Soal Restui Moeldoko Jadi Capres NasDem Dan PKB Membantah .

Partai Nasional Demokrat (NasDem) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kompak menepis tudingan mendukung Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko maju di Pilpres 2024.

Bahkan, kedua partai koalisi pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin itu mengaku, belum membahas pasangan calon Presiden atau Wakil Presiden. 

“Nanti kita ada Konvensi Calon Presiden di tahun 2022,” ujar Sekretaris Fraksi Partai NasDem di DPR, Saan Mustopa, kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Pernyataan ini merupakan reaksi atas pernyataan politisi senior Partai Demokrat, Andi Alfian Mallarangeng yang melebarkan isu kudeta Partai Demokrat oleh Panglima TNI era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Jenderal TNI Purnawirawan Moeldoko.

Kata Andi, Moeldoko sudah mendapatkan restu dari dua partai politik untuk dimajukan di Pilpres 2024. Dua partai itu adalah NasDem, dan PKB. Sontak, pernyataan itu ditepis Saan. Wakil Ketua Komisi II DPR itu memastikan jika Partai NasDem belum membahas wacana, apalagi pilihan soal siapa jagoan di Pilpres 2024.

“NasDem belum bicara soal Capres. Apalagi sudah mencalonkan Pak Moeldoko. Nggak benar itu,” ujar Saan kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Apakah NasDem akan mensomasi Andi Mallarangeng? Politisi asal Karawang, Jawa Barat itu menegaskan, NasDem menganggap hal yang tidak perlu diseriusi. “Itu klaim saja. Kami tidak anggap serius. Soal Capres, tunggu saja nanti pas konvensi,” pungkasnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua DPP PKB, Daniel Djohan. Dia memastikan, informasi yang didapat Andi itu tidak benar. “Ngaco. Pilpres masih jauh dan akan dinamis sesuai peta politik dan peta suara dukungan rakyat, PKB belum kepikiran masalah Pilpres,” ujarnya.

Daniel menjelaskan, PKB di bawah komando Ketua Umum, Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin saat ini fokus membantu pemerintah melawan pandemi Covid-19. Mulai dari jajaran elite partai, wakil partai di parlemen, hingga pengurus di daerah, wajib turun gunung membantu rakyat terdampak pandemi.

“Fokus PKB adalah, Indonesia berhasil melalui masa-masa sulit di tengah pandemi yang memberi dampak begitu besar di berbagai sektor kehidupan masyarakat,” pungkasnya.

Sebelumnya, Andi Mallarangeng bikin geger, dengan menyebut NasDem dan PKB menyetujui KSP Moeldoko dimajukan sebagai Capres 2024.

“Katanya, PKB sudah mendukung, NasDem sudah mendukung, butuh Demokrat. Dia siap menjadi ketua umum melalui kongres luar biasa. Sudah di-planning untuk 300 lebih suara, segala macam,” ujar Andi, kemarin.

Dia menyebut, dua kali pertemuan antara KSP Moeldoko dengan kader Demokrat. Dalam pertemuan itu, kata Andi, Moeldoko mengungkap keinginan maju menjadi Capres 2024.

“Pertemuannya dua kali. Yang ditelepon kan ada beberapa orang untuk datang ke Jakarta. Kemudian pertemuan di Hotel Aston, bukan di rumah beliau,” katanya.

“Lalu ada lagi pertemuan dengan petinggi Demokrat lain, di Hotel Aston juga. Di situ dia bicara rencananya untuk maju di 2024,” tambahnya. [BSH]

]]> .
Partai Nasional Demokrat (NasDem) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kompak menepis tudingan mendukung Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko maju di Pilpres 2024.

Bahkan, kedua partai koalisi pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin itu mengaku, belum membahas pasangan calon Presiden atau Wakil Presiden. 

“Nanti kita ada Konvensi Calon Presiden di tahun 2022,” ujar Sekretaris Fraksi Partai NasDem di DPR, Saan Mustopa, kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Pernyataan ini merupakan reaksi atas pernyataan politisi senior Partai Demokrat, Andi Alfian Mallarangeng yang melebarkan isu kudeta Partai Demokrat oleh Panglima TNI era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Jenderal TNI Purnawirawan Moeldoko.

Kata Andi, Moeldoko sudah mendapatkan restu dari dua partai politik untuk dimajukan di Pilpres 2024. Dua partai itu adalah NasDem, dan PKB. Sontak, pernyataan itu ditepis Saan. Wakil Ketua Komisi II DPR itu memastikan jika Partai NasDem belum membahas wacana, apalagi pilihan soal siapa jagoan di Pilpres 2024.

“NasDem belum bicara soal Capres. Apalagi sudah mencalonkan Pak Moeldoko. Nggak benar itu,” ujar Saan kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Apakah NasDem akan mensomasi Andi Mallarangeng? Politisi asal Karawang, Jawa Barat itu menegaskan, NasDem menganggap hal yang tidak perlu diseriusi. “Itu klaim saja. Kami tidak anggap serius. Soal Capres, tunggu saja nanti pas konvensi,” pungkasnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua DPP PKB, Daniel Djohan. Dia memastikan, informasi yang didapat Andi itu tidak benar. “Ngaco. Pilpres masih jauh dan akan dinamis sesuai peta politik dan peta suara dukungan rakyat, PKB belum kepikiran masalah Pilpres,” ujarnya.

Daniel menjelaskan, PKB di bawah komando Ketua Umum, Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin saat ini fokus membantu pemerintah melawan pandemi Covid-19. Mulai dari jajaran elite partai, wakil partai di parlemen, hingga pengurus di daerah, wajib turun gunung membantu rakyat terdampak pandemi.

“Fokus PKB adalah, Indonesia berhasil melalui masa-masa sulit di tengah pandemi yang memberi dampak begitu besar di berbagai sektor kehidupan masyarakat,” pungkasnya.

Sebelumnya, Andi Mallarangeng bikin geger, dengan menyebut NasDem dan PKB menyetujui KSP Moeldoko dimajukan sebagai Capres 2024.

“Katanya, PKB sudah mendukung, NasDem sudah mendukung, butuh Demokrat. Dia siap menjadi ketua umum melalui kongres luar biasa. Sudah di-planning untuk 300 lebih suara, segala macam,” ujar Andi, kemarin.

Dia menyebut, dua kali pertemuan antara KSP Moeldoko dengan kader Demokrat. Dalam pertemuan itu, kata Andi, Moeldoko mengungkap keinginan maju menjadi Capres 2024.

“Pertemuannya dua kali. Yang ditelepon kan ada beberapa orang untuk datang ke Jakarta. Kemudian pertemuan di Hotel Aston, bukan di rumah beliau,” katanya.

“Lalu ada lagi pertemuan dengan petinggi Demokrat lain, di Hotel Aston juga. Di situ dia bicara rencananya untuk maju di 2024,” tambahnya. [BSH]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories

Generated by Feedzy