Relawannya Rajin Bagi-bagi Bansos Puan Makin Getol Urusin Wong Cilik

Ketua DPR Puan Maharani semakin eksis di dunia maya. Bicaranya tidak hanya seputar hal-hal elitis, tapi putri bungsu Megawati Soekarnoputri ini sekarang getol ngurusin persoalan wong cilik alias rakyat kecil. Hal yang sama juga dilakukan para pendukungnya. Relawan Puan makin rajin bagi-bagi bantuan sosial alias bansos.

Puan termasuk politisi yang rajin membagi-bagikan informasi dan kegiatannya di dunia maya. Berbagai kegiatan Ketua DPP PDIP ini mudah diintip di akun Instagram miliknya, @puanmaharaniri.

Di akun yang kini punya 608 ribu pengikut itu, Puan memamerkan berbagai agenda kerjanya sebagai Ketua DPR. Seperti memimpin sidang, bertemu pejabat, menerima tamu kehormatan, dan lain sebagainya.

Belakangan, Puan tak hanya rajin mengunggah agendanya yang elitis. Eks Menko PMK ini juga getol mengomentari persoalan wong cilik.

Kemarin misalnya, Puan menyoroti soal praktik mafia pupuk bersubsidi. Ia minta penegak hukum menindak sindikat mafia pupuk bersubsidi yang sudah meresahkan petani. Menurut Puan, persoalan pupuk bersubsidi tersebut merupakan masalah klasik, namun tidak pernah kunjung diselesaikan oleh Pemerintah.

Puan menjelaskan, dampak dari aksi mafia tersebut membuat persediaan pupuk semakin langka, harganya tinggi di atas harga eceran tertinggi (HET). “Praktik mafia pupuk ini telah merampas hak petani kecil yang adalah pahlawan pangan bangsa,” kata Puan.

Tak cuma bicara soal petani, pekan lalu, Puan juga menyoroti soal minyak goreng yang masih mahal dan langka, yang dikeluhkan emak-emak. Puan tampaknya jengkel karena kebijakan pemerintah soal minyak goreng murah Rp 14 ribu per liter tak berjalan optimal di lapangan.

“Pemerintah harus memastikan distribusi minyak goreng sampai ke pasar tradisional dan menyasar langsung masyarakat yang membutuhkan,” tulis Puan, di akun Instagram miliknya.

 

Tak cuma soal minyak goreng, Puan juga bicara soal stunting atau gizi buruk. Dia menegaskan, Indonesia harus bebas dari kurang gizi kronis agar bisa mencetak generasi emas pada tahun 2045.

Tak cuma Puan yang makin getol bicara soal urusan wing cilik, para pendukungnya yang mendorong maju di Pilpres 2024, Relawan Puan Maharani (RPM), juga makin rajin bagi-bagi sembako dan bantuan kepada rakyat kecil. Sabtu kemarin, RPM memberikan bantuan sembako kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di DKI Jakarta. 

Ketua Umum RPM, Budi Santoso mengatakan, dampak pandemi Covid-19 menyebabkan banyak pelaku UMKM mati suri. Karena itu, pihaknya memberikan bantuan untuk para pelaku UMKM agar bisa mengembangkan usahanya. Acara penyerahan bantuan berbarengan dengan deklarasi penetapan DPW DKI RPM. Budi menegaskan, program ini akan dilakukan di wilayah lainnya.

“Harapan kami, bantuan ini menjadikan para UMKM terus bertahan dan berkembang di masa pandemi. RPM membantu para pedagang tidak hanya pedagang gerobak saja, tapi bisa juga usaha kecil lainnya,” kata Budi.

Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin mengatakan, semakin mendekati Pilpres, politisi akan makin rajin menyapa rakyat. Tujuannya, tentu untuk mendongkrak popularitas dan elektabilitas. Semakin banyak dan sering menyapa rakyat, akan semakin mudah diingat rakyat.

Ia mengapresiasi berbagai kegiatan pejabat yang berlomba mengurusi persoalan rakyat kecil. Dengan begini, rakyat bisa melihat mana pejabat yang bekerja, mana yang tidak.

Ujang juga mengapresiasi berbagai gagasan dan komitmen Puan terhadap wong cilik. Seperti gagasan membentuk petani milenial. Menurut Ujang, sebagai Ketua DPR, Puan punya panggung yang besar dan memiliki keunggulan determinan dibandingkan nama lain. Tinggal bagaimana Puan memanfaatkan posisi tersebut. “Sekarang tinggal keunggulan-keunggulan ini diperjuangkan agar bisa diterima masyarakat,” terangnya. [BCG]

]]> Ketua DPR Puan Maharani semakin eksis di dunia maya. Bicaranya tidak hanya seputar hal-hal elitis, tapi putri bungsu Megawati Soekarnoputri ini sekarang getol ngurusin persoalan wong cilik alias rakyat kecil. Hal yang sama juga dilakukan para pendukungnya. Relawan Puan makin rajin bagi-bagi bantuan sosial alias bansos.

Puan termasuk politisi yang rajin membagi-bagikan informasi dan kegiatannya di dunia maya. Berbagai kegiatan Ketua DPP PDIP ini mudah diintip di akun Instagram miliknya, @puanmaharaniri.

Di akun yang kini punya 608 ribu pengikut itu, Puan memamerkan berbagai agenda kerjanya sebagai Ketua DPR. Seperti memimpin sidang, bertemu pejabat, menerima tamu kehormatan, dan lain sebagainya.

Belakangan, Puan tak hanya rajin mengunggah agendanya yang elitis. Eks Menko PMK ini juga getol mengomentari persoalan wong cilik.

Kemarin misalnya, Puan menyoroti soal praktik mafia pupuk bersubsidi. Ia minta penegak hukum menindak sindikat mafia pupuk bersubsidi yang sudah meresahkan petani. Menurut Puan, persoalan pupuk bersubsidi tersebut merupakan masalah klasik, namun tidak pernah kunjung diselesaikan oleh Pemerintah.

Puan menjelaskan, dampak dari aksi mafia tersebut membuat persediaan pupuk semakin langka, harganya tinggi di atas harga eceran tertinggi (HET). “Praktik mafia pupuk ini telah merampas hak petani kecil yang adalah pahlawan pangan bangsa,” kata Puan.

Tak cuma bicara soal petani, pekan lalu, Puan juga menyoroti soal minyak goreng yang masih mahal dan langka, yang dikeluhkan emak-emak. Puan tampaknya jengkel karena kebijakan pemerintah soal minyak goreng murah Rp 14 ribu per liter tak berjalan optimal di lapangan.

“Pemerintah harus memastikan distribusi minyak goreng sampai ke pasar tradisional dan menyasar langsung masyarakat yang membutuhkan,” tulis Puan, di akun Instagram miliknya.

 

Tak cuma soal minyak goreng, Puan juga bicara soal stunting atau gizi buruk. Dia menegaskan, Indonesia harus bebas dari kurang gizi kronis agar bisa mencetak generasi emas pada tahun 2045.

Tak cuma Puan yang makin getol bicara soal urusan wing cilik, para pendukungnya yang mendorong maju di Pilpres 2024, Relawan Puan Maharani (RPM), juga makin rajin bagi-bagi sembako dan bantuan kepada rakyat kecil. Sabtu kemarin, RPM memberikan bantuan sembako kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di DKI Jakarta. 

Ketua Umum RPM, Budi Santoso mengatakan, dampak pandemi Covid-19 menyebabkan banyak pelaku UMKM mati suri. Karena itu, pihaknya memberikan bantuan untuk para pelaku UMKM agar bisa mengembangkan usahanya. Acara penyerahan bantuan berbarengan dengan deklarasi penetapan DPW DKI RPM. Budi menegaskan, program ini akan dilakukan di wilayah lainnya.

“Harapan kami, bantuan ini menjadikan para UMKM terus bertahan dan berkembang di masa pandemi. RPM membantu para pedagang tidak hanya pedagang gerobak saja, tapi bisa juga usaha kecil lainnya,” kata Budi.

Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin mengatakan, semakin mendekati Pilpres, politisi akan makin rajin menyapa rakyat. Tujuannya, tentu untuk mendongkrak popularitas dan elektabilitas. Semakin banyak dan sering menyapa rakyat, akan semakin mudah diingat rakyat.

Ia mengapresiasi berbagai kegiatan pejabat yang berlomba mengurusi persoalan rakyat kecil. Dengan begini, rakyat bisa melihat mana pejabat yang bekerja, mana yang tidak.

Ujang juga mengapresiasi berbagai gagasan dan komitmen Puan terhadap wong cilik. Seperti gagasan membentuk petani milenial. Menurut Ujang, sebagai Ketua DPR, Puan punya panggung yang besar dan memiliki keunggulan determinan dibandingkan nama lain. Tinggal bagaimana Puan memanfaatkan posisi tersebut. “Sekarang tinggal keunggulan-keunggulan ini diperjuangkan agar bisa diterima masyarakat,” terangnya. [BCG]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories