Tahun Internasional Ekonomi Kreatif 2021 Digelar Hybrid Di Tiga Negara

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menerima audiensi dari Dirjen Kerja sama Multilateral, Kementerian Luar Negeri, Febrian Alphyanto Ruddyard.
 
Pertemuan tersebut, membahas acara Tahun Internasional Ekonomi Kreatif untuk Pembangunan Berkelanjutan yang akan diadakan secara hybrid dari tiga tempat yakni Bali, Geneva dan New York.

Dalam pertemuan itu, Sandi menekankan, pentingnya ekonomi kreatif sebagai lokomotif Indonesia, dalam mewujudkan agenda tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). 

“Akan ada banyak kegiatan, acara-acara yang mengarah ke G-20. Kita akan mengambil peran sentral dan strategis karena ini memang tugas dan fungsi kita di Kemenparekraf dalam memainstream ekonomi kreatif ini,” ujar mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu dalam keterangannya, Rabu (17/2).

Sandi berjanji kementeriannya akan berpartisipasi aktif dalam upaya memainstream ekonomi kreatif. Tujuannya untuk menciptkan lapangan kerja yang berkualitas, “Ini tentang nilai tambah, juga dengan tersedianya teknologi dan digital kita bisa mengambil peran yang sangat strategis,” imbuh founder Oke-Oce itu. 

Resolusi tahun Internasional ekonomi kreatif 2021 merupakan prakarsa Indonesia. Telah diadopsi secara luas dalam Sidang Majelis Umum PBB ke-74 pada 19 Desember 2019 di New York Amerika Serikat. 

Sebagai kementerian yang memiliki tugas dan fungsi memajukan sektor ekonomi kreatif, Sandi menegaskan, Kemenparekraf akan mengambil peran sentral dalam mensukseskan tujuan resolusi tersebut. “Karena itu, Indonesia harus lebih meningkat di level internasional,” tutupnya. [UMM]

]]> Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menerima audiensi dari Dirjen Kerja sama Multilateral, Kementerian Luar Negeri, Febrian Alphyanto Ruddyard.
 
Pertemuan tersebut, membahas acara Tahun Internasional Ekonomi Kreatif untuk Pembangunan Berkelanjutan yang akan diadakan secara hybrid dari tiga tempat yakni Bali, Geneva dan New York.

Dalam pertemuan itu, Sandi menekankan, pentingnya ekonomi kreatif sebagai lokomotif Indonesia, dalam mewujudkan agenda tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). 

“Akan ada banyak kegiatan, acara-acara yang mengarah ke G-20. Kita akan mengambil peran sentral dan strategis karena ini memang tugas dan fungsi kita di Kemenparekraf dalam memainstream ekonomi kreatif ini,” ujar mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu dalam keterangannya, Rabu (17/2).

Sandi berjanji kementeriannya akan berpartisipasi aktif dalam upaya memainstream ekonomi kreatif. Tujuannya untuk menciptkan lapangan kerja yang berkualitas, “Ini tentang nilai tambah, juga dengan tersedianya teknologi dan digital kita bisa mengambil peran yang sangat strategis,” imbuh founder Oke-Oce itu. 

Resolusi tahun Internasional ekonomi kreatif 2021 merupakan prakarsa Indonesia. Telah diadopsi secara luas dalam Sidang Majelis Umum PBB ke-74 pada 19 Desember 2019 di New York Amerika Serikat. 

Sebagai kementerian yang memiliki tugas dan fungsi memajukan sektor ekonomi kreatif, Sandi menegaskan, Kemenparekraf akan mengambil peran sentral dalam mensukseskan tujuan resolusi tersebut. “Karena itu, Indonesia harus lebih meningkat di level internasional,” tutupnya. [UMM]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories