Sabam Sirait: Peranan Pers Dalam Konsolidasi Demokrasi Sangat Penting

Pers memiliki peranan sangat penting dalam konsolidasi demokrasi. Di saat yang sama, pers juga bisa sangat berperan dalam persatuan bangsa melalui upaya penyebaran dan implementasi dari nilai-nilai Pancasila.

Demikian disampaikan senator dari daerah pemilihan DKI Jakarta yang juga anggota MPR paling senior, Sabam Sirait, terkait Hari Pers Nasional (HPN), yang diperingati setiap 9 Februari. Sabam menegaskan, nilai-nilai keluhuran dan keagungan Pancasila bisa disebarluaskan kepada masyarakat melalui pers.

“Pers bisa sangat berperan dalam mengenalkan semua kebudayaan di Indonesia sehingga satu sama lain mencintai ragam kebudayaan yang berbeda itu sebagai bagian utuh budaya itu sendiri. Pers juga harus menyebarkan nilai-nilai yang bisa memperkuat toleransi, bahwa kita bangsa Indonesia berbeda-beda namun satu juga. Bhinneka Tunggal Ika,” tegas Sabam, Sabtu malam (13/2).

Politisi yang sudah berpolitik sejak zaman Bung Karno hingga Presiden Jokowi ini mengatakan, kemerdekaan Indonesia juga tersebar luas berkah kehadiran dan peran pers. Bung Karno pernah mengingatkan agar para wartawan untuk selalu rajin membaca dan tidak membuat tulisan yang bisa memecah-belah bangsa. 

“Pers harus hadir dalam rangka menjaga demokrasi sehingga mengabarkan yang benar. Pers harus menulis yang bisa memperkuat persatuan, bukan yang bisa membuat perpecahan. Kita butuh pers yang kredibel, yang selalu mengabarkan yang bermanfaat buat masyarakat dan buat kepentingan umum secara berkualitas,” jelas politisi yang meraih anugerah Bintang Mahaputra Utama dari Negara. [USU]

]]> Pers memiliki peranan sangat penting dalam konsolidasi demokrasi. Di saat yang sama, pers juga bisa sangat berperan dalam persatuan bangsa melalui upaya penyebaran dan implementasi dari nilai-nilai Pancasila.

Demikian disampaikan senator dari daerah pemilihan DKI Jakarta yang juga anggota MPR paling senior, Sabam Sirait, terkait Hari Pers Nasional (HPN), yang diperingati setiap 9 Februari. Sabam menegaskan, nilai-nilai keluhuran dan keagungan Pancasila bisa disebarluaskan kepada masyarakat melalui pers.

“Pers bisa sangat berperan dalam mengenalkan semua kebudayaan di Indonesia sehingga satu sama lain mencintai ragam kebudayaan yang berbeda itu sebagai bagian utuh budaya itu sendiri. Pers juga harus menyebarkan nilai-nilai yang bisa memperkuat toleransi, bahwa kita bangsa Indonesia berbeda-beda namun satu juga. Bhinneka Tunggal Ika,” tegas Sabam, Sabtu malam (13/2).

Politisi yang sudah berpolitik sejak zaman Bung Karno hingga Presiden Jokowi ini mengatakan, kemerdekaan Indonesia juga tersebar luas berkah kehadiran dan peran pers. Bung Karno pernah mengingatkan agar para wartawan untuk selalu rajin membaca dan tidak membuat tulisan yang bisa memecah-belah bangsa. 

“Pers harus hadir dalam rangka menjaga demokrasi sehingga mengabarkan yang benar. Pers harus menulis yang bisa memperkuat persatuan, bukan yang bisa membuat perpecahan. Kita butuh pers yang kredibel, yang selalu mengabarkan yang bermanfaat buat masyarakat dan buat kepentingan umum secara berkualitas,” jelas politisi yang meraih anugerah Bintang Mahaputra Utama dari Negara. [USU]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories