Sukseskan PPKM Mikro, Pemerintah Donasikan 35 Juta Masker Via TNI/Polri

Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberikan bantuan 35 juta masker untuk masyarakat melalui Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri). 

Acara pemberian bantuan yang ditujukan sebagai upaya edukasi pemakaian masker, serta mendorong kepatuhan masyarakat dalam menggunakan masker secara masif ini disaksikan secara langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian selaku Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN), Airlangga Hartarto di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Rabu (24/2).

Airlangga menilai, kegiatan seperti ini dapat membantu pengkondisian Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro, demi cepat pulihnya kesehatan masyarakat. Sekaligus mendukung produktivitas industri tekstil nasional.

“Saya mengucapkan terima kasih atas komitmen Kementerian Perindustrian, yang mendorong terwujudnya bantuan ini. Saya berharap, APBN kita kita depan, khususnya melalui anggaran PCPEN tidak hanya dapat mendorong penguatan ekonomi nasional. Tetapi juga dapat menciptakan Indonesia yang sehat, maju dan produktif,” ujar Airlangga dalam keterangan resminya, Rabu (24/2).

Menko Perekonomian juga mengapresiasi dukungan TNI dan Polri, dalam upaya menangani pandemi dan memulihkan ekonomi. “Kami berterima kasih atas keterlibatan TNI dan Polri yang sangat sentral dalam menyukseskan program PPKM Mikro. Hal ini memperkuat upaya pemerintah dalam pelaksanaan testing, tracing, dan treatment (3T),” tutur Menko Airlangga.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, pihaknya mengeluarkan berbagai kebijakan strategis untuk mendukung percepatan penanganan Covid-19. Agar terus berkontribusi positif terhadap perekonomian.

Kebijakan tersebut antara lain pemberian Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI), penurunan harga gas untuk industri, serta pembebasan pembayaran minimum listrik untuk pelaku industri.

 

“Alhamdulillah karena ketiga kebijakan ini dan tentunya dibarengi stimulus lainnya, industri nasional dapat bertahan. Kebijakan-kebijakan tersebut, serta program-program lainnya dari KPC-PEN akan kami lanjutkan pada tahun 2021, dengan harapan dapat mengakselerasi pemulihan ekonomi,” ucap Menperin.

Kemenperin menunjukkan komitmen untuk memaksimalkan anggaran yang dimiliki untuk penanganan Covid-19, dan mendorong pertumbuhan industri nasional. Pemberian bantuan sebanyak 35 juta masker kepada masyarakat akan disalurkan melalui TNI dan Polri.

“Masker ini merupakan hasil produksi yang telah mengikuti standar. Kami bekerja sama dengan industri tekstil dalam negeri, baik industri besar maupun industri kecil,untuk proses pengadaannya,” imbuh Menperin.

Penyerahan masker dilakukan secara simbolis oleh Menperin kepada Panglima TNI, yang diwakili Asisten Logistik Marsda TNI Dento Priyono dan kepada Kepala Kepolisian RI yang diwakili Asisten Logistik Irjen Pol Firman Shantyabudi.

“Penyerahan hari ini merupakan tahap awal dari rencana 35 juta masker. Kami menargetkan, distribusi 35 juta masker ini dapat secara tuntas kami laksanakan pada bulan depan,” pungkas Menperin.

Pemerintah terus mendorong penguatan pertumbuhan ekonomi pada masa pandemi, melalui percepatan penanganan Covid-19. Antara lain melalui optimalisasi anggaran penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) yang dialokasikan untuk sektor kesehatan dan perlindungan sosial. Serta program prioritas yang meliputi dukungan pariwisata, ketahanan pangan, pengembangan teknologi informasi dan komunikasi, pinjaman ke daerah dan subsidi pinjaman daerah, program padat karya kementerian dan lembaga, serta pengembangan kawasan industri. [HES]

]]> Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberikan bantuan 35 juta masker untuk masyarakat melalui Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri). 

Acara pemberian bantuan yang ditujukan sebagai upaya edukasi pemakaian masker, serta mendorong kepatuhan masyarakat dalam menggunakan masker secara masif ini disaksikan secara langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian selaku Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN), Airlangga Hartarto di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Rabu (24/2).

Airlangga menilai, kegiatan seperti ini dapat membantu pengkondisian Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro, demi cepat pulihnya kesehatan masyarakat. Sekaligus mendukung produktivitas industri tekstil nasional.

“Saya mengucapkan terima kasih atas komitmen Kementerian Perindustrian, yang mendorong terwujudnya bantuan ini. Saya berharap, APBN kita kita depan, khususnya melalui anggaran PCPEN tidak hanya dapat mendorong penguatan ekonomi nasional. Tetapi juga dapat menciptakan Indonesia yang sehat, maju dan produktif,” ujar Airlangga dalam keterangan resminya, Rabu (24/2).

Menko Perekonomian juga mengapresiasi dukungan TNI dan Polri, dalam upaya menangani pandemi dan memulihkan ekonomi. “Kami berterima kasih atas keterlibatan TNI dan Polri yang sangat sentral dalam menyukseskan program PPKM Mikro. Hal ini memperkuat upaya pemerintah dalam pelaksanaan testing, tracing, dan treatment (3T),” tutur Menko Airlangga.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, pihaknya mengeluarkan berbagai kebijakan strategis untuk mendukung percepatan penanganan Covid-19. Agar terus berkontribusi positif terhadap perekonomian.

Kebijakan tersebut antara lain pemberian Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI), penurunan harga gas untuk industri, serta pembebasan pembayaran minimum listrik untuk pelaku industri.

 

“Alhamdulillah karena ketiga kebijakan ini dan tentunya dibarengi stimulus lainnya, industri nasional dapat bertahan. Kebijakan-kebijakan tersebut, serta program-program lainnya dari KPC-PEN akan kami lanjutkan pada tahun 2021, dengan harapan dapat mengakselerasi pemulihan ekonomi,” ucap Menperin.

Kemenperin menunjukkan komitmen untuk memaksimalkan anggaran yang dimiliki untuk penanganan Covid-19, dan mendorong pertumbuhan industri nasional. Pemberian bantuan sebanyak 35 juta masker kepada masyarakat akan disalurkan melalui TNI dan Polri.

“Masker ini merupakan hasil produksi yang telah mengikuti standar. Kami bekerja sama dengan industri tekstil dalam negeri, baik industri besar maupun industri kecil,untuk proses pengadaannya,” imbuh Menperin.

Penyerahan masker dilakukan secara simbolis oleh Menperin kepada Panglima TNI, yang diwakili Asisten Logistik Marsda TNI Dento Priyono dan kepada Kepala Kepolisian RI yang diwakili Asisten Logistik Irjen Pol Firman Shantyabudi.

“Penyerahan hari ini merupakan tahap awal dari rencana 35 juta masker. Kami menargetkan, distribusi 35 juta masker ini dapat secara tuntas kami laksanakan pada bulan depan,” pungkas Menperin.

Pemerintah terus mendorong penguatan pertumbuhan ekonomi pada masa pandemi, melalui percepatan penanganan Covid-19. Antara lain melalui optimalisasi anggaran penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) yang dialokasikan untuk sektor kesehatan dan perlindungan sosial. Serta program prioritas yang meliputi dukungan pariwisata, ketahanan pangan, pengembangan teknologi informasi dan komunikasi, pinjaman ke daerah dan subsidi pinjaman daerah, program padat karya kementerian dan lembaga, serta pengembangan kawasan industri. [HES]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories