Tambah Pengetahuan Praja Soal Pemulihan Ekonomi Daerah, IPDN Undang Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka

Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) kembali menggelar stadium general sesi II, di Kampus IPDN Jatinangor, Jawa Barat, pada Kamis (24/2).

Dalam acara bertajuk “Upaya dan Inovasi Percepatan Pemulihan Ekonomi Daerah untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional” ini, IPDN mengundang empat Walikota yang dianggap sukses memimpin daerahnya.

Mereka adalah Wali Kota Makassar Ramdhan Pomanto, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo, dan Bupati Batu Bara, Zahir.

Acara ini merupakan rangkaian kegiatan pada acara dies natalis IPDN ke-66. Selain kegiatan stadium general yang dilaksanakan selama dua hari ini, IPDN juga akan melaksanakan kegiatan vaksin masal di Provinsi Jawa Tengah.

Tepatnya, di Kabupaten Batang, Kabupaten Kendal dan Kota Semarang pada tanggal 26-28 Februari 2022. Kegiatan vaksinasi masal yang bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut (AL). 

Rektor IPDN Hadi Prabowo mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan baru terkait upaya-upaya pemulihan ekonomi dan bagaimana antisipasi serta inovasi yang dilakukan pemerintah daerah dalam menyikapinya.

“Semoga ini dapat menambah insight baru bagi para praja, ASN dan audiens terkait potensi-potensi daerah dari ke-4 Walikota dan Bupati yang akan hadir di sini, juga terkait inovasi-inovasi yang dilakukan masing-masing pimpinan daerah di dalam mengahadapi pandemi Covid-19 serta upaya percepatan pemulihan ekonomi yang dilakukannya,” kata Hadi, saat memberikan sambutan, Kamis (24/2).

Diingatkannya, ekonomi merupakan hal yang penting untuk kemajuan daerah, baik kaitannya terhadap capaian RPJMD maupun kontribusi capaian target RKP, mau pun RPJMN. Kabar baiknya, saat ini capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia sudah sesuai dengan proyeksi pemerintah.

Menurut Hadi, keberhasilan Indonesia dalam pertumbuhan ekonomi sebesar 3,69 persen dipengaruhi beberapa hal. Seperti, penanganan Covid-19, tingkat partisipasi masyarakat yang tinggi di dalam penerapan protokol kesehatan (prokes) dan pelaksanaan vaksinasi.

Serta kebijakan stimulus dari pemerintah juga sinergitas beberapa otoritas di dalam pemantapan stabilitas dan percepatan pertumbuhan ekonomi.

Hal inilah yang mendasari Rektor IPDN untuk mengundang pimpinan-pimpinan daerah yang dinilai memiliki prestasi gemilang terutama dengan kaitannya terkait pertumbuhan ekonomi selama pandemi ini.

Makassar di bawah kepemimpinan Ramdhan mampu mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 4,65 persen pada tahun lalu. “Kiprahnya membangun Kota Makassar juga dapat dijadikan bahan percontohan untuk kita semua,” tuturnya. 

Sedangkan Solo, Batu Bara dan Gorontalo, masih bisa mempertahankan ekspornya di tengah pamdemi Covid-19. “Kita lihat kemampuan ekspor di Solo mencapai 15,57 persen, Batu Bara 13,71 persen dan Gorontalo 10,97 persen. Ketiga daerah ini memiliki kemampuan yang baik dalam mempertahankan ekspornya di tengah pandemi,” beber Hadi.

 

Ia juga kembali memberikan highlite terkait posisi Indonesia yang saat ini masih menduduki ranking ke-73 dari 193 negara terkait pertumbuhan ekonominya. Sedangkan dari segi daya saing bisnis, Indonesia berada di posisi 37.

“Ada kenaikan ranking dari segi daya saing, tahun 2020 kita berada di urutan ke 40 dari 64 negara, tahun ini ada di posisi 37. Kalau untuk daya saing digital kita ada di urutan ke-53,” ungkapnya. 

Pada kesempatan ini Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo memaparkan terkait desain skenario massa Covid-19 yang diimplementasikan di daerahnya, yakni pemulihan ekonomi dengan cara pertanian terpadu dan UMKM, pengembangan kesehatan serta transformasi birokrasi/pemerintahan transformatif.

Sedangkan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka yang hadir secara daring menyampaikan upaya-upaya yang telah dilakukan oleh pemkot dalam rangka meningkatkan pemulihan ekonomi.

Kota Solo kata dia, terus bergerak membentuk kota tangguh yang berbasis kearifan dan potensi lokal, kebut vaksinasi dan kebut pemulihan ekonomi menjadi prioritas. Kebut vaksinasi dilakukan melalui berbagai kerja sama dengan organisasi kemasyarakatan, TNI, Polri dan lain sebagainya. 

Percepatan vaksinasi, pemasifan testing, tracing dan treatment serta pemberdayaan masyarakat diharapkan mampu membentuk herd immunity yang tentunya akan berdampak kepada pemulihan ekonomi. Pemkot Solo juga menggelontorkan dana bansos dari dana APBD yang dialokasikan untuk penanganan Covid.

“Selain itu pemerintah juga memberikan bantuan berupa handphone untuk membantu proses pembelajaran online dimasa pandemi. Selain itu pemkot juga meluncurkan UMKM digital dan pembayaran non tunai di 44 pasar tradisional dan modern,” ujarnya.

Tak berbeda dengan Kota Solo, Bupati Batu Bara juga menyampaikan salah satu upaya pemulihan ekonomi daerah yakni dengan membangun dan memfasilitasi UMKM daerah.

Seperti membangun Pusat Layanan Usaha Terpadu, rumah produksi bersama klaster cabai merah, memfasilitasi pemasaran produk UMKM serta menggandeng BUMDes untuk menjalin kemitraan dengan pelaku koperasi dan UMKM.

Sementara Wali Kota Makkasar memngembangkan inovasi-inovasi seperti 5.000 startup Lorong, 5.000 lorong wisata, incubator center, Makassar Virtual Economic Center, 1,5 juta QR code penduduk, 300.000 QR code rumah. [BCG]

]]> Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) kembali menggelar stadium general sesi II, di Kampus IPDN Jatinangor, Jawa Barat, pada Kamis (24/2).

Dalam acara bertajuk “Upaya dan Inovasi Percepatan Pemulihan Ekonomi Daerah untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional” ini, IPDN mengundang empat Walikota yang dianggap sukses memimpin daerahnya.

Mereka adalah Wali Kota Makassar Ramdhan Pomanto, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo, dan Bupati Batu Bara, Zahir.

Acara ini merupakan rangkaian kegiatan pada acara dies natalis IPDN ke-66. Selain kegiatan stadium general yang dilaksanakan selama dua hari ini, IPDN juga akan melaksanakan kegiatan vaksin masal di Provinsi Jawa Tengah.

Tepatnya, di Kabupaten Batang, Kabupaten Kendal dan Kota Semarang pada tanggal 26-28 Februari 2022. Kegiatan vaksinasi masal yang bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut (AL). 

Rektor IPDN Hadi Prabowo mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan baru terkait upaya-upaya pemulihan ekonomi dan bagaimana antisipasi serta inovasi yang dilakukan pemerintah daerah dalam menyikapinya.

“Semoga ini dapat menambah insight baru bagi para praja, ASN dan audiens terkait potensi-potensi daerah dari ke-4 Walikota dan Bupati yang akan hadir di sini, juga terkait inovasi-inovasi yang dilakukan masing-masing pimpinan daerah di dalam mengahadapi pandemi Covid-19 serta upaya percepatan pemulihan ekonomi yang dilakukannya,” kata Hadi, saat memberikan sambutan, Kamis (24/2).

Diingatkannya, ekonomi merupakan hal yang penting untuk kemajuan daerah, baik kaitannya terhadap capaian RPJMD maupun kontribusi capaian target RKP, mau pun RPJMN. Kabar baiknya, saat ini capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia sudah sesuai dengan proyeksi pemerintah.

Menurut Hadi, keberhasilan Indonesia dalam pertumbuhan ekonomi sebesar 3,69 persen dipengaruhi beberapa hal. Seperti, penanganan Covid-19, tingkat partisipasi masyarakat yang tinggi di dalam penerapan protokol kesehatan (prokes) dan pelaksanaan vaksinasi.

Serta kebijakan stimulus dari pemerintah juga sinergitas beberapa otoritas di dalam pemantapan stabilitas dan percepatan pertumbuhan ekonomi.

Hal inilah yang mendasari Rektor IPDN untuk mengundang pimpinan-pimpinan daerah yang dinilai memiliki prestasi gemilang terutama dengan kaitannya terkait pertumbuhan ekonomi selama pandemi ini.

Makassar di bawah kepemimpinan Ramdhan mampu mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 4,65 persen pada tahun lalu. “Kiprahnya membangun Kota Makassar juga dapat dijadikan bahan percontohan untuk kita semua,” tuturnya. 

Sedangkan Solo, Batu Bara dan Gorontalo, masih bisa mempertahankan ekspornya di tengah pamdemi Covid-19. “Kita lihat kemampuan ekspor di Solo mencapai 15,57 persen, Batu Bara 13,71 persen dan Gorontalo 10,97 persen. Ketiga daerah ini memiliki kemampuan yang baik dalam mempertahankan ekspornya di tengah pandemi,” beber Hadi.

 

Ia juga kembali memberikan highlite terkait posisi Indonesia yang saat ini masih menduduki ranking ke-73 dari 193 negara terkait pertumbuhan ekonominya. Sedangkan dari segi daya saing bisnis, Indonesia berada di posisi 37.

“Ada kenaikan ranking dari segi daya saing, tahun 2020 kita berada di urutan ke 40 dari 64 negara, tahun ini ada di posisi 37. Kalau untuk daya saing digital kita ada di urutan ke-53,” ungkapnya. 

Pada kesempatan ini Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo memaparkan terkait desain skenario massa Covid-19 yang diimplementasikan di daerahnya, yakni pemulihan ekonomi dengan cara pertanian terpadu dan UMKM, pengembangan kesehatan serta transformasi birokrasi/pemerintahan transformatif.

Sedangkan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka yang hadir secara daring menyampaikan upaya-upaya yang telah dilakukan oleh pemkot dalam rangka meningkatkan pemulihan ekonomi.

Kota Solo kata dia, terus bergerak membentuk kota tangguh yang berbasis kearifan dan potensi lokal, kebut vaksinasi dan kebut pemulihan ekonomi menjadi prioritas. Kebut vaksinasi dilakukan melalui berbagai kerja sama dengan organisasi kemasyarakatan, TNI, Polri dan lain sebagainya. 

Percepatan vaksinasi, pemasifan testing, tracing dan treatment serta pemberdayaan masyarakat diharapkan mampu membentuk herd immunity yang tentunya akan berdampak kepada pemulihan ekonomi. Pemkot Solo juga menggelontorkan dana bansos dari dana APBD yang dialokasikan untuk penanganan Covid.

“Selain itu pemerintah juga memberikan bantuan berupa handphone untuk membantu proses pembelajaran online dimasa pandemi. Selain itu pemkot juga meluncurkan UMKM digital dan pembayaran non tunai di 44 pasar tradisional dan modern,” ujarnya.

Tak berbeda dengan Kota Solo, Bupati Batu Bara juga menyampaikan salah satu upaya pemulihan ekonomi daerah yakni dengan membangun dan memfasilitasi UMKM daerah.

Seperti membangun Pusat Layanan Usaha Terpadu, rumah produksi bersama klaster cabai merah, memfasilitasi pemasaran produk UMKM serta menggandeng BUMDes untuk menjalin kemitraan dengan pelaku koperasi dan UMKM.

Sementara Wali Kota Makkasar memngembangkan inovasi-inovasi seperti 5.000 startup Lorong, 5.000 lorong wisata, incubator center, Makassar Virtual Economic Center, 1,5 juta QR code penduduk, 300.000 QR code rumah. [BCG]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories