Seruan Persatuan Bukan Lips Service, Ketum KNPI Satroni Ratusan OKP

Ketua Umum (Ketum) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Raden Andreas Nandiwardhana optimis organisasi yang dipimpin akan bersatu dan berjaya. Bukan sekadar lips service, Sang Ketum mengklaim siap mendatangi seluruh Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) satu persatu.

“Jika perpecahan semakin besar, akan banyak mengucur darah dan keringat. Mari kita bersatu dan berkomunikasi,” ujar Andreas saat konfrensi pers sosialisasi Kongres Pemuda /KNPI ke XVI di NTB dan Renstra DPP KNPI periode 2021-2024, di Gedung Joeang, Jakarta, Rabu (29/9).

Andreas mengatakan, seruan persatuan ini menjadi bagian dari rencana strategis program KNPI di bawah komandonya. Menurutnya, satu persatu dari total 132 OKP akan didatanganinya. Minimal, satu hari satu OKP disambangi pengurus anyar DPP KNPI.

Harapannya, pada peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2021 nantinya rampung ditemui seluruh OKP. Di hari itu, sudah didapati ide dan gagasan bersama dari seluruh OKP dan dipadukan dengan arah gerak KNPI.

“28 Oktober kita sudah bisa menjadi satu, saat sumpah pemuda tidak ada lagi perpecahan,” yakinnya.

Sang Ketum mengatakan, persatuan adalah syarat utama kemajuan sebuah organisasi. Baginya, KNPI merupakan organisasi yang dibutuhkan pemerintah untuk mengawal kebijakan kerakyatan. Peranan pemuda, sangat besar dan turut menyumbang besar dalam urusan kebangsaan.

“Periode tahun ini kami memiliki jargon the era off colaboration, untukmempersatukan bersama-sama, menjadi maju,” bangganya.

Secara teknis, KNPI akan melaksanakan dua cara menciptakan persatuan. Yaitu, melakukan komunikasi dari bawah ke atas yaitu dengan mendatangi satu persatu OKP. Kemudian, membuka ruang komunikasi kelompok KNPI yang belum selaras dengan dirinya untuk bersatu.

“Jika ingin bersama, mari lepas kepentingan pribadi, baru kita bersatu,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) KNPI Ilyas Indra. Menurutnya, persatuan KNPI tinggal menunggu waktu saja. Optimisme ini didasari hasil Kongres Pemuda /KNPI ke XVI di NTB dan Renstra DPP KNPI, beberapa waktu lalu.

“Semangat persatuan itu sudah ada, dan semuanya bersungguh-sungguh berhimpun di KNPI. Saya kira akan ada titik temu yang baik,” ujar Ilyas.

Untuk diketahui, tiga kelompok KNPI telah islah sebelum gelaran Kongres. Mereka sepakat menggelar Rapimpurnas dan Kongres bersama XVI pada 2021. Kala itu, ada tiga kubu KNPI. Yaitu Noer Fajrieansyah, Abdul Azis, dan Mustahuddin. Alhasil, terpilih kepengurusan baru di antaranya dengan komposisi Ketum KNPI, Raden Andreas Nandiwardhana, Sekjen Ilyas Indra, dan Bendahara Umum (Bendum) La Ode Umar Bonte. [BSH]

]]> Ketua Umum (Ketum) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Raden Andreas Nandiwardhana optimis organisasi yang dipimpin akan bersatu dan berjaya. Bukan sekadar lips service, Sang Ketum mengklaim siap mendatangi seluruh Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) satu persatu.

“Jika perpecahan semakin besar, akan banyak mengucur darah dan keringat. Mari kita bersatu dan berkomunikasi,” ujar Andreas saat konfrensi pers sosialisasi Kongres Pemuda /KNPI ke XVI di NTB dan Renstra DPP KNPI periode 2021-2024, di Gedung Joeang, Jakarta, Rabu (29/9).

Andreas mengatakan, seruan persatuan ini menjadi bagian dari rencana strategis program KNPI di bawah komandonya. Menurutnya, satu persatu dari total 132 OKP akan didatanganinya. Minimal, satu hari satu OKP disambangi pengurus anyar DPP KNPI.

Harapannya, pada peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2021 nantinya rampung ditemui seluruh OKP. Di hari itu, sudah didapati ide dan gagasan bersama dari seluruh OKP dan dipadukan dengan arah gerak KNPI.

“28 Oktober kita sudah bisa menjadi satu, saat sumpah pemuda tidak ada lagi perpecahan,” yakinnya.

Sang Ketum mengatakan, persatuan adalah syarat utama kemajuan sebuah organisasi. Baginya, KNPI merupakan organisasi yang dibutuhkan pemerintah untuk mengawal kebijakan kerakyatan. Peranan pemuda, sangat besar dan turut menyumbang besar dalam urusan kebangsaan.

“Periode tahun ini kami memiliki jargon the era off colaboration, untukmempersatukan bersama-sama, menjadi maju,” bangganya.

Secara teknis, KNPI akan melaksanakan dua cara menciptakan persatuan. Yaitu, melakukan komunikasi dari bawah ke atas yaitu dengan mendatangi satu persatu OKP. Kemudian, membuka ruang komunikasi kelompok KNPI yang belum selaras dengan dirinya untuk bersatu.

“Jika ingin bersama, mari lepas kepentingan pribadi, baru kita bersatu,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) KNPI Ilyas Indra. Menurutnya, persatuan KNPI tinggal menunggu waktu saja. Optimisme ini didasari hasil Kongres Pemuda /KNPI ke XVI di NTB dan Renstra DPP KNPI, beberapa waktu lalu.

“Semangat persatuan itu sudah ada, dan semuanya bersungguh-sungguh berhimpun di KNPI. Saya kira akan ada titik temu yang baik,” ujar Ilyas.

Untuk diketahui, tiga kelompok KNPI telah islah sebelum gelaran Kongres. Mereka sepakat menggelar Rapimpurnas dan Kongres bersama XVI pada 2021. Kala itu, ada tiga kubu KNPI. Yaitu Noer Fajrieansyah, Abdul Azis, dan Mustahuddin. Alhasil, terpilih kepengurusan baru di antaranya dengan komposisi Ketum KNPI, Raden Andreas Nandiwardhana, Sekjen Ilyas Indra, dan Bendahara Umum (Bendum) La Ode Umar Bonte. [BSH]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories