Sinergi Dengan Artajasa  Bank Mandiri Bantu BPR KS Terhubung Ke Jaringan GPN .

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bersinergi dengan PT Artajasa Pembayaran Elektronis (Artajasa), untuk memfasilitasi Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) agar dapat memproses transaksi dalaam jaringan Gerbang Pembayaran nasional (GPN). 

Pada kerja sama ini, Bank Mandiri akan bertindak sebagai Bank Induk dari BPR Karyajatnika Sadaya (BPR KS) agar dapat terhubung ke jaringan GPN melalui Artajasa, sebagai perusahaan switching yang mendukung koneksi ini. Harapannya, kolaborasi ini akan semakin memperluas ekosistem GPN. 

Menurut Direktur Jaringan dan Retail Banking Bank Mandiri Aquarius Rudianto, kerja sama ini merupakan implementasi dari visi Bank Mandiri untuk menjadi partner finansial utama pilihan nasabah, termasuk BPR dan BPRS. Dengan sinergi ini, diharapkan BPR/BPRS akan semakin berkembang dan mampu mendukung sistem pembayaran nasional yang lancar, aman, efisien, dan handal. Serta mengikuti perkembangan teknologi dan inovasi yang semakin maju, kompetitif, dan terintegrasi.

“Kami berharap kerja sama ini menjadi awal dari terintegrasinya seluruh ekosistem BPR/BPRS ke Gerbang Pembayaran Nasional. Sehingga dapat memperkuat standar pelayanan BPR/BPRS agar setara dengan industri perbankan nasional,” kata Aquarius di Jakarta, Kamis (11/2).

Saat ini, kata Aquarius, pihaknya sangat terbuka dan membuka pintu kolaborasi dengan BPR atau BPRS lain, yang telah mengusung rencana digitalisasi produk dan layanan melalui Bank Mandiri sebagai Bank Induknya.

Ia menambahkan, Bank Mandiri juga berharap kerja sama dengan BPR KS ini dapat dikembangkan ke aspek yang lebih luas. Sehingga dapat membantu BPR KS dalam menjaga konsistensi usaha serta pengembangan layanan keuangan bagi nasabah. 

“Tak hanya kepada BPR KS, Bank Mandiri pun siap untuk menjajaki berbagai inisiatif kerja sama digital banking yang bisa dikembangkan, guna memenuhi kebutuhan BPR/BPRS lain di Indonesia,” ungkapnya.

Direktur Utama Artajasa, Bayu Hanantasena mengatakan, sinergi Artajasa dengan Bank Mandiri merupakan penegasan komitmen untuk selalu melakukan pengembangan yang terintegrasi dan berkesinambungan. Serta meningkatkan daya saing sistem pembayaran nasional dan industri perbankan.

“Dengan adanya kolaborasi layanan ini, Artajasa sebagai pemilik dan pengelola jaringan ATM Bersama, terus memperluas penetrasi kepada BPR dan BPRS yang ingin terhubung dan tergabung dengan GPN,” imbuhnya. [DWI]

]]> .
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bersinergi dengan PT Artajasa Pembayaran Elektronis (Artajasa), untuk memfasilitasi Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) agar dapat memproses transaksi dalaam jaringan Gerbang Pembayaran nasional (GPN). 

Pada kerja sama ini, Bank Mandiri akan bertindak sebagai Bank Induk dari BPR Karyajatnika Sadaya (BPR KS) agar dapat terhubung ke jaringan GPN melalui Artajasa, sebagai perusahaan switching yang mendukung koneksi ini. Harapannya, kolaborasi ini akan semakin memperluas ekosistem GPN. 

Menurut Direktur Jaringan dan Retail Banking Bank Mandiri Aquarius Rudianto, kerja sama ini merupakan implementasi dari visi Bank Mandiri untuk menjadi partner finansial utama pilihan nasabah, termasuk BPR dan BPRS. Dengan sinergi ini, diharapkan BPR/BPRS akan semakin berkembang dan mampu mendukung sistem pembayaran nasional yang lancar, aman, efisien, dan handal. Serta mengikuti perkembangan teknologi dan inovasi yang semakin maju, kompetitif, dan terintegrasi.

“Kami berharap kerja sama ini menjadi awal dari terintegrasinya seluruh ekosistem BPR/BPRS ke Gerbang Pembayaran Nasional. Sehingga dapat memperkuat standar pelayanan BPR/BPRS agar setara dengan industri perbankan nasional,” kata Aquarius di Jakarta, Kamis (11/2).

Saat ini, kata Aquarius, pihaknya sangat terbuka dan membuka pintu kolaborasi dengan BPR atau BPRS lain, yang telah mengusung rencana digitalisasi produk dan layanan melalui Bank Mandiri sebagai Bank Induknya.

Ia menambahkan, Bank Mandiri juga berharap kerja sama dengan BPR KS ini dapat dikembangkan ke aspek yang lebih luas. Sehingga dapat membantu BPR KS dalam menjaga konsistensi usaha serta pengembangan layanan keuangan bagi nasabah. 

“Tak hanya kepada BPR KS, Bank Mandiri pun siap untuk menjajaki berbagai inisiatif kerja sama digital banking yang bisa dikembangkan, guna memenuhi kebutuhan BPR/BPRS lain di Indonesia,” ungkapnya.

Direktur Utama Artajasa, Bayu Hanantasena mengatakan, sinergi Artajasa dengan Bank Mandiri merupakan penegasan komitmen untuk selalu melakukan pengembangan yang terintegrasi dan berkesinambungan. Serta meningkatkan daya saing sistem pembayaran nasional dan industri perbankan.

“Dengan adanya kolaborasi layanan ini, Artajasa sebagai pemilik dan pengelola jaringan ATM Bersama, terus memperluas penetrasi kepada BPR dan BPRS yang ingin terhubung dan tergabung dengan GPN,” imbuhnya. [DWI]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories