Rp 281 Triliun! Saudi Jor-Joran Investasi Di Industri Militer

Arab Saudi akan menginvestasikan lebih dari 20 miliar dolar AS (sekitar Rp 281 triliun) di industri militer dalam negeri selama satu dekade ke depan. Hal ini sebagai bagian rencana agresif untuk memperkuat anggaran militernya.

Demikian diungkap Gubernur Otoritas Umum Industri Militer (GAMI) Ahmed bin Abdulaziz Al-Ohali, dalam konferensi pertahanan di Abu Dhabi, Sabtu (20/2/2021). Negara Teluk itu, kutip Reuters, ingin mengembangkan, sekaligus memproduksi lebih banyak senjata dan sistem militer dalam negeri. Saudi berencana menghabiskan 50 persen dari anggaran militer domestik pada 2030.

Menurut Kepala Regulator Industri Militer Kerajaan Arab Saudi itu, Kerajaan Saudi membuat wacana, berinvestasi lebih dari 10 miliar dolar AS (sekitar Rp 140 triliun –red) di industri militer di Arab Saudi untuk 10 tahun ke depan. Sementara jumlah yang sama, dialokasikan untuk penelitian dan pengembangan.

Dia juga mengatakan, Kerajaan berencana menambah anggaran penelitian dan pengembangan militer, dari yang sebelumnya hanya 0,2 persen, menjadi sekitar 4 persen dari belanja persenjataan 2030. [RSM]

]]> Arab Saudi akan menginvestasikan lebih dari 20 miliar dolar AS (sekitar Rp 281 triliun) di industri militer dalam negeri selama satu dekade ke depan. Hal ini sebagai bagian rencana agresif untuk memperkuat anggaran militernya.

Demikian diungkap Gubernur Otoritas Umum Industri Militer (GAMI) Ahmed bin Abdulaziz Al-Ohali, dalam konferensi pertahanan di Abu Dhabi, Sabtu (20/2/2021). Negara Teluk itu, kutip Reuters, ingin mengembangkan, sekaligus memproduksi lebih banyak senjata dan sistem militer dalam negeri. Saudi berencana menghabiskan 50 persen dari anggaran militer domestik pada 2030.

Menurut Kepala Regulator Industri Militer Kerajaan Arab Saudi itu, Kerajaan Saudi membuat wacana, berinvestasi lebih dari 10 miliar dolar AS (sekitar Rp 140 triliun -red) di industri militer di Arab Saudi untuk 10 tahun ke depan. Sementara jumlah yang sama, dialokasikan untuk penelitian dan pengembangan.

Dia juga mengatakan, Kerajaan berencana menambah anggaran penelitian dan pengembangan militer, dari yang sebelumnya hanya 0,2 persen, menjadi sekitar 4 persen dari belanja persenjataan 2030. [RSM]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories