Tahun Ini, TIKI Targetkan Bisnisnya Tumbuh 25 Persen .

PT. Citra Van Titipan Kilat alias TIKI menargetkan pertumbuhan bisnisnya pada tahun ini mencapai 20-25 persen.

Hal tersebut dikatakan Direktur utama TIKI Yulina Hastuti saat konferensi pers secara virtual usai peresmian Drive Thru TIKI di TB Simatupang, Rabu (17/3).

Menurut Yulina, pada tahun ini, TIKI akan fokus mengembangkan berbagai layanan digital untuk kemudahan transaksi, dan menggarap pasar berbasis komunitas.

TIKI juga tetap konsisten meningkatkan kepemimpinan TIKI dalam keandalan distribusi, dan inovasi produk. Untuk moda transportasi, TIKI menggunakan moda transportasi darat, laut dan udara. Untuk udara sendiri, TIKI menggunakan penerbangan komersial maupun pesawat cargo charter.

Sementara pada tahun lalu, pertumbuhan bisnis TIKI mencapai 10-15 persen. Hal ini berkat konsistensi, dan kerja keras dari seluruh staf TIKI.

Menurut dia, di tengah masa pandemi, TIKI dengan cepat beradaptasi dengan berfokus pada 3 area, yaitu: ketahanan operasional melalui pemanfaatan teknologi; kemampuan beradaptasi secara cepat terhadap situasi dan kebutuhan konsumen yang terus berubah dengan cepat; keunggulan produk dan layanan yang berorientasi pada solusi bagi pelanggan serta program promosi yang agresif.

Di 2020, TIKI mengeluarkan layanan baru untuk wilayah DKI Jakarta yaitu TIKI PUTAR (Jemput Antar) untuk menjawab kebutuhan pelanggan akan instant courier dengan biaya yang kompetitif.

Kemudian, SERLOK (Seller Online Booking) sebagai program keanggotaan bagi online seller yang menawarkan berbagai kemudahan hingga promo diskon. [DIT]

]]> .
PT. Citra Van Titipan Kilat alias TIKI menargetkan pertumbuhan bisnisnya pada tahun ini mencapai 20-25 persen.

Hal tersebut dikatakan Direktur utama TIKI Yulina Hastuti saat konferensi pers secara virtual usai peresmian Drive Thru TIKI di TB Simatupang, Rabu (17/3).

Menurut Yulina, pada tahun ini, TIKI akan fokus mengembangkan berbagai layanan digital untuk kemudahan transaksi, dan menggarap pasar berbasis komunitas.

TIKI juga tetap konsisten meningkatkan kepemimpinan TIKI dalam keandalan distribusi, dan inovasi produk. Untuk moda transportasi, TIKI menggunakan moda transportasi darat, laut dan udara. Untuk udara sendiri, TIKI menggunakan penerbangan komersial maupun pesawat cargo charter.

Sementara pada tahun lalu, pertumbuhan bisnis TIKI mencapai 10-15 persen. Hal ini berkat konsistensi, dan kerja keras dari seluruh staf TIKI.

Menurut dia, di tengah masa pandemi, TIKI dengan cepat beradaptasi dengan berfokus pada 3 area, yaitu: ketahanan operasional melalui pemanfaatan teknologi; kemampuan beradaptasi secara cepat terhadap situasi dan kebutuhan konsumen yang terus berubah dengan cepat; keunggulan produk dan layanan yang berorientasi pada solusi bagi pelanggan serta program promosi yang agresif.

Di 2020, TIKI mengeluarkan layanan baru untuk wilayah DKI Jakarta yaitu TIKI PUTAR (Jemput Antar) untuk menjawab kebutuhan pelanggan akan instant courier dengan biaya yang kompetitif.

Kemudian, SERLOK (Seller Online Booking) sebagai program keanggotaan bagi online seller yang menawarkan berbagai kemudahan hingga promo diskon. [DIT]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories