Selasa, PN Jaktim Agendakan Sidang Virtual Eksepsi MRS

Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur menjadwalkan sidang lanjutan Muhammad Rizieq Shihab (MRS) dengan agenda penyampaian eksepsi atau keberatan, atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU), pada Selasa (23/3/2021), secara virtual.

Humas PN Jaktim, Alex Adam Faisal mengatakan, jalannya persidangan akan tetap digelar secara virtual, karena masih dalam suasana pandemi Covid-19. “Yang menjadi rujukan kita, Peraturan Gubernur Nomor 3 Tahun 2021, bahwa setiap kegiatan yang dilakukan di kantor minimal diberikan jarak satu meter,” kata Alex, saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (22/3/2021).

Kehadiran Tim Kuasa Hukum MRS di ruang persidangan PN Jakarta Timur juga dibatasi jumlahnya, guna mencegah kerumunan. Menurutnya, ini perkara tentang pelanggaran protokol kesehatan. Jadi sangat kontradiksi menyidangkan perkara pelanggaran protokol kesehatan, tapi yang menyidangkan melanggar protokol kesehatan.

“Itulah yang menjadi dasar kita melakukan pembatasan,” ujar Alex.

Sebelumnya, dalam sidang dengan agenda pembacaan dakwaan pada Jumat (19/3/2021) lalu, diwarnai aksi penolakan dan walkout oleh terdakwa dan Tim Kuasa Hukum yang meminta agar persidangan digelar secara langsung.

Muhammad Rizieq Shihab sendiri didakwa atas tiga perkara, yaitu perkara nomor 221/Pid.B/2021/PN.Jkt. Tim terkait kasus kerumunan di Petamburan.

Selanjutnya, perkara dengan nomor 225/Pid.B/2021/PN.Jkt. Tim terkait tes usap di RS Ummi, dan perkara nomor 226/Pid.B/2021/PN.Jkt. Tim terkait kasus kerumunan di Megamendung. [RSM]

]]> Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur menjadwalkan sidang lanjutan Muhammad Rizieq Shihab (MRS) dengan agenda penyampaian eksepsi atau keberatan, atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU), pada Selasa (23/3/2021), secara virtual.

Humas PN Jaktim, Alex Adam Faisal mengatakan, jalannya persidangan akan tetap digelar secara virtual, karena masih dalam suasana pandemi Covid-19. “Yang menjadi rujukan kita, Peraturan Gubernur Nomor 3 Tahun 2021, bahwa setiap kegiatan yang dilakukan di kantor minimal diberikan jarak satu meter,” kata Alex, saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (22/3/2021).

Kehadiran Tim Kuasa Hukum MRS di ruang persidangan PN Jakarta Timur juga dibatasi jumlahnya, guna mencegah kerumunan. Menurutnya, ini perkara tentang pelanggaran protokol kesehatan. Jadi sangat kontradiksi menyidangkan perkara pelanggaran protokol kesehatan, tapi yang menyidangkan melanggar protokol kesehatan.

“Itulah yang menjadi dasar kita melakukan pembatasan,” ujar Alex.

Sebelumnya, dalam sidang dengan agenda pembacaan dakwaan pada Jumat (19/3/2021) lalu, diwarnai aksi penolakan dan walkout oleh terdakwa dan Tim Kuasa Hukum yang meminta agar persidangan digelar secara langsung.

Muhammad Rizieq Shihab sendiri didakwa atas tiga perkara, yaitu perkara nomor 221/Pid.B/2021/PN.Jkt. Tim terkait kasus kerumunan di Petamburan.

Selanjutnya, perkara dengan nomor 225/Pid.B/2021/PN.Jkt. Tim terkait tes usap di RS Ummi, dan perkara nomor 226/Pid.B/2021/PN.Jkt. Tim terkait kasus kerumunan di Megamendung. [RSM]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories