesia menunjukkan arah positif pada triwulan keempat tahun 2020 sebesar -2,19 persen.

“Ini suatu kebanggaan dan kesempatan bagi kita memberikan harapan bagi seluruh masyarakat Indonesia, perekonomian akan semakin baik,” tambahnya.

Oleh karena itu, jelas Suwarto, untuk pemulihan ekonomi nasional, diperlukan upaya komprehensif dengan langkah terukur,  terencana, dan mempertimbangkan semua aspek yang ada agar menghasilkan stimulus perekonomian.

“Dibutuhkan sinergi bersama di dunia usaha, industri, masyarakat, dan akademisi untuk mencari solusi tepat dan cermat bagi masyarakat. Forum dialog ini sangat penting dimana negara hadir memberikan ruang partisipasi pada semua pihak dalam permulihan dan perbaikan kesejahteraan masyarakat akibat pandemi,” tandas Suwarto.

Hal senada disampaikan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unsoed Jarot Santoso. Dia turut memberikan apresiasi karena penyelenggaraan kegiatan ini penting untuk akselerasi pemulihan ekonomi akibat pandemi.

“Saya apresiasi acara ini untuk mendorong akselerasi pemulihan ekonomi nasional, sehingga diharapkan bisa mempercepat pemulihan ekonomi, termasuk di wilayah perdesaan,” ujar Jarot.

Diskusi kampus ini, kata Jarot, penting diikuti oleh seluruh stakeholders dari mulai masyarakat, mahasiswi, hingga akademisi untuk memberikan masukan strategi penanganan Covid-19 kepada pemerintah.

“Kita semua harus mengikuti perubahan tersebut. Diharapkan dengan tetap disiplin mengikuti protokol kesehatan yang dicanangkan oleh pemerintah, maka aktivitas perekonomian akan segera pulih,” ungkapnya.

Kegiatan Safari Diskusi Kampus sebelumnya telah dilaksanakan di Universitas Islam Bandung (Unisba), Universitas Brawijaya, Universitas Lampung, dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Sosialisasi kebijakan ekonomi pemerintah dan serap aspirasi ini rencananya akan terus dilaksanakan sepanjang tahun 2021 di berbagai kampus di Indonesia. [TIF]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories