Supaya Indonesia Kembali Pulih, Ayo Dukung Vaksinasi Covid-19… .

Program vaksinasi Covid-19 di Indonesia berjalan cepat. Tercatat, lebih dari 15 juta do­sis telah disuntikan kepada tenaga kesehatan (nakes), petugas publik maupun lansia.

Rinciannya, 10 juta lebih masyarakat yang menerima vaksin Covid-19 dosis pertama dan 5 juta masyarakat mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 dosis kedua.

Akun lawancovid19_id mengunggah dere­tan meme. Pertama, seorang vaksinator yang mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) baju hazmat dan masker menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada seorang pemuda. Di dalam­nya ada pernyataan “Vaksinasi Covid-19 capai 15,1 juta dosis per 11 April 2021.”

Kedua, beberapa orang lanjut usia (lansia) sedang menunggu giliran divaksin Covid- 19. Diinformasikan, sampai 11 April 2021, Indonesia telah menyuntikkan 15,1 juta dosis vaksin Covid-19 kepada tenaga kesehatan, petugas publik maupun lansia.

“Saat ini kapasitas penyuntikan dosis per hari mencapai 500 ribu kali dan Indonesia berada di posisi ke-8 dari 60 negara yang sedang melangsungkan vaksinasi Covid-19,” kata lawancovid19_id.

Akun Abdi Nuru mengaku bersyukur karena vaksinasi tahap satu dan dua sudah lebih dari 15 juta dosis. “Terus semangat, mempercepat, mendukung, dan optimis,” kata dia.

Nugie menyambung. Dia bilang, Indonesia berada di posisi sembilan besar dunia dan termasuk empat besar dunia dalam hal pe­nyuntikan yang dilakukan oleh negara bukan produsen vaksin.

“Akselerasi pendistribusian vaksin Covid-19 hingga 13 April 2021 telah mencapai 15,6 juta dosis yang telah disuntikan,” kata dia.

 

Sementara akun @IndonesiaToda12 mem­beberkan data @KemenkesRI. Dia bilang, berdasarka data tersebut, tahap pertama vaksin baru mencapai 10.377.734 orang (25,72%). Sedangkan vaksinasi tahap kedua mencapai 5.433.715 penerima (13,47%).

“Salurkan lebih dari 15 Juta dosis vaksin Covid-19, Kemenkes genjot vaksinasi lansia,” sahut Anggun Alifah.

“Ayo dukung vaksin Covid-19 untuk Indonesia kembali pulih,” ajak Willy Limy.

“Pentingnya vaksin Covid-19 dapat mem­bentuk imun dan mencegah penularan. Hal ini diharapkan akan mengakhiri pandemi,” timpal Pembela Bangsa.

Menurut Marzuki Alie, vaksinasi adalah bagian ikhtiar untuk terhindar dari Covid-19. Namun untuk menghindarkan penularan, tetap saja harus taat prokes 5M, sampai Covid mus­nah dari nusantara. “Meskipun sudah divaksin Covid-19, namun harus menjalankan protokol kesehatan,” tambah Febby6.

“Vaksin dan protokol kesehatan bagai dua sisi mata uang yang tak dapat dipisahkan, se­bagai upaya penanggulangan pandemi Covid- 19,” tandas @mediaindonesia.

@mang_ib mengatakan, target program vaksinasi adalah memberikan vaksin kepada 181,5 juta rakyat Indonesia usia di atas 18 tahun. Sehingga, pemerintah butuh 363 juta dosis, karena masing-masing butuh dua dosis ditambah 15 persen cadangan. “Total ada 426 juta dosis vaksin,” kata dia. [TIF]

]]> .
Program vaksinasi Covid-19 di Indonesia berjalan cepat. Tercatat, lebih dari 15 juta do­sis telah disuntikan kepada tenaga kesehatan (nakes), petugas publik maupun lansia.

Rinciannya, 10 juta lebih masyarakat yang menerima vaksin Covid-19 dosis pertama dan 5 juta masyarakat mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 dosis kedua.

Akun lawancovid19_id mengunggah dere­tan meme. Pertama, seorang vaksinator yang mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) baju hazmat dan masker menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada seorang pemuda. Di dalam­nya ada pernyataan “Vaksinasi Covid-19 capai 15,1 juta dosis per 11 April 2021.”

Kedua, beberapa orang lanjut usia (lansia) sedang menunggu giliran divaksin Covid- 19. Diinformasikan, sampai 11 April 2021, Indonesia telah menyuntikkan 15,1 juta dosis vaksin Covid-19 kepada tenaga kesehatan, petugas publik maupun lansia.

“Saat ini kapasitas penyuntikan dosis per hari mencapai 500 ribu kali dan Indonesia berada di posisi ke-8 dari 60 negara yang sedang melangsungkan vaksinasi Covid-19,” kata lawancovid19_id.

Akun Abdi Nuru mengaku bersyukur karena vaksinasi tahap satu dan dua sudah lebih dari 15 juta dosis. “Terus semangat, mempercepat, mendukung, dan optimis,” kata dia.

Nugie menyambung. Dia bilang, Indonesia berada di posisi sembilan besar dunia dan termasuk empat besar dunia dalam hal pe­nyuntikan yang dilakukan oleh negara bukan produsen vaksin.

“Akselerasi pendistribusian vaksin Covid-19 hingga 13 April 2021 telah mencapai 15,6 juta dosis yang telah disuntikan,” kata dia.

 

Sementara akun @IndonesiaToda12 mem­beberkan data @KemenkesRI. Dia bilang, berdasarka data tersebut, tahap pertama vaksin baru mencapai 10.377.734 orang (25,72%). Sedangkan vaksinasi tahap kedua mencapai 5.433.715 penerima (13,47%).

“Salurkan lebih dari 15 Juta dosis vaksin Covid-19, Kemenkes genjot vaksinasi lansia,” sahut Anggun Alifah.

“Ayo dukung vaksin Covid-19 untuk Indonesia kembali pulih,” ajak Willy Limy.

“Pentingnya vaksin Covid-19 dapat mem­bentuk imun dan mencegah penularan. Hal ini diharapkan akan mengakhiri pandemi,” timpal Pembela Bangsa.

Menurut Marzuki Alie, vaksinasi adalah bagian ikhtiar untuk terhindar dari Covid-19. Namun untuk menghindarkan penularan, tetap saja harus taat prokes 5M, sampai Covid mus­nah dari nusantara. “Meskipun sudah divaksin Covid-19, namun harus menjalankan protokol kesehatan,” tambah Febby6.

“Vaksin dan protokol kesehatan bagai dua sisi mata uang yang tak dapat dipisahkan, se­bagai upaya penanggulangan pandemi Covid- 19,” tandas @mediaindonesia.

@mang_ib mengatakan, target program vaksinasi adalah memberikan vaksin kepada 181,5 juta rakyat Indonesia usia di atas 18 tahun. Sehingga, pemerintah butuh 363 juta dosis, karena masing-masing butuh dua dosis ditambah 15 persen cadangan. “Total ada 426 juta dosis vaksin,” kata dia. [TIF]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories