Taliban Ancam Lancarkan “Perang Besar” terhadap AS .

Taliban memperingatkan Amerika Serikat, jika negara itu tidak menarik pasukannya dari Afghanistan hingga Mei 2021, sesuai kesepakatan Qatar, maka mereka akan melancarkan “Perang Besar” dan “Meningkatkan Bahaya Konfrontasi”.

Dikutip dari Pars Today, The Kashmir Walla (5/2/2021), Taliban di situs Al Emarah menulis ancaman ini dengan judul besar “Apa yang akan terjadi jika waktu penarikan agresor diperpanjang”.

Dalam pesannya, Taliban mengancam, jika kesepakatan Doha dibatalkan, maka hal itu akan menciptakan sebuah perang besar yang harus dipertanggung jawabkan langsung oleh Amerika.

Taliban juga menyinggung laporan Tim Studi Afghanistan (Afghanistan Study Group) di Kongres Amerika yang menyarankan agar pemerintah Joe Biden menunda waktu penarikan pasukan Amerika dari Afghanistan.

Sesuai kesepakatan Amerika dan Taliban pada 29 Februari 2020 di Qatar, pasukan Amerika harus keluar dari Afghanistan, namun sampai sekarang hal itu belum juga terlaksana. Padahal selama ini terbukti kehadiran pasukan Amerika dan NATO di Afghanistan hanya meningkatkan ketidakamanan dan pembunuhan warga sipil. [RSM]

]]> .
Taliban memperingatkan Amerika Serikat, jika negara itu tidak menarik pasukannya dari Afghanistan hingga Mei 2021, sesuai kesepakatan Qatar, maka mereka akan melancarkan “Perang Besar” dan “Meningkatkan Bahaya Konfrontasi”.

Dikutip dari Pars Today, The Kashmir Walla (5/2/2021), Taliban di situs Al Emarah menulis ancaman ini dengan judul besar “Apa yang akan terjadi jika waktu penarikan agresor diperpanjang”.

Dalam pesannya, Taliban mengancam, jika kesepakatan Doha dibatalkan, maka hal itu akan menciptakan sebuah perang besar yang harus dipertanggung jawabkan langsung oleh Amerika.

Taliban juga menyinggung laporan Tim Studi Afghanistan (Afghanistan Study Group) di Kongres Amerika yang menyarankan agar pemerintah Joe Biden menunda waktu penarikan pasukan Amerika dari Afghanistan.

Sesuai kesepakatan Amerika dan Taliban pada 29 Februari 2020 di Qatar, pasukan Amerika harus keluar dari Afghanistan, namun sampai sekarang hal itu belum juga terlaksana. Padahal selama ini terbukti kehadiran pasukan Amerika dan NATO di Afghanistan hanya meningkatkan ketidakamanan dan pembunuhan warga sipil. [RSM]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories

Generated by Feedzy