Resto Teras Koering Tawarkan Menu Live Seafood Di Tengah Kota

Di saat pandemi, strategi bisnis resto Teras Koering berubah. Restoran yang eksis sejak 2010 ini mengubah konsep dari kafe menjadi family resto dengan menu utama Live Seafood.

“Kami memiliki lebih dari 100 menu dengan menu utama live seafood, ikan, udang, kepiting, gurame, nila hidup. Dengan jenis masakan baik Nusantara, Chinese dan Asian Food,” ungkap pemilik resto Teras Koering,Tuti Laela Ayu.

Dikatakan otentik, sebab bumbu dan bahan menu diambil langsung dari daerah asal. Misalnya, kepiting yang digunakan di resto Tuti dipesan dari Papua. 

Sementara, bumbu kari dan daun kecombrang pelengkap masakannya diperoleh dari Aceh.

Terletak di pusat Jakarta, tepatnya di kawasan Apartemen Kalibata City ini dianggap menjadi pilihan tepat menyantap makanan dari seafood.

“Resto ini menerapkan protokol kesehatan ketat. Dilengkapi dengan 2 tempat cuci tangan, 2 standing hand sanitizer dan merenggangkan tempat duduk,” tambah Abe Making, yang juga pemilik resto Teras Koering.

Sementara, jumlah maksimal tamu dibatasi sekitar 25 orang. Menurut Abe, resto ini memiliki pelanggan yang membawa pulang makanan lebih banyak.

“Selama Ramadan ini tersedia paket untuk maksimal 4 orang. Tersedia juga setiap hari takjil yang beragam,” tandas Abe. [MER]

]]> Di saat pandemi, strategi bisnis resto Teras Koering berubah. Restoran yang eksis sejak 2010 ini mengubah konsep dari kafe menjadi family resto dengan menu utama Live Seafood.

“Kami memiliki lebih dari 100 menu dengan menu utama live seafood, ikan, udang, kepiting, gurame, nila hidup. Dengan jenis masakan baik Nusantara, Chinese dan Asian Food,” ungkap pemilik resto Teras Koering,Tuti Laela Ayu.

Dikatakan otentik, sebab bumbu dan bahan menu diambil langsung dari daerah asal. Misalnya, kepiting yang digunakan di resto Tuti dipesan dari Papua. 

Sementara, bumbu kari dan daun kecombrang pelengkap masakannya diperoleh dari Aceh.

Terletak di pusat Jakarta, tepatnya di kawasan Apartemen Kalibata City ini dianggap menjadi pilihan tepat menyantap makanan dari seafood.

“Resto ini menerapkan protokol kesehatan ketat. Dilengkapi dengan 2 tempat cuci tangan, 2 standing hand sanitizer dan merenggangkan tempat duduk,” tambah Abe Making, yang juga pemilik resto Teras Koering.

Sementara, jumlah maksimal tamu dibatasi sekitar 25 orang. Menurut Abe, resto ini memiliki pelanggan yang membawa pulang makanan lebih banyak.

“Selama Ramadan ini tersedia paket untuk maksimal 4 orang. Tersedia juga setiap hari takjil yang beragam,” tandas Abe. [MER]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories