SEA Games, Timnas U-23 Masih Banyak Kekurangan

Jelang SEA Games Vietna, pelatih Shin Tae yong terus membenahi penampilan timnas U-23 Indonesia. Salah satu fokus STY soal kontrol bola dan passing.

Pelatih Shin Tae-yong merasa Tim U-23 Indonesia masih banyak kekurangan. Itu terlihat saat timnas keok lawan klub K League 2, Daejeon Hana Citizen, pada uji coba terakhir pemusatan latihan di Korea Selatan  (Korsel).

Skuad Garuda Muda takluk 2-3 dari Daejeon Citizen di Daejon World Cup Stadium, Korea Selatan, Rabu (27/4). Dalam laga tersebut, dua gol Tim U-23 Indonesia dicetak oleh Ricky Kambuaya (33′) dan Irfan Jaya (76′).

“Secara fisik memang menjadi baik, tapi isi pertandingan sangat tidak puas, secara mental menurun. Mungkin ini karena uji coba terakhir dalam training camp,” kata Shin Tae-yong.

“Saya tegaskan kepada pemain, harus selalu lihat situasi sebelum mendapat bola, prediksi, dan antisipasi. Maksudnya lawan memegang bola, para pemain harus prediksi datang dan ambil bola dari lawan. Itu harapan saya,” tambahnya.

Pelatih Shin Tae-yong berpesan agar kekurangan ini dapat segera mungkin diperbaiki oleh pemain Tim U-23 Indonesia, jika ingin meraih medali emas SEA Games 2021 di Vietnam.

“Pastinya perfoma harus ditingkat untuk juara,” tambahnya.

Sementara itu, bek Tim U-23 Indonesia, Fachruddin Aryanto, senada dengan pelatih Shin Tae-yong soal masih banyak kekurangan di Skuad Garuda Muda. Terlebih soal passing dan kontrol bola.

“Mungkin ini jadi pelajaran berharga sebelum kami ke SEA Games bagi saya dan teman-teman. Mudah-mudahan kami lebih bagus lagi waktu (main) di SEA Games,” ujar Fachruddin Aryanto.

“Kami sama-sama satu suara harus dapat medali emas untuk dibawa pulang ke Tanah Air. Kali ini kami dapat lawan bagus, jadi banyak yang harus diperbaiki mulai koordinasi maupun dasar passing dan kontrol bola,” tambah pemain Madura United tersebut.

Dengan begitu, Tim U-23 Indonesia menutup pemusatan latihan (TC) di Korsel dengan satu kemenangan dan dua kekalahan dalam tiga ji coba. Sebelumnya, Rachmat Irianto menang atas Andong Science College dengan skor 4-2 (23/4). Lalu kalah 0-2 dari Pohang Steelers (21/4).

Selanjutnya, Tim U-23 Indonesia akan kembali ke Indonesia pada Jumat (29/4). Setelah itu, Skuad Garuda Muda akan bertolak ke Vietnam pada tangggal 3 Mei untuk mengikuti SEA Games 2021.

Pada ajang tersebut, Indonesia tergabung di Grup A bersama tuan rumah sekaligus juara bertahan Vietnam, Myanmar, Filipina, dan Timor Leste. Laga perdana Indonesia akan melawan Vietnam pada Jumat (6/5) mendatang. [IPL]

]]> Jelang SEA Games Vietna, pelatih Shin Tae yong terus membenahi penampilan timnas U-23 Indonesia. Salah satu fokus STY soal kontrol bola dan passing.

Pelatih Shin Tae-yong merasa Tim U-23 Indonesia masih banyak kekurangan. Itu terlihat saat timnas keok lawan klub K League 2, Daejeon Hana Citizen, pada uji coba terakhir pemusatan latihan di Korea Selatan  (Korsel).

Skuad Garuda Muda takluk 2-3 dari Daejeon Citizen di Daejon World Cup Stadium, Korea Selatan, Rabu (27/4). Dalam laga tersebut, dua gol Tim U-23 Indonesia dicetak oleh Ricky Kambuaya (33′) dan Irfan Jaya (76′).

“Secara fisik memang menjadi baik, tapi isi pertandingan sangat tidak puas, secara mental menurun. Mungkin ini karena uji coba terakhir dalam training camp,” kata Shin Tae-yong.

“Saya tegaskan kepada pemain, harus selalu lihat situasi sebelum mendapat bola, prediksi, dan antisipasi. Maksudnya lawan memegang bola, para pemain harus prediksi datang dan ambil bola dari lawan. Itu harapan saya,” tambahnya.

Pelatih Shin Tae-yong berpesan agar kekurangan ini dapat segera mungkin diperbaiki oleh pemain Tim U-23 Indonesia, jika ingin meraih medali emas SEA Games 2021 di Vietnam.

“Pastinya perfoma harus ditingkat untuk juara,” tambahnya.

Sementara itu, bek Tim U-23 Indonesia, Fachruddin Aryanto, senada dengan pelatih Shin Tae-yong soal masih banyak kekurangan di Skuad Garuda Muda. Terlebih soal passing dan kontrol bola.

“Mungkin ini jadi pelajaran berharga sebelum kami ke SEA Games bagi saya dan teman-teman. Mudah-mudahan kami lebih bagus lagi waktu (main) di SEA Games,” ujar Fachruddin Aryanto.

“Kami sama-sama satu suara harus dapat medali emas untuk dibawa pulang ke Tanah Air. Kali ini kami dapat lawan bagus, jadi banyak yang harus diperbaiki mulai koordinasi maupun dasar passing dan kontrol bola,” tambah pemain Madura United tersebut.

Dengan begitu, Tim U-23 Indonesia menutup pemusatan latihan (TC) di Korsel dengan satu kemenangan dan dua kekalahan dalam tiga ji coba. Sebelumnya, Rachmat Irianto menang atas Andong Science College dengan skor 4-2 (23/4). Lalu kalah 0-2 dari Pohang Steelers (21/4).

Selanjutnya, Tim U-23 Indonesia akan kembali ke Indonesia pada Jumat (29/4). Setelah itu, Skuad Garuda Muda akan bertolak ke Vietnam pada tangggal 3 Mei untuk mengikuti SEA Games 2021.

Pada ajang tersebut, Indonesia tergabung di Grup A bersama tuan rumah sekaligus juara bertahan Vietnam, Myanmar, Filipina, dan Timor Leste. Laga perdana Indonesia akan melawan Vietnam pada Jumat (6/5) mendatang. [IPL]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories