Serena Williams Mau Gantung Raket, Beneran Nih?

Isyarat Serena Williams akan gantung raket masih menjadi teka-teki. Hal itu berawal dari statemen Serena usai keok dari petenis Jepang, Naomi Osaka, di semifinal Australia Terbuka 2021.

Dalam konferensi pers, petenis asal Amerika Serikat itu melontarkan kalimat “Saya sudah selesai,”. Lalu, petenis 39 tahun itu pergi meninggalkan lokasi konferensi pers sambil berlinang air mata.

Ucapan ini memunculkan banyak spekulasi. Salah satunya soal ketidakmampuan Serena Williams untuk menyamai rekor Margaret Court dengan total 24 gelar Grand Slam. Menanggapi itu, pelatih Serena, Patrick Mouratoglou mengaku anak didiknya sangat siap secara fisik maupun mental untuk kembali menjadi kampiun Grand Slam.

“Saya tak yakin dia akan berhenti sampai setidaknya kembali memenangi Grand Slam karena alasan dia kembali (usai melahirkan) adalah itu,” katanya.

“Baik secara mental maupun fisik, banyak waktu yang sudah dikorbankan untuk kembali prima,” katanya kepada People dan dilansir Tennis365.

Menilik pada sifat Serena Williams, Patrick Mouratoglou yakin anak didiknya itu belum akan pensiun dalam waktu dekat. Tangisan yang keluar di Australia Terbuka 2021 hanyalah luapan perasaannya yang sangat emosional belaka, bukan pertanda ingin pensiun.

“Dia tidak akan memulainya kembali jika tak perpikir masih mampu memenangi Grand Slam. Begitulah seorang Serena Williams,” ujarnya.

“Dia punya standar tinggi untuk dirinya sendiri dan saya tak berpikir dia punya rencana pensiun saat ini. Jadi, jika masa pensiun akhirnya tiba, artinya dia seperti menutup perjalanan 40 tahun hidupnya,” katanya. [DNU]

]]> Isyarat Serena Williams akan gantung raket masih menjadi teka-teki. Hal itu berawal dari statemen Serena usai keok dari petenis Jepang, Naomi Osaka, di semifinal Australia Terbuka 2021.

Dalam konferensi pers, petenis asal Amerika Serikat itu melontarkan kalimat “Saya sudah selesai,”. Lalu, petenis 39 tahun itu pergi meninggalkan lokasi konferensi pers sambil berlinang air mata.

Ucapan ini memunculkan banyak spekulasi. Salah satunya soal ketidakmampuan Serena Williams untuk menyamai rekor Margaret Court dengan total 24 gelar Grand Slam. Menanggapi itu, pelatih Serena, Patrick Mouratoglou mengaku anak didiknya sangat siap secara fisik maupun mental untuk kembali menjadi kampiun Grand Slam.

“Saya tak yakin dia akan berhenti sampai setidaknya kembali memenangi Grand Slam karena alasan dia kembali (usai melahirkan) adalah itu,” katanya.

“Baik secara mental maupun fisik, banyak waktu yang sudah dikorbankan untuk kembali prima,” katanya kepada People dan dilansir Tennis365.

Menilik pada sifat Serena Williams, Patrick Mouratoglou yakin anak didiknya itu belum akan pensiun dalam waktu dekat. Tangisan yang keluar di Australia Terbuka 2021 hanyalah luapan perasaannya yang sangat emosional belaka, bukan pertanda ingin pensiun.

“Dia tidak akan memulainya kembali jika tak perpikir masih mampu memenangi Grand Slam. Begitulah seorang Serena Williams,” ujarnya.

“Dia punya standar tinggi untuk dirinya sendiri dan saya tak berpikir dia punya rencana pensiun saat ini. Jadi, jika masa pensiun akhirnya tiba, artinya dia seperti menutup perjalanan 40 tahun hidupnya,” katanya. [DNU]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories