Soal Larangan Mudik Kirim Mentahnya Saja Ke Kampung Halaman .

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengimbau warga desa yang saat ini berada di tanah rantau menunda mudik. Dia menyarankan, uang yang telah dipersiapkan untuk mudik tahun ini dikirimkan saja ke desa.

Halim mengatakan, uang yang ditransfer oleh perantau kepada keluarganya di desa akan mem­bantu meningkatkan perputaran ekonomi dalam suasana Idul Fitri di tengah pandemi ini.

Pandemi Covid-19 yang terjadi sejak tahun lalu, memberikan dampak pada penurunan aktivitas ekonomi secara nasional.

“Saya imbau, tolong jangan mudik. Kirimkan saja duitnya lewat pos, wesel atau bank ke keluarga di desa. Yang penting semuanya sehat,” pinta Halim, kemarin.

Warga desa dimintanya mengimbau anggota keluarganya yang merantau tidak mudik dulu. Perantau dan keluarganya di desa, diminta sama-sama saling mengikhlaskan untuk tidak bertemu dulu pada Lebaran tahun ini.

“Saling mendoakan juga, biar yang di desa tenang, yang di ran­tau juga tenang,” imbuhnya.

Selain itu, dia juga mewanti-wanti warga desa agar tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mengisi kegiatan di Bulan Ramadan ini.

Halim meyakini, Covid-19 tidak menjadi penghalang bagi produktivitas ekonomi dan produktivitas sosial masyarakat di desa.

Pemerintah tetap melakukan upaya-upaya agar perputaran ekonomi di hari raya dapat tetap berjalan.

Kemendes PDTT terus melakukan pengecekan terkait dana desa yang sudah tersalur dan yang sudah termanfaatkan su­paya ekonomi menggeliat.

“Supaya Ramadan ini bisa dinikmati oleh siapa pun, ter­masuk yang kekurangan akibat Covid-19,” tutur Halim.

Eks Ketua DPRD Jawa Timur ini menjabarkan, per tanggal 12 April, sebanyak Rp 11,361 triliun dari total Rp 72 triliun dana desa tahun 2021 telah cair dan masuk ke rekening desa.

“Jadi sekitar 45 persen desa di Indonesia sudah menerima pen­cairan dana desa,” ungkapnya.

Kemendes PDTT terus melakukan upaya percepatan penyaluran, agar dana desa dapat segera dimanfaatkan oleh desa.

Politisi PKB ini juga meminta desa yang telah menerima pen­cairan dana desa segera menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa, untuk menopang kebutuhan warga desa di Bulan Ramadan ini. [DIR]

]]> .
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengimbau warga desa yang saat ini berada di tanah rantau menunda mudik. Dia menyarankan, uang yang telah dipersiapkan untuk mudik tahun ini dikirimkan saja ke desa.

Halim mengatakan, uang yang ditransfer oleh perantau kepada keluarganya di desa akan mem­bantu meningkatkan perputaran ekonomi dalam suasana Idul Fitri di tengah pandemi ini.

Pandemi Covid-19 yang terjadi sejak tahun lalu, memberikan dampak pada penurunan aktivitas ekonomi secara nasional.

“Saya imbau, tolong jangan mudik. Kirimkan saja duitnya lewat pos, wesel atau bank ke keluarga di desa. Yang penting semuanya sehat,” pinta Halim, kemarin.

Warga desa dimintanya mengimbau anggota keluarganya yang merantau tidak mudik dulu. Perantau dan keluarganya di desa, diminta sama-sama saling mengikhlaskan untuk tidak bertemu dulu pada Lebaran tahun ini.

“Saling mendoakan juga, biar yang di desa tenang, yang di ran­tau juga tenang,” imbuhnya.

Selain itu, dia juga mewanti-wanti warga desa agar tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mengisi kegiatan di Bulan Ramadan ini.

Halim meyakini, Covid-19 tidak menjadi penghalang bagi produktivitas ekonomi dan produktivitas sosial masyarakat di desa.

Pemerintah tetap melakukan upaya-upaya agar perputaran ekonomi di hari raya dapat tetap berjalan.

Kemendes PDTT terus melakukan pengecekan terkait dana desa yang sudah tersalur dan yang sudah termanfaatkan su­paya ekonomi menggeliat.

“Supaya Ramadan ini bisa dinikmati oleh siapa pun, ter­masuk yang kekurangan akibat Covid-19,” tutur Halim.

Eks Ketua DPRD Jawa Timur ini menjabarkan, per tanggal 12 April, sebanyak Rp 11,361 triliun dari total Rp 72 triliun dana desa tahun 2021 telah cair dan masuk ke rekening desa.

“Jadi sekitar 45 persen desa di Indonesia sudah menerima pen­cairan dana desa,” ungkapnya.

Kemendes PDTT terus melakukan upaya percepatan penyaluran, agar dana desa dapat segera dimanfaatkan oleh desa.

Politisi PKB ini juga meminta desa yang telah menerima pen­cairan dana desa segera menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa, untuk menopang kebutuhan warga desa di Bulan Ramadan ini. [DIR]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories