Sumbangsih Untuk Masyarakat Dirut KAI Resmikan Masjid Al-fattah Di Stasiun Cibatu, Garut .

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo meresmikan masjid di Stasiun Cibatu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (8/4).

Acara peresmian masjid yang diberi nama Al-fattah ini tak hanya dihadiri oleh Komisaris dan Direksi KAI, tetapi juga Camat Cibatu Sardiman Tanjung, Komandan Koramil Cibatu Kapten Inf. Ade Army Barkah, Kapolsek Cibatu AKP M. Duhri, dan Kepala Desa Cibatu Dadang Sulaeman.

Masjid ini dibangun KAI untuk memberikan manfaat bagi masyarakat Cibatu.

“Pembangunan masjid ini sebagai wujud syukur KAI, untuk terus melakukan sesuatu yang bernilai,” ujar Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo.

Meski masih dalam masa pandemi Covid-19, KAI tetap berupaya agar dapat memberikan pelayanan semaksimal mungkin, kepada seluruh pelanggan KAI dan masyarakat umum.

Masjid Al-fattah dibangun oleh anak perusahaan KAI yaitu KAI Properti dengan desain arsitektur yang modern, struktur bangunan yang megah, sehingga memberikan kenyamanan lebih untuk melaksanakan ibadah di tempat yang mulia ini.

Nama Al-fattah sendiri merupakan salah satu nama Allah atau asmaul husna yang artinya adalah Maha Pembuka Berkah.

Didiek mengatakan, pihaknya meniatkan nama ini sebagai penanda dan doa agar menjadi pembuka berkah bagi seluruh insan KAI.

“Semoga Allah memberikan KAI kekuatan, agar bisa segera bangkit di masa pandemi ini. Sehingga, dapat terus memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat. Baik untuk angkutan penumpang maupun angkutan barang,” kata Didiek.

Masjid ini diharapkan dapat menjadi salah satu landmark baru di daerah Cibatu. Sehingga, orang-orang yang berkunjung di Cibatu, belum komplit rasanya kalau belum menunaikan shlat di masjid Al-fattah.

“Kami sangat berharap, masjid ini dapat menjadi ruang dan wahana bagi masyarakat sekitar dan bagi pelanggan kereta api di Cibatu, untuk melaksanakan ibadah. Semoga, masyarakat Cibatu dan seluruh stakeholder KAI terus diberi kesehatan pada masa pandemi Covid-19. Jangan lupa terapkan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” tutup Didiek.

Komisaris KAI Riza Primadi yang juga hadir dalam peresmian masjid tersebut mengucapkan terima kasih kepada manajemen KAI, atas dibangunnya masjid megah itu.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada manajemen KAI atas masjid yang luar biasa ini. Saya tidak membayangkan sebelumnya, masjid ini dibangun sedemikian luar biasa. Saya berharap, secara fisik masjid ini bisa menjadi penanda Cibatu. Serta dapat dimanfaatkan dengan baik, baik oleh pelanggan KAI maupun warga Cibatu,” kata Riza.

Masjid Al-fattah Stasiun Cibatu yang luasnya 4.858,75 m2 dan dapat menampung hingga 1.150 orang.

Masjid ini dilengkapi dengan fasilitas pedestrian, taman, serta kamar mandi & tempat wudu baik pria maupun wanita.

Dibangun sejak September 2019, Masjid Al-fattah juga dilengkapi dengan menara setinggi 30 meter.

Peresmian masjid di stasiun ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan di stasiun area Daop 2 Bandung.

Sebelumnya, pada 5 Maret 2021, Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo juga telah meresmikan Masjid Al-Mukmin yang berlokasi di area Stasiun Bandung sebelah utara. [HES]

]]> .
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo meresmikan masjid di Stasiun Cibatu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (8/4).

Acara peresmian masjid yang diberi nama Al-fattah ini tak hanya dihadiri oleh Komisaris dan Direksi KAI, tetapi juga Camat Cibatu Sardiman Tanjung, Komandan Koramil Cibatu Kapten Inf. Ade Army Barkah, Kapolsek Cibatu AKP M. Duhri, dan Kepala Desa Cibatu Dadang Sulaeman.

Masjid ini dibangun KAI untuk memberikan manfaat bagi masyarakat Cibatu.

“Pembangunan masjid ini sebagai wujud syukur KAI, untuk terus melakukan sesuatu yang bernilai,” ujar Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo.

Meski masih dalam masa pandemi Covid-19, KAI tetap berupaya agar dapat memberikan pelayanan semaksimal mungkin, kepada seluruh pelanggan KAI dan masyarakat umum.

Masjid Al-fattah dibangun oleh anak perusahaan KAI yaitu KAI Properti dengan desain arsitektur yang modern, struktur bangunan yang megah, sehingga memberikan kenyamanan lebih untuk melaksanakan ibadah di tempat yang mulia ini.

Nama Al-fattah sendiri merupakan salah satu nama Allah atau asmaul husna yang artinya adalah Maha Pembuka Berkah.

Didiek mengatakan, pihaknya meniatkan nama ini sebagai penanda dan doa agar menjadi pembuka berkah bagi seluruh insan KAI.

“Semoga Allah memberikan KAI kekuatan, agar bisa segera bangkit di masa pandemi ini. Sehingga, dapat terus memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat. Baik untuk angkutan penumpang maupun angkutan barang,” kata Didiek.

Masjid ini diharapkan dapat menjadi salah satu landmark baru di daerah Cibatu. Sehingga, orang-orang yang berkunjung di Cibatu, belum komplit rasanya kalau belum menunaikan shlat di masjid Al-fattah.

“Kami sangat berharap, masjid ini dapat menjadi ruang dan wahana bagi masyarakat sekitar dan bagi pelanggan kereta api di Cibatu, untuk melaksanakan ibadah. Semoga, masyarakat Cibatu dan seluruh stakeholder KAI terus diberi kesehatan pada masa pandemi Covid-19. Jangan lupa terapkan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” tutup Didiek.

Komisaris KAI Riza Primadi yang juga hadir dalam peresmian masjid tersebut mengucapkan terima kasih kepada manajemen KAI, atas dibangunnya masjid megah itu.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada manajemen KAI atas masjid yang luar biasa ini. Saya tidak membayangkan sebelumnya, masjid ini dibangun sedemikian luar biasa. Saya berharap, secara fisik masjid ini bisa menjadi penanda Cibatu. Serta dapat dimanfaatkan dengan baik, baik oleh pelanggan KAI maupun warga Cibatu,” kata Riza.

Masjid Al-fattah Stasiun Cibatu yang luasnya 4.858,75 m2 dan dapat menampung hingga 1.150 orang.

Masjid ini dilengkapi dengan fasilitas pedestrian, taman, serta kamar mandi & tempat wudu baik pria maupun wanita.

Dibangun sejak September 2019, Masjid Al-fattah juga dilengkapi dengan menara setinggi 30 meter.

Peresmian masjid di stasiun ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan di stasiun area Daop 2 Bandung.

Sebelumnya, pada 5 Maret 2021, Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo juga telah meresmikan Masjid Al-Mukmin yang berlokasi di area Stasiun Bandung sebelah utara. [HES]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories