Stok Cekak, Vaksinasi di Sabu Raijua Dihentikan Sementara

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT), menghentikan sementara pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi warga daerah itu. Penyebabnya, daerah yang dikenal publik karena calon bupatinya yang menang dalam Pilkada 2020, Orient Riwu Kore, berkewarganegaraan Amerika Serikat, itu kehabisan stok vaksin.

Penjabat Bupati Sabu Raijua Doris Rihi menerangkan, vaksinasi dihentikan sementara karena masih menunggu pengiriman vaksin. Sedangkan dari sisi respons masyarakat, sangat baik.

“Proses pelaksanaan vaksinasi di daerah itu berjalan aman dan lancar. Tidak ada masalah karena warga tidak keberatan untuk memperoleh vaksinasi,” katanya, Senin (7/6), seperti dikutip Antara.

Saat ini, lanjutnya, stok vaksin sedang kosong. Sehingga pelaksanaan vaksinasi belum dapat dilanjutkan.

Pemkab Sabu Raijua telah mengajukan permohonan penambahan stok dosis vaksin ke pemerintah pusat melalui pemerintah provinsi. Dia berharap, vaksin untuk daerahnya dapat segera dikirim agar proses pelaksanaan vaksinasi dapat dilanjutkan.

Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT menunjukkan, hingga Rabu, (2/6), Kabupaten Sabu Raijua memiliki 342 kasus positif Covid-19. Dari jumlah tersebut, 306 orang sudah dinyatakan sembuh, 30 orang masih dirawat, dan enam orang meninggal dunia. [USU]
]]> Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT), menghentikan sementara pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi warga daerah itu. Penyebabnya, daerah yang dikenal publik karena calon bupatinya yang menang dalam Pilkada 2020, Orient Riwu Kore, berkewarganegaraan Amerika Serikat, itu kehabisan stok vaksin.
Penjabat Bupati Sabu Raijua Doris Rihi menerangkan, vaksinasi dihentikan sementara karena masih menunggu pengiriman vaksin. Sedangkan dari sisi respons masyarakat, sangat baik.
“Proses pelaksanaan vaksinasi di daerah itu berjalan aman dan lancar. Tidak ada masalah karena warga tidak keberatan untuk memperoleh vaksinasi,” katanya, Senin (7/6), seperti dikutip Antara.
Saat ini, lanjutnya, stok vaksin sedang kosong. Sehingga pelaksanaan vaksinasi belum dapat dilanjutkan.
Pemkab Sabu Raijua telah mengajukan permohonan penambahan stok dosis vaksin ke pemerintah pusat melalui pemerintah provinsi. Dia berharap, vaksin untuk daerahnya dapat segera dikirim agar proses pelaksanaan vaksinasi dapat dilanjutkan.
Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT menunjukkan, hingga Rabu, (2/6), Kabupaten Sabu Raijua memiliki 342 kasus positif Covid-19. Dari jumlah tersebut, 306 orang sudah dinyatakan sembuh, 30 orang masih dirawat, dan enam orang meninggal dunia. [USU]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories