Suntory Garuda Beverage Gandeng KLHK Gencarkan Pelestarian Air Bersih

Suntory Garuda Beverage menggandeng Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk menggalakkan gerakan konservasi air. Hal ini direalisasikan dalam perjanjian kerjasama yang dilakukan secara virtual pada Kamis (29/4).

Kepala Pusat Pelatihan Masyarakat dan Pengembangan Generasi Lingkungan, BPSDM KLHK, Cicilia Sulastri mengatakan, perjanjian kerja sama ini menjadi bukti keberhasilan KLHK dalam mensinergikan upaya pembinaan generasi lingkungan hidup bersama swasta.

“Pekerjaan edukasi masyarakat akan pentingnya pelestarian air bersih dan lingkungan hidup ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Kami berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas program belajar mengajar dengan memperkaya materi pembelajaran dengan modul-modul Mizuiku,” katanya.

Kerja sama dengan KLHK merupakan tonggak sejarah bagi program Mizuiku di Indonesia dan sangat penting untuk menciptakan generasi muda yang peduli akan konservasi air dan lingkungan. Mizuiku merupakan program edukasi pelestarian air dari Suntory Garuda Beverage sejak 2019 yang dirancang untuk anak-anak sekolah lebih menyadari pentingnya air bersih.

Tujuannya agar anak-anak dapat melestarikan sumber air di masa depan. Gerakan yang dimulai bertepatan dengan peringatan Hari Bumi Sedunia, 22 April dan Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei tersebut berupa serangkaian kegiatan Mizuiku. Puncaknya terjadi pada hari ini, penandatanganan secara resmi perjanjian kerja sama antara KLHK dengan Suntory Garuda Beverage.

Head of Corporate Relation and Communications, Suntory Garuda Beverage Evelyn Indriani menuturkan, kerjasama KLHK dan Suntory Garuda Beverage dimulai pada 20-21 April dengan mengadakan pelatihan bagi para fasilitator terpilih. Evelyn menambahkan, total berjumlah 29 orang untuk meningkatkan pemahaman dan kapabilitas mereka tentang program Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup Sekolah (GPBLHS), integrasi program konservasi air ke Rancangan Program Pembelajaran (RPP) dan teknis konservasi air.

Menurutnya, jumlah fasilitator pada tahun ini meningkat dua kali lipat dibanding jumlah fasilitator pada awal program. Hal ini mengindikasikan semakin meluasnya Mizuiku dari tahun ke tahun.

“Pada 21 April 2021, Suntory Garuda Beverage menandatangani perjanjian kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Kabupaten Gowa untuk bersama-sama mewujudkan keselarasan program Mizuiku dengan gerakan PBLHS di sekolah-sekolah binaan Mizuiku di Gowa. Kesepakatan ini menjadi percontohan,” katanya.

Sekolah-sekolah tersebut, kata Evelyn, sebelumnya satu persatu telah menyampaikan komitmen tertulis resmi untuk melaksanakan program edukasi Mizuiku dan pelestarian air bersih di sekolah mereka masing-masing.

Dengan begitu, pihak Mizuiku juga berkomitmen untuk memberikan pelatihan (trainthetrainer) bagi kepala sekolah dan guru, mengikutsertakan siswa dalam program Festival Mizuiku, dan menyelenggarakan sesi kelas Mizuiku beserta perangkat Mizuiku edu tools. [KPJ]

]]> Suntory Garuda Beverage menggandeng Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk menggalakkan gerakan konservasi air. Hal ini direalisasikan dalam perjanjian kerjasama yang dilakukan secara virtual pada Kamis (29/4).

Kepala Pusat Pelatihan Masyarakat dan Pengembangan Generasi Lingkungan, BPSDM KLHK, Cicilia Sulastri mengatakan, perjanjian kerja sama ini menjadi bukti keberhasilan KLHK dalam mensinergikan upaya pembinaan generasi lingkungan hidup bersama swasta.

“Pekerjaan edukasi masyarakat akan pentingnya pelestarian air bersih dan lingkungan hidup ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Kami berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas program belajar mengajar dengan memperkaya materi pembelajaran dengan modul-modul Mizuiku,” katanya.

Kerja sama dengan KLHK merupakan tonggak sejarah bagi program Mizuiku di Indonesia dan sangat penting untuk menciptakan generasi muda yang peduli akan konservasi air dan lingkungan. Mizuiku merupakan program edukasi pelestarian air dari Suntory Garuda Beverage sejak 2019 yang dirancang untuk anak-anak sekolah lebih menyadari pentingnya air bersih.

Tujuannya agar anak-anak dapat melestarikan sumber air di masa depan. Gerakan yang dimulai bertepatan dengan peringatan Hari Bumi Sedunia, 22 April dan Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei tersebut berupa serangkaian kegiatan Mizuiku. Puncaknya terjadi pada hari ini, penandatanganan secara resmi perjanjian kerja sama antara KLHK dengan Suntory Garuda Beverage.

Head of Corporate Relation and Communications, Suntory Garuda Beverage Evelyn Indriani menuturkan, kerjasama KLHK dan Suntory Garuda Beverage dimulai pada 20-21 April dengan mengadakan pelatihan bagi para fasilitator terpilih. Evelyn menambahkan, total berjumlah 29 orang untuk meningkatkan pemahaman dan kapabilitas mereka tentang program Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup Sekolah (GPBLHS), integrasi program konservasi air ke Rancangan Program Pembelajaran (RPP) dan teknis konservasi air.

Menurutnya, jumlah fasilitator pada tahun ini meningkat dua kali lipat dibanding jumlah fasilitator pada awal program. Hal ini mengindikasikan semakin meluasnya Mizuiku dari tahun ke tahun.

“Pada 21 April 2021, Suntory Garuda Beverage menandatangani perjanjian kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Kabupaten Gowa untuk bersama-sama mewujudkan keselarasan program Mizuiku dengan gerakan PBLHS di sekolah-sekolah binaan Mizuiku di Gowa. Kesepakatan ini menjadi percontohan,” katanya.

Sekolah-sekolah tersebut, kata Evelyn, sebelumnya satu persatu telah menyampaikan komitmen tertulis resmi untuk melaksanakan program edukasi Mizuiku dan pelestarian air bersih di sekolah mereka masing-masing.

Dengan begitu, pihak Mizuiku juga berkomitmen untuk memberikan pelatihan (train-the-trainer) bagi kepala sekolah dan guru, mengikutsertakan siswa dalam program Festival Mizuiku, dan menyelenggarakan sesi kelas Mizuiku beserta perangkat Mizuiku edu tools. [KPJ]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories